Mengenal DLBCL, Kanker Langka yang Diidap Ari Lasso

Reporter : Mutia Nugraheni
Rabu, 8 September 2021 19:12
Mengenal DLBCL, Kanker Langka yang Diidap Ari Lasso
"Ini limpanya yang dihinggapi cancer, kasusnya dua di antara empat ribu," kata Ari.

Dream -  Ari Lasso baru saja buka suara soal kondisi kesehatannya secara detail setelah menjalani operasi besar beberapa hari lalu. Mantan vokalis Dewa 19 itu baru mengungkap lewat YouTube channel Deddy Corbuzier kalau dirinya mengidap kanker langka. Sebelumnya ia mengalami nyeri di perut dan setelah diperiksa ternyata terdapat tumor.

Hasil pemeriksaan patologi menunjukkan kalau dirinya mengalami kanker limfoma dengan jenis yang cukup langka. Kanker tersebut membuat limpanya diangkat.

" Kankernya sangat langka, orang yang kena limfoma biasanya benjol-benjol, darah putihnya sedikit, kemudian menimbulkan kerusakan limpa. Ini limpanya yang dihinggapi cancer, kasusnya dua di antara empat ribu," ujar Ari kepada Deddy.

Ari menyebutkan kalau dirinya mengalami kanker limfoma jenis DLBCL atau limfoma sel B besar difus. Dikutip dari lymphoma.org, DLBCL adalah kanker non-Hodgkin limfoma (NHL) agresif (tumbuh cepat) yang mempengaruhi limfosit B.

 

1 dari 4 halaman

Limfosit adalah salah satu jenis sel darah putih. Sementara sel B adalah limfosit yang membuat antibodi untuk melawan infeksi dan merupakan bagian penting dari sistem limfatik.

Kejadian DLBCL umumnya meningkat seiring bertambahnya usia, dan sebagian besar pasien berusia di atas 60 tahun saat diagnosis. DLBCL dapat berkembang di kelenjar getah bening atau di " situs ekstranodal" (area di luar kelenjar getah bening) seperti saluran pencernaan, testis, tiroid, kulit, payudara, tulang, otak, atau pada dasarnya setiap organ tubuh.

Bisa juga terlokalisasi (di satu tempat) atau umum (menyebar ke seluruh tubuh). Jenis kanker ini memang agresif, tapi kabar baiknya DLBCL termasuk kanker yang bisa disembuhkan.

 

2 dari 4 halaman

Kanker yang diidap Ari Lasso termasuk non-Hodgkin limfoma(NHL). Limfoma berawal ketika sel kanker menyerang salah satu sel darah putih (limfosit) yang berfungsi melawan infeksi. Selain di dalam peredaran darah, limfosit tersebar di beberapa bagian tubuh, seperti kelenjar getah bening, limpa, timus, sumsum tulang, dan saluran pencernaan.

Saat limfosit berubah, berkembang, dan menyebar secara tidak normal, maka terjadilah limfoma maligna. Dikutip dari Unud.ac.id, limfoma maligna merupakan keganasan yang menyerang sel-sel pada jaringan limfoid, ditemukan terutama di kelenjar getah bening dengan memiliki kemampuan untuk meluas ke jaringan seluruh tubuh lainnya.

Pada kasus Ari Lasso yang diserang adalah organ limpa. Kondisinya sudah bengkak dan dokter memutuskan untuk mengangkatnya. Hal ini membuat Ari mudah terkena infeksi dan harus ekstra dalam menjaga imunitasnya.

3 dari 4 halaman

Cerita Ari Lasso Idap Tumor Langka: `Rasanya Seperti Ditusuk`

Dream - Penampilan Ari Lasso yang semakin kurus belakangan akhirnya terungkap setelah mantan pentolan Dewa19 itu memeriksakan diri ke dokter. Hasil USG mempelrihatkan pria asal Surabaya itu ternyata mengidap tumor di perutnya.

Kabar kondisi kesehatan Ari yang memburuk memang pernah terungkap sekitar sebulan yang lalu. Saat itu Ari meminta doa kepada netizen saat hendak menjalani operasi besar. Kala itu Ari tak menjelaskan penyakit apa yang diidapnya.

Kini setelah menjalani operasi, Ari akhirnya mengungkapkan penyakit yang membuatnya harus menjalani operasi tersebut. Pria bernama lengkap Ari Bernardus Lasso itu memiliki tumor yang bersarang di bagian limpa.

" Setelah USG dicurigai ada sebuah masa padat atau tumor, sel tumbuh luar kewajaran di dalam limpaku limpahku," kata Ari Lasso di kanal Youtube miliknya.

Penyanyi berusia 48 tahun itu tak mengira sakit perut yang dia rasakan selama ini ternyata akibat tumor di dalam tubuhnya. Memang diakui rasa sakit perut yang dia rasakan belakangan berbeda dari biasanya.

ari© in

" Perutku merasakan rasa sakit yang sangat banget, yang rasanya itu kurang terlalu familiar, ini rasanya seperti ditusuk," ungkap Ari.

 

4 dari 4 halaman

Setelah mengetahui adanya tumor di limpa tersebut, ayah lima anak itu akhirnya memutuskan untuk menjalani operasi. Tim dokter sudah menyiapkan tiga skenario untuk membersihkan limpa ari dari tumpukan tumor tersebut. 

" Ada beberapa skenario, yaitu pakai laparoskopi diambil tumornya saja, kemudian laparoskopi diambil sama limpanya, atau apabila terjadi hal-hal di luar kontrol akan terpaksa dilakukan pembedahan total," ungkapnya.

Dari penjelasan dokter, Ari mengungkapkan tumor limpa yang dia idap termasuk kasus yang jarang terjadi. Di kenal dengan istilah kedokteran primary spleen,  tumor dibagian limpa biasanya muncul karena kelainan darah atau kelainan kelenjar getah bening.

" Kalau aku, ini langsung di limpanya. Kasusnya cukup langka, sangat jarang, sih,” imbuh dia.(Sah)

Beri Komentar