Mobilitas Saat Libur Panjang Bisa Tingkatkan Risiko Penularan Covid-19

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 29 Oktober 2020 07:26
Mobilitas Saat Libur Panjang Bisa Tingkatkan Risiko Penularan Covid-19
Pertimbangkan dengan matang jika ingin liburan di masa pandemi.

Dream - Liburan panjang akhir pekan memang paling nikmat dihabiskan dengan bersenang-senang bersama keluarga. Sayangnya, dalam kondisi sekarang pandemi belum mereda. Jumlah kasus baru masih sangat tinggi.

Liburan keluar kota, mengunjungi pusat rekreasi favorit akan sangat berisiko. Terutama jika liburan bersama keluarga besar yang berbeda rumah atau beda kota. Dokter Dirga Sakti Rambe, seorang vaksinolog yang juga spesialis penyakit dalam mengingatkan kalau penularan Covid-19 berkaitan erat dengan mobilitas atau pergerakan manusia.

" Kalau memang terpaksa untuk melakukan perjalanan ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Sebisa mungkin kita berlibur dengan orang serumah, bukan dengan keluarga jauh apalagi dengan orang asing. Serta mematuhi protokol 3M di manapun kita berada, agar kita aman dan tidak terkena penyakit. Paling ideal memang liburan di rumah saja," ungkap dr Dirga dalam acara diskusi bersama Satgas Covid-19, pada Rabu 28 Oktober 2020.

 

1 dari 5 halaman

Dalam kesempatan yang sama dokter Dirga Sakti Rambe juga menghimbau masyarakat agar memilih tempat rekreasi alternatif yang tidak berpotensi menciptakan kerumunan. Akan lebih aman jika mengunjungi tempat-tempat terbuka.

Bila tujuan wisata tampak ramai, sebaiknya dihindari. Cari tempat yang lebih sepi dan privat. Saat harus mengunjungi tempat tertutup saat liburan, seperti rumah makan, toilet atau minimarket, usahakan untuk memperpendek durasi dan menjaga jarak dengan orang lain.

5 Tempat Wisata Seru untuk Liburan Keluarga© MEN

Liburan juga biasanya memakan waktu perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan. Selalu jaga stamina tubuh seluruh anggota keluarga.

" Pastikan juga agar mendapat istirahat yang cukup, mengkonsumsi makanan bergizi terutama memperbanyak sayur dan buah, menghentikan kebiasaan merokok dan juga menjaga kesehatan mental," pesan dr. Dirga.


Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

2 dari 5 halaman

Isi Libur Panjang dengan Aman, Staycation Jadi Pilihan Tepat

Dream - Masa libur panjang kerap dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian dan berwisata. Hal ini menjadi kekhawatiran pemerintah lantaran adanya potensi kenaikan kasus Covid-19 pasca liburan.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Reisa Brotoasmoro menyayangkan jika hal itu terjadi. Dia pun membagikan tips menikmati liburan dengan aman meski di luar rumah.

Reisa mengatakan staycation bisa jadi pilihan tepat mengisi libur panjang di masa pendemi Covid-19. Staycation atau liburan di rumah saja merupakan aktivitas yang aman dan dapat membuat masyarakat mengendalikan lingkungannya.

" Rumah dibersihkan dan didisinfeksi secara rutin. Pastikan peredaran udara segar dan lancar dengan membuka ventilasi atau jendela, biarkan sinar matahari masuk," ujar Reisa.

 

 

3 dari 5 halaman

Aktivitas Seru

Reisa mengatakan staycation tidak kalah seru dengan aktivitas liburan di luar rumah. Selain itu, sudah banyak penyedia jasa wisata yang menawarkan tur secara virtual ke tempat-tempat wisata.

Bisa juga memanfaatkan internet untuk menonton konser musik atau film. Atau bermain permainan seru bersama keluarga.

" Nah, untuk olahraga, kami sudah pernah menyampaikan pedoman dari Kementerian Pemuda dan Olahraga opsi melakukan olahraga di rumah sebagai opsi terbaik. Yoga misalnya, senam atau mempraktekkan tips stretching dan angkat beban," kata Reisa.

 

4 dari 5 halaman

Buat Yang Berencana Keluar Kota

Untuk masyarakat yang sudah memutuskan bepergian, disarankan memilih moda transportasi yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Seperti menggunakan pesawat atau kereta api.

" Bagi yang memakai transportasi umum, pastikan jadwalnya sudah dipilih dari jauh hari. Agar dapat menjauhi kerumunan atau bahkan antrian panjang. Dalam perjalanan wajib memakai masker, hindari makan atau minum, hindari mengobrol panjang di bus atau kereta," kata dia.

Untuk masyarakat yang menginap, dianjurkan memilih hotel atau akomodasi yang patuh dan disiplin menerapkan sanitasi dan protokol kesehatan. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sudah meminta destinasi wisata untuk menerapkan prinsip CHSE.

" Yaitu Cleanlines, Health, Safety and Environment sustainability. Atau bersih, sehat dan aman terutama dari ancaman COVID-19 dan jangan lupa tetap ramah lingkungan," jelas Reisa.

 

5 dari 5 halaman

Bekerja di Saat Libur Panjang

Sedangkan masyarakat tetap bekerja di luar rumah selama masa libur panjang, tetap ikuti protokol kesehatan atau arahan Satgas Covid-19 tingkat perusahaan. Karyawan yang harus ke luar kota diharuskan melapor.

" Ingat, berlibur itu baik untuk kesehatan psikologis kita. Tetapi, tidak mengurangi tanggung jawab kita melindungi diri dan orang lain dari resiko Covid-19," ucap Reisa, dikutip dari Covid19.go.id.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar