Persiapan Penting Sebelum Vaksin Covid-19, Apa Saja?

Reporter : Mutia Nugraheni
Rabu, 24 Februari 2021 10:33
Persiapan Penting Sebelum Vaksin Covid-19, Apa Saja?
Pastikan tidur dengan cukup sebelum vaksin dan setelahnya.

Dream - Vaksinasi massal Covid-19 tahap kedua mulai dilakukan. Kelompok-kelompok yang diprioritaskan antara lain, lansia usia lebih dari 60 tahun, pedagang pasar, mereka yang bekerja di pelayanan publik, guru, dan TNI/ Polri serta jurnalis.

Saat ini proses pendataan sedang dilakukan dengan seksama agar pemberian vaksin bisa berjalan efektif. Tak perlu ragu dengan pemberian vaksin Covid-19 karena sudah melalui fase uji klinis yang memadai dan terbukti cukup efektif.

Lalu jika sudah dapat jadwal vaksin, apa yang harus dilakukan? Pertama, jangan panik. Mungkin muncul rasa takut dengan sakitnya jarum suntik, tapi tenang saja, seluruh petugas pemberi vaksinasi sudah diberikan pelatihan khusus dan terbiasa melakukan suntikan vaksin.

Rasa sakit yang muncul mungkin bisa diatasi dengan menarik napas panjang dan membayangkan dampak perlindungan yang lebih besar, dari kesakitan yang muncul dalam hitungan menit.

Allison Weinmann, M.D., seorang spesialis penyakit menular memberikan tips untuk meredakan kepanikan saat akan divaksin. Menurutnya, cobalah cari tahu informasi tentang vaksin yang banyak beredar.

 

1 dari 4 halaman

Sedikit informasi, vaksin Covid-19 yang mulai diberikan apapun mereknya aman dan 95% efektif. Tidak mengandung virus hidup tapi mengandung messenger RNA (mRNA) dari kode genetik protein Covid-19. Tubuh kita membuat protein ini, yang kemudian mendorong sistem kekebalan kita untuk membuat protein antibodi pelindung, melindungi kita dari infeksi Covid-19.

Ini 3 Tanda Vaksin Covid-19 Bekerja© MEN

Hal lain yang juga sangat penting adalah pastikan tidur dengan cukup pada malam sebelum vaksin. Jangan sampai kelelahan, dan jaga vitalitas tubuh dengan baik.

" Malam sebelum vaksin, pastikan untuk tidur malam dengan nyenyak. Ini akan membantu sistem kekebalan bekerja secara maksimal. Jika vaksin dilakukan sekitar waktu makan, akan lebih baik majukan jadwal makan. Jangan disuntik vaksin dalam keadaan lapar dan haus," kata Weinmann.

 

2 dari 4 halaman

Setelah vaksin diberikan, simpan kartu vaksinasi dengan baik. Pasalnya satu bulan kemudian akan diberikan dosis kedua agar vaksin bisa melindungi dengan optimal. Segera pulang dan istirahat, jangan sampai kelelahan terutama para lansia yang daya tahan tubuhnya tak sebaik mereka yang berusia muda.

Perhatikan juga efek samping yang mungkin muncul. Antara lain rasa nyeri di area suntikan, muncul kemerahan atau demam ringan.

" Anda mungkin mengalami efek samping seperti nyeri di tempat suntikan, nyeri tubuh, menggigil dan sakit kepala, tetapi akan hilang setelah 24 hingga 48 jam. Efek samping ini tidak berarti mengalami infeksi. Ini menunjukkan bahwa tubuh menciptakan tanggapan kekebalan dan vaksin itu bekerja," ujar Weinmann.

Sumber: Henryford


Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

3 dari 4 halaman

Catat! Antibodi Covid-19 Baru Terbentuk 28 Hari Usai Vaksinasi Dosis Kedua

Dream - Vaksinasi menjadi salah satu jalan untuk mengendalikan Covid-19 dan saat ini sedang digalakkan Pemerintah. Di masa-masa awal, Pemerintah menggunaan vaksin buatan Sinovac untuk memicu kekebalan tubuh.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan antibodi tidak bisa langsung terbentuk begitu tubuh disuntik dengan vaksin. Tubuh membutuhkan waktu agar imunitas baru dapat terbentuk secara optimal

" Imunitas baru yang akan terbentuk sebagai vaksinasi Covid-19 itu akan terbentuk setelah 28 hari penyuntikan dosis kedua," ujar Nadia, disiarkan channel YouTube Kementerian Kesehatan RI.

Vaksinasi harus dilakukan sebanyak dua kali penyuntikan. Menurut Nadia, suntikan pertama berfungsi sebagai pemicu respons kekebalan tubuh awal dan suntikan kedua menguatkan respons.

" Jadi memang membutuhkan waktu untuk tubuh kita membentuk antibodi yang optimal dengan dua kali penyuntikan dan rentang waktu 28 hari," kata Nadia.

 

 

4 dari 4 halaman

Vaksin Dapat Mencegah Kejadian Berat

Nadia juga menjelaskan meskipun sudah divaksin, risiko tertular Covid-19 masih ada. Namun demikian, vaksin yang masuk ke dalam tubuh dapat mencegah terjadinya kondisi berat.

" Sehingga penyakit dapat kita hindari dan kalaupun kita harus sakit, sakitnya ini bukan sakit yang dengan gejala berat ataupun parah," kata Nadia.

Lebih lanjut, Nadia mengingatkan vaksin bukan cara utama menghilangkan pandemi. Protokol kesehatan tetap harus dijalankan untuk memutus penularan Covid-19 dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar