Camkan! Ilmuwan Temukan Urutan Gejala Orang Tertular Covid-19

Reporter : Ulyaeni Maulida
Minggu, 30 Agustus 2020 11:01
Camkan! Ilmuwan Temukan Urutan Gejala Orang Tertular Covid-19
Mengenali urutan gejala covid-19, membantu dokter untuk melakukan penangan lebih tepat.

Dream – Virus covid-19 hingga saat ini masih menjadi momok yang menakutkan bagi dunia. Berbagai upaya pun dilakukan untuk dapat menghentikan penyebarannya. Selain itu, penelitian juga terus dikembangkan agar pola infeksi dari covid-19 bisa terungkap.

Sebuah penelitian terbaru menemukan gejala covid-19 ternyata muncul dalam urutan yang berpola. Hasil ini didapatkan setelah para peneliti mendalami pola gejala yang muncul. Penelitian yang dilakukan di Tiongkok ini melibatkan sekitar 50.000 pasien yang positif terinfeksi covid-19.

Covid-19 adalah penyakit dengan spektrum luas. Artinya, gejala yang muncul tidaklah begitu spesifik dan bisa saja mirip dengan gejala penyakit lain.

Mengenali urutan munculnya gejala covid-19 juga bisa membantu dokter untuk menentukan langkah perawatan yang paling tepat untuk pasien. Sehingga, pasien bisa mendapat penanganan dengan cepat sebelum kondisinya semakin memburuk.

1 dari 5 halaman

Pola Berurutan Gejala Covid-19

Ilustrasi© Pexels.com

Peneliti asal Amerika Serikat, Peter Kuhn dan James Hicks dari University of Southern California Amerika Serikat mengatakan bahwa, gejala covid-19 umumnya muncul dengan urutan:

  1. Demam
  2. Batuk dan nyeri otot
  3. Mual dan muntah
  4. Diare

Hasil ini didapatkan dari data dari 55.000 para pasien di Tiongkok milik Badan Kesehatan Dunia (WHO). Selain itu, para peneliti juga menggunakan tambahan data dari pasien milik Kementerian Kesehatan Tiongkok yang berjumlah 1.100 data.

Serta sebagai pembandingnya, para peneliti juga menggunakan data dari 2.470 pasien positif influenza yang berasal dari Amerika Utara, Erop, dan negara-negara dibawah garis khatulistiwa.

2 dari 5 halaman

Urutan Gejala Covid-19 Penting Untuk Diketahui

Ilustrasi© Pexels.com

Gejala pasien yang menderita covid-19 memiliki kesamaan dengan penyakit dengan gejala sejenis. Seperti demam, batuk, dan nyeri otot.

Dan untuk mengetahui apakah seseorang benar-benar terinfeksi virus covid-19, hal yang perlu dilakukan adalah dengan melakukan tes.

Untuk itu, penting mengetahui bagaimana urutan dari gejala yang muncul. Agar dapat membedakan virus covid-19 dengan penyakit lainnya yang sejenis.

Pada kasus covid-19, gangguan sistem pencernaan atas, seperti mual dan muntah terjadi lebih dahulu sebelum gangguan pada sistem pencernaan bawah termasuk diare.

Sementara itu pada penyakit lain seperti MERS dan SARS, urutan kemunculan gejalanya adalah sebaliknya. Yaitu mulai dari sistem pencernaan bawah lalu ke sistem pencernaan atas.

3 dari 5 halaman

Gejala Lain yang Perlu Diwaspadai

Selain gejala umum diatas, virus covid-19 juga memiliki gejala lain yang perlu diwaspadai. Seperti:

  • Hilangnya kemampuan mencium bayu atau aroma
  • Sakit kepala
  • Menggigil
  • Ruam atau bercak-bercak merah di kulit
  • Timbul lesi seperti cacar air
  • Mata merah dan meradang
  • Mata bengkak
  • Pingsan
  • Batuk darah
  • Gumpalan di pembuluh darah
  • Kejang
  • Kerusakan jantung
  • Gangguan ginjal
  • Kerusakan hati

Selain gejala ringan diatas, terdapat pula gejala yang bersifat darurat. Yaitu:

  • Sesak napas
  • Nyeri dada
  • Bibir atau wajah terlihat membiru
  • Menjadi linglung mendadak

Jika kamu mengalami gejala berat diatas, sebaiknya langsung memeriksakan diri. Agar penangananya pun lebih mudah dilakukan.

4 dari 5 halaman

Hal yang Harus Dilakukan Setelah Menjalani Tes

Setelah melakukan pemeriksaan, ada beberapa hal yang harus dilakukan. Guna menghentikan penyebarannya, yaitu:  

Ilustrasi© Pexels.com

Jika hasil tes non-reaktif

Apabila setelah melakukan pemeriksaan hasilnya adalah non-reaktif, maka jangan langsung membuat kesimpulan bahwa kamu sudah sepenuhnya negatif dari covid-19.

Sebaiknya, kamu melakukan karantina mandiri di rumah. Sembari menerapkan protokok kesehatan yang berlaku.

Setelah itu, lakukan pemeriksaan ulang setelah 10 hari. Karena pada 10 hari setelah pemeriksaan antibodi tersebut baru terbentuk dan dapat terdeteksi oleh alat rapid test.

5 dari 5 halaman

Jika Hasil Tes Reaktif

Jika hasil tes yang keluar adalah reaktif, maka petugas medis akan membawa kamu untuk menjalani pemeriksaan swab PCR tes.

Jika hasil swab nya positif dan bergejala ringan, maka kamu akan diberikan opsi untuk melakukan karantina mandiri dirumah. Atau melakukan perawatan di rumah sakit rujukan.

Pasien dengan gejala sedang hingga berat, akan langsung dirujuk untuk dirawat di rumah sakit. Untuk mengurangi risiko penularan pada orang lain. Dan untuk mempercepat proses penyembuhannya.

 

(Sumber: sehatq.com)

Beri Komentar