Mengenal Tetrasiklin, Antibiotik yang Manjur Mengobati Infeksi Bakteri

Reporter : Arini Saadah
Jumat, 27 November 2020 10:11
Mengenal Tetrasiklin, Antibiotik yang Manjur Mengobati Infeksi Bakteri
Orang yang mengonsumsi makanan yang sudah terkontaminasi bakteri juga disarankan mengonsumsi obat ini.

Dream Sahabat Dream, banyak pilihan obat antibiotik untuk meredakan infeksi bakteri di dalam tubuh kita, salah satunya adalah tetrasiklin.

Antibiotik yang satu ini sering digunakan dalam dunia medis baik kondisi ringan hingga yang serius sekalipun.

Berbagai masalah infeksi bakteri yang bisa disembuhkan dengan penggunaan tetrasiklin di antaranya adalah jerawat, infeksi usus, infeksi saluran pernapasan, infeksi saluran kemih, infeksi alat kelamin, sifilis, klamidia, infeksi pada mata dan infeksi serius dari bakteri Antraks, Listeria, Clostridium, dan Actinomyces.

Tetrasiklin kerap disarankan dokter untuk mengobati infeksi yang terjadi akibat kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi bakteri. Orang yang mengonsumsi makanan yang sudah terkontaminasi bakteri juga disarankan mengonsumsi obat ini.

Artikel kali ini Dream akan mengulas tentang tetrasiklin, antibiotic yang manjur untuk mengobati infeksi bakteri, seperti dilansir dari SehatQ.

1 dari 5 halaman

Nama Lain Tetrasiklin

Ilustrasi© freepik.com

Tetrasiklin memiliki beragam nama lain. Antibiotik ini memiliki turunan sebagai berikut:

  • Aureomycin
  • Terramycin
  • Achromycin
  • Declomycin
  • Reverin
  • Tetralysal
  • Megaclor
  • Rondomycin
  • Vibramycin
  • Minocin
  • Tigilcycline
2 dari 5 halaman

Kondisi yang Harus Dihindari

Terdapat beberapa kondisi yang memaksa Sahabat Dream harus menghindari penggunaan tetrasiklin sebagai antibiotic infeksi bakteri.

Meskipun bisa mengobati banyak penyakit akibat infeksi bakteri, tetrasiklin sebaiknya tidak digunakan jika kamu memiliki kondisi sebagai berikut:

  • Punya riwayat penyakit ginjal yang akut.
  • Punya reaksi alergi terhdapa antibiotic yang ditandai dengan munculnya ruam, sesak napas, mata bengkak.
  • Sedang hamil atau program kehamilan.
  • Ibu menyusui.
  • Anak di bawah usia 8 tahun, kecuali ada resep dokter.
  • Sedang mengonsumi obat Pereda nyeri (methoxyflurane) atau obat jerawat lain (isotretinoin).
3 dari 5 halaman

Kondisi yang Harus Diketahui Dokter

Ilustrasi© freepik.com

Jika kamu hendak menggunakan antibiotic ini, maka kamu harus memberi tahu dokter beberapa hal berikut sebelum mengonsumsi:

  • Punya gangguan ginjal baik ringan maupun sedang.
  • Punya penyakiy autoimun yang bisa menyebabkan peradangan seperti lupus.
  • Memiliki gangguan yang menyebabkan otot melemah atau myasthenia gravis.
  • Perlu kamu ketahui juga, pertama jika sedang menjalani pengobatan tetrasiklin karena terkena infeksi penyakit menular seksual pastikan kamu tidak melakukan hubungan seksual dengan pasangan.
  • kedua konsumsilah obat ini sesuai petunjuk dokter supaya pengobatan bisa efektif. Melakukan kedua hal itu bisa menghindarkan penularan penyakit kepada orang lain.
4 dari 5 halaman

Efek Samping

Manfaat antibiotic tetrasiklin memang sangat baik untuk meredakan infeksi bakteri. Tetapi seperti halnya obat lainnya, tetrasiklin memiliki efek samping yang mungkin muncul sebagai berikut:

  • Mengalami mual
  • Mederita muntah
  • Terserang diare
  • Mengalami gatal pada rectum atau vagina
  • Lidah mengalami pembengkakan
  • Lidah berwarna hitam atau berbulu
  • Iritasi pada tenggorokan atau sakit

Jika efek samping di atas dalam kondisi serius, segera hubungi dokter untuk mengatasinya. Efek samping yang termasuk kategori serius adalah sebagai berikut:

  • Mengalami sakit kepala.
  • Gangguan penglihatan seperti penglihatan kabur, melihat benda berbayang, atau hilang penglihatan.
  • Merasakah reaksi alergi berupa ruam.
  • Kulit terasa gatal-gatal.
  • Beberapa bagian tubuh membengkak seperti wajah, tenggorokan, lidah, bibir, dan mata.
  • Sulit bernapas atau susah menelanSendi terasa kaku atau bengkak.
  • Dada terasa nyeri.
  • Memar atau pendarahan yang tak biasa.
  • Kembali terasanya gejala demam, sakit tenggorokan, menggigil, atau tanda infeksi lainnya.
  • Tinja berair atau berdarah, kram perut, atau demam selama menjalani pengobatan atau mengalami hal tersebut setelah menghentikan pengobatan dua bulan atau lebih.
5 dari 5 halaman

Larangan

Ilustrasi© freepik.com

Ketika kamu sedang dalam kondisi mengonsumsi tetrasiklin, maka sebaiknya hindari meminum alkohol, produk olahan susu.

Jika itu kamu lakukan bersama denga tetrasiklin, maka efektivitas obat ini akan berkurang.

Kamu juga perlu menyimpan antibiotic ini di tempat yang sejuk dan kering serta jauh dari jangkauan anak-anak.

Jangan sampai tetrasiklin terkena sinar matahari langsung. Terakhir jangan mengonsumsi obat yang sudah kadaluwarsa.

Beri Komentar