Lihatlah Paru-Paru Menghitam Ini, Stop Merokok Sekarang Juga!

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 19 November 2019 14:48
Lihatlah Paru-Paru Menghitam Ini, Stop Merokok Sekarang Juga!
Pria perokok ini berusia di bawah 60 tahun ini.

Dream - Merokok kerap dikampanyekan merusak kesehatan. Serangan pertama terhadap para perokok yaitu paru-paru.

Residu dari tembakau terbakar itu kerap menempel di paru-paru. Dilaporkan Mirror.co.uk, Rumah Sakit Wuxi di Jiangsu, China, mengunggah pemeriksaan paru-paru seorang perokok. Paru-paru tersebut untuk bahan transplantasi.

Dokter Chen Jingyu yang melakukan transplantasi menyadari kondisi paru-paru itu tidak cocok untuk daftar pasien. Kondisi paru-paru tersebut bengkak dan mengalami emfisema paru-paru, kondisi kantung udara di paru-paru yang hancur dan napas lebih pendek. Semuanya kondisi itu dianggap akibat merokok selama beberapa dekade.

Menggunakan tagar 'jieyan', dalam bahasa Mandarin yaitu berarti 'berhenti merokok'. Chen menulis, " Banyak perokok di negara ini memiliki paru-paru yang terlihat seperti ini."

1 dari 9 halaman

Lihatlah Paru-paru Ini

 Paru-paru perokok (Foto: The Mirror)

Paru-paru perokok (Foto: The Mirror)

Tim kami memutuskan menolak paru-paru ini untuk ditransplantasi.

" Lihatlah paru-paru ini, apakah kamu masih memiliki keberanian untuk merokok?" kata dia.

Chen mengatakan, " Pasien tidak menjalani CT scan sebelum kematiannya. Dia dinyatakan mati otak, dan paru-parunya disumbangkan segera setelah itu."

" Tes indeks oksigenasi awal baik-baik saja, tetapi ketika kami mengambil organ, kami menyadari bahwa kami tidak akan dapat menggunakannya," ucap dia.

 

2 dari 9 halaman

7 Juta Orang di Dunia Mati Gara-Gara Merokok

Chen mengatakan, kebiasaan orang China suka merokok. Dia menyebut, paru-paru yang dia operasi milik seorang pasien berumur di bawah 60 tahun.

Studi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China pada 2018 menyebut 26,6 persen populasi negara di atas usia 15 tahun yaitu perokok.

Pada 2017, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan, penggunaan tembakau di seluruh dunia menyebabkan 7 juta kematian per tahun.

3 dari 9 halaman

Waduh, Duduk Lama Efeknya Sama Seperti Merokok

Dream - Sebagian besar pekerja kantoran memiliki kecenderungan yang sama, yaitu duduk di depan laptop selama berjam-jam. Hal ini tak bisa dihindari karena merupakan pekerjaan sehari-hari.

Belum lagi ketika pekerjaan sedang menumpuk. Berbagai hal pun dilakukan di meja kerja, termasuk sarapan hingga makan malam. Kondisi ini sebenarnya harus segera disiasati. Caranya dengan mencuri waktu dan cara agar tubuh tetap bergerak secara aktif.

“ Sekarang orang mau apa, tinggal tunjuk atau waktu makan siang tinggal panggil OB. Jadi terlalu banyak duduk dan itu tidak bagus untuk kesehatan," kata Andi Kurniawan, Spesialis Kedokteran Olahraga dalam acara Rexona Ajak Pria Indonesia Aktif Bergerak di Hallf Patiunus, Jakarta Selatan, Kamis 17 Oktober 2019.

4 dari 9 halaman

Tetap Aktif

Pengaruh buruk gaya hidup tidak aktif dan terlalu banyak duduk menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Bahkan sebuah jurnal yang terbit pada 2012, terungkap menyebutkan bahwa sitting is the new smoking.

" Merokok satu batang bisa menurunkan harapan hidup 11 menit. Sedangkan duduk 2 jam bisa menurunkan harapan hidup 22 menit,” ujar Andi.

 Rexona

Selain itu, duduk terlalu lama bisa menyebabkan otot paha belakang menjadi lebih kaku. “ Kalau otot kaku, kita akan sering backpain. Apalagi kalau di depan komputer, akan sering neckpain. Peredaran darah juga akan turun," ungkap Andi.

Untuk bisa tetap bergerak di sela-sela kesibukan, disarankan agar sering melakukan stretching dan berdiri setiap 2 jam sekali. Akan lebih baik lagi jika kamu meluangkan waktu untuk berolahraga sederhana seperti yoga menggunakan kursi, berjalan kaki atau naik turun tangga.

5 dari 9 halaman

Alasan Berolahraga Berat Dua Kali Sehari Tak Disarankan

Dream - Berolahraga memang sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan tubuh. Kamu boleh memilih jenis olahraga apapun sepanjang sanggup melakukannya. Namun ada satu pantangan yang harus diingat.

Frekuensi berolahraga tak boleh berlebihan. Meski kamu tengah bertekad menurunkan berat badan, rutinitas olahraga tetap harus dijaga.

Ingatkan, apapun yang berlebihan pasti tidak akan berhasil bagus. Apakah kamu akan berpikir bahwa berolahraga dua kali sehari bisa memberi manfaat lebih?

Dilansir dari Miss Kyra, berolahraga sebanyak dua kali sehari ternyata lebih banyak memberi dampak buruk. Saat kebanyakan orang merasa sulit untuk berolahraga bahkan sekali sehari, seseorang benar-benar harus sangat aktif dan bersemangat untuk pergi ke gym dua kali.

 shutterstock

6 dari 9 halaman

Frekuensi Atlet dan Orang Biasa Beda

Berolahraga dua kali sehari umumnya diperuntukkan bagi atlet atau seseorang yang ingin mengikuti kompetisi tertentu. Tujuannya agar tubuh mereka lebih aman beraktivitas menggunakan bagian tubuh yang berbeda dalam satu hari.

Jika kamu bukan seorang profesional, langkah ini bukan hal terbaik untuk mendapatkan bentuk tubuh yang diidamkan atau sekadar menyegarkan diri.

 shutterstock

7 dari 9 halaman

Akibat Berolahraga Berlebihan

Agar tetap bugar dan sehat, ada baiknya meningkatkan aktivitas harianmu. Semakin banyak menggerakkan tubuh, semakin sedikit potensi tubuh untuk sakit.

Selain itu, masalah utama berolahraga terlalu banyak adalah risiko overtraining. Ini dapat mengganggu sistem neuromuskuler, meningkatkan kemungkinan cedera, mengganggu pola tidur dan menekan sistem kekebalan tubuh.

 shutterstock

 

8 dari 9 halaman

Ingat, Olahraga Santai Saja yang Penting Rutin

Berolahraga terlalu sering membuatmu kehilangan waktu untuk beristirahat dan dapat menyebabkan cedera. Melakukan latihan intensitas tinggi dua kali sehari bahkan dapat menyebabkan kelelahan adrenal, ketidakseimbangan hormon dan penurunan berat badan.

 shutterstock

Jika benar-benar bersemangat berolahraga dua kali sehari, maka pilihlah olahraga berintensitas rendah. Jangan dilakukan setiap hari, jadikan hal ini sebagai rutinitas sehari-hari dapat membuatmu kelelahan beberapa minggu setelahnya.

9 dari 9 halaman

Beri Waktu Tubuh Istirahat

Kalau kamu melakukan HIIT (High Intensity Interval Training) di pagi hari, maka lakukan yoga atau jogging di malam hari. Juga berikan waktu cukup bagi tubuh untuk beristirahat, kamu harus menjaga keseimbangan yang baik di antara sesi latihanmu.

 shutterstock

Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone