Cara Perusahaan Lindungi Karyawan di Masa Pandemi Covid-19

Reporter : Dwi Ratih
Jumat, 16 Oktober 2020 12:45
Cara Perusahaan Lindungi Karyawan di Masa Pandemi Covid-19
Kita semua sedang beradaptasi dengan dinamika baru.

Dream - Kesejahteraan serta kesehatan mental karyawan jadi prioritas PT Johnson & Johnson Indonesia (Johnson & Johnson Indonesia), terutama selama masa pandemi dan kenormalan baru.

Situasi pandemi Covid-19 saat ini berdampak besar pada pola hidup yang mengharuskan kita lebih berhati-hati dalam menjaga kesehatan dan beradaptasi dengan dinamika baru.

Sayangnya, belum banyak masyarakat yang sepenuhnya memahami upaya protokol kesehatan untuk dapat menjaga diri dan keluarga mereka dari risiko paparan virus.

Demikian halnya pada dunia usaha, yang mana belum semua perusahaan mampu menerapkan protokol kesehatan secara maksimal dalam upaya menjaga keselamatan dan kesehatan para karyawannya dengan optimal.

Sebagai bagian dari perusahaan pemimpin global dalam bidang Kesehatan, PT Johnson & Johnson Indonesia menyadari betul bahwa karyawan merupakan pemangku kepentingan dan aset perusahaan yang penting untuk dijaga dan dilindungi.

1 dari 4 halaman

Keselamatan karyawan sangat utama

Perusahaan berkomitmen untuk tetap berada di garis depan dalam upaya menjaga kesehatan setiap aspek masyarakat, termasuk kesehatan dan keselamatan para karyawan.

Devy Yheanne, Country Leader of Communications & Public Affairs PT Johnson & Johnson Indonesia, mengungkapkan, “ Kesehatan dan kesejahteraan karyawan serta kesehatan mental, menjadi prioritas kami, terutama selama pandemi ini."

" Dalam menghadapi situasi pandemi, kami terus berfokus pada adaptasi lingkungan kerja, menerapkan kebijakan yang bermanfaat dan mendukung karyawan kami dalam menyeimbangkan tanggung jawab pribadi dan profesional, serta memprioritaskan kesehatan dan kesejahteraan emosional, mental, dan fisik mereka, sehingga mereka bisa menjadi yang terbaik,” jelasnya, Kamis 15 Oktober 2020.

Ilustrasi© Shutterstock

Untuk mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan karyawan dalam adaptasi era kenormalan baru, perusahaan menyelenggarakan program secara global, ‘Employee Assistance’.

Program itu merupakan akses bagi karyawan untuk berkonsultasi dengan konselor bersertifikasi mengenai sejumlah masalah personal maupun terkait kesehatan mental, termasuk stres akibat pandemi.

Konselor tersebut tersedia setiap saat melalui saluran telepon atau tautan (link) khusus yang disediakan perusahaan dan dapat membantu memberikan konsultasi untuk mendukung kesehatan mental mereka selama masa sulit ini.

2 dari 4 halaman

Remote Working Expense

Dalam upaya mendorong karyawan untuk mempertimbangkan pengobatan virtual sebagai upaya pertahanan pertama, perusahaan menawarkan saran telemedis gratis untuk gejala terkait Covid-19.

Hal yang serupa berlaku hampir di seluruh perusahaan Johnson & Johnson di dunia.

Selain itu, perusahaan menerapkan kebijakan bekerja dari rumah (Work from Home) guna mendukung pemerintah untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19.

Untuk mendukung karyawan dalam bekerja dari rumah, Johnson & Johnson Indonesia juga menginisiasi kebijakan Remote Working Expense, di mana perusahaan memfasilitasi karyawan dengan berbagai perlengkapan yang dapat mendukung pengaturan ruang kerja yang ergonomis di tempat tinggal mereka masing-masing.

ilustrasi© Shutterstock

Perusahaan juga menginisiasi Global Exercise Reimbursement yang mengajak karyawan untuk tetap aktif dan mendukung aktivitas olahraga di rumah.

“ Walau bekerja dari rumah, kami ingin agar para karyawan tetap sehat, baik fisik dan mental mereka. Untuk itu, kami menyediakan berbagai inisiatif tersebut, termasuk salah satunya adalah pelatihan Energy for Performance. Pelatihan ini bertujuan untuk mensosialisasikan perilaku hidup sehat yang membantu mereka menjadi lebih produktif dan efektif, sekaligus menjaga kesehatan fisik dan mental mereka," jelas Devy Yheanne, Country Leader of Communications & Public Affairs, PT Johnson & Johnson Indonesia.

" Semua karyawan memiliki akses ke pelatihan gratis ini. Hingga saat ini, lebih dari 92.000 karyawan di seluruh dunia telah menyelesaikan program tersebut,” katanya lagi.

 

3 dari 4 halaman

Menyediakan alat medis lengkap

Di Indonesia, Johnson & Johnson menginisiasi beberapa program dasar yang dirancang untuk mendukung kesehatan dan kesejahteraan holistik karyawan.

Perusahaan menyediakan alat pelindung diri (APD) berupa masker medis, hand sanitizer, serta vitamin bagi para karyawan lintas sektor, memberikan subsidi kepada pihak ketiga untuk pengadaan alat medis.

Ilustrasi© Shutterstock

Serta melakukan proses disinfektan di tempat kerja, ruang rapat, ruang isolasi secara rutin.

Sejalan dengan komitmen untuk memprioritaskan kesehatan dan kesejahteraan karyawan, Devy Yheanne menjelaskan, “ Kami terus meninjau kembali kebijakan kami agar sesuai dengan panduan kesehatan dari pemerintah, sekaligus tetap mendukung kesejahteraan seluruh karyawan, penyedia layanan, komunitas, serta orang-orang yang kami layani di seluruh dunia.”

 

4 dari 4 halaman

Tetap berjalan dengan daring

Selama periode ini, kegiatan daring juga penting bagi karyawan untuk tetap terlibat dan aktif untuk pengembangan bisnis perusahaan.

Johnson & Johnson Indonesia memfasilitasi karyawannya dengan sumber daya pengembangan daring, pusat sumber daya navigator kepemimpinan, dan pembelajaran LinkedIn yang dapat diakses semua karyawan Johnson & Johnson di seluruh dunia.

“ Sebagai perusahaan yang fokus pada perawatan kesehatan masyarakat terbesar di dunia, kami ingin mengedepankan integrasi antara kehidupan karyawan kami baik di rumah dan pekerjaan, karena hal tersebut sangatlah penting bagi kami dan masa depan perusahaan kami," ujar Devy Yheanne.

" Dengan adanya beberapa program serta inisiatif ini sebagai tanggung jawab perusahaan, kami berharap para karyawan tetap merasa aman dan sejahtera,” tutupnya.

Laporan: Savina Mariska

Beri Komentar