Obat untuk Dry Clean Bisa Jadi Pencetus Kanker?

Reporter :
Kamis, 14 Februari 2019 10:45
Obat untuk Dry Clean Bisa Jadi Pencetus Kanker?
Dry clean dicurigai menyimpan bahaya yang begitu besar.

Dream - Teknik dry clean jadi solusi praktis untuk menghilangkan noda pada baju tanpa perlu mencuci dan menunggu pakaian hingga kering. Biasanya, pakaian berbahan halus dan khusus dicuci dengan cara dry clean untuk menyingkirkan kotoran membandel.

Meski sangat bermanfaat membersihkan pakaian, dry clean dicurigai menyimpan bahaya yang begitu besar.

Obat yang dipakai sebagai bahan untuk mencucinya yang disebut perchloroethylene (PERC) atau tetrachloroethylene dikabarkan bisa memicu kanker.

Tak heran kalau Environmental Protection Agency (EPA) pada 2008 mengajukan PERC untuk diklasifikasikan sebagai zat mirip karsinogen pada manusia atau zat pemicu kanker. EPA juga menemukan bahwa efek PERC selain kanker yang juga sangat berbahaya adalah kerusakan otak dan sistem saraf.

National Academy of Sciences Amerika Serikat mengungkap kalau temuan EPA pada dasarnya benar. Mereka sepakat bahwa PERC adalah zat mirip karsinogen pada manusia. Sayangnya belum ada bukti langsung bahwa bahan kimia tersebut menyebabkan kanker pada manusia.

" Kami memuji EPA karena melakukan pekerjaan yang sangat menyeluruh tapi penelitian lanjutan sangat dibutuhkan untuk mengetahui efek PERC secara detail," kata anggota panel Ivan Rusyn, MD, PhD, ahli toksikologi di University of North Carolina, seperti dikutip dari WebMD.

 

1 dari 3 halaman

Jenis Kanker Darah Ini Kerap Menyerang Usia Lanjut

Dream - Kabar memprihatinkan datang dari keluarga besar mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sang istri tercinta, Ani Yudhoyono, divonis mengidap penyakit kanker darah.

 Ibu Ani Yudhoyono `Beberes` Banjir Simpati

Dalam keterangannya dalam sebuah video, SBY mengungkap bahwa saat ini Ibu Ani sedang menjalani pengobatan intensif di Singapura. Hal tersebut berdasarkan rekomendasi tim dokter Kepresidenan.

Tak dijelaskan secara detail soal kondisi penyakit Ani, SBY hanya mengungkap kalau sang istri menjalani pengobatan karena kanker darah. Penyakit kanker satu ini memang bisa menyerang siapa pun di berbagai usia.

Namun ada satu jenis kanker darah yang kerap terjadi pada mereka yang berusia lanjut. Saat ini Ani Yudhoyono berusia 66 tahun. Dikutip dari Gleneagles.com.sg, kanker darah yang sering terjadi pada usia lanjut adalah Non-Hodgkin Lymphoma (NHL).

Kanker tersebut berkembang dalam sistem limfatik tubuh. Sel kanker berkembang dari limfosit (sel darah putih). Efeknya, sel tidak berfungsi sebagaimana harusnya dan mengerubungi sel yang sehat.

2 dari 3 halaman

Penyebab dan Gejala Khas Kanker Darah

Banyak faktor yang membuat seseorang bisa mengalami kanker darah. Antara lain beberapa faktor risiko yaitu kelainan genetika tertentu, pemaparan zat-zat karsinogen dari lingkungan, serta virus seperti virus HIV dan virus Epstein Barr.

 Doa Menantu untuk Ani Yudhoyono: Ya Allah, Sembuhkan Memo

Gejala kanker darah NHL ini kerap muncul seperti keluhan ringan. Sehingga terkadang baru diketahui saat sudah berada di stadium lanjut.

Gejala tersebut antara lain, nyeri dada dan tulang, batuk dan sulit bernapas, kelenjar limfa membesar, demam, berkeringat di malam hari, muncul memar tiba-tiba serta berat badan yang turun drastis.

3 dari 3 halaman

Ibu Ani Yudhoyono Kanker Darah, Jokowi Kirim Dokter Terawan

Dream - Presiden Joko Widodo mengirim Kepala RSPAD Gatot Soebroto, dokter Mayor Jenderal TNI Terawan Agus Putranto terbang ke Singapura.

Dokter Terawan mendapat perintah untuk menangani proses pengobatan istri Presiden Keenam Susilo Bambang Yudhoyono, Kristiani Herawati atau Ibu Ani Yudhoyono

 Usai Debat, Ani Yudhoyono Akui AHY Ada Kekurangan

Ibu Ani Yudhoyono diketahui saat ini dirawat di National University Hospital Singapura. Dia didiagnosis mengidap kanker darah.

Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, membenarkan hal tersebut. " Sudah. Kepala RSPAD," ujar Moeldoko, dikutip dari Liputan6.com, Rabu 13 Februari 2019.

Menurut Moeldoko, dokter Terawan sudah terbang ke Singapura pada Selasa kemarin, 12 Februari 2019.

" Kemarin diskusi dengan saya, sudah berangkat kemarin," kata Moeldoko.

(ism, Sumber: Liputan6.com)

 

Beri Komentar
Suasana Cair Roger Danuarta dan Ayah Cut Meyriska di Meja Makan