8 Tanda Pasangan yang Posesif dan Cara Menghadapinya

Reporter : Arini Saadah
Minggu, 7 Juni 2020 15:01
8 Tanda Pasangan yang Posesif dan Cara Menghadapinya
Sikap posesif ini justru rentan menghancurkan sebuah hubungan

Dream – Mempunyai pasangan yang sangat mencintai kita memang sebuah berkah sekaligus bonus yang membahagiakan. Namun pastikan jika si dia benar-benar memahami rasa sayang yang diberikan tak sampai berlebihan. Jangan sampai kami malah memiliki pasangan yang posesif.

Sikap posesif dari pasangan akan membuat seseorang menjadi tertekan dan tidak bebas bergerak. Padahal kita selalu mengimpikan pasangan yang senantasa mencintai kita secara normal. Di saat memiliki pasangan, hidup terasa menjadi lebih sempurna.

Pasangan yang terlalu posesif biasanya akan banyak mengatur sampai membatasi gerak hidup kekasihnya. Tak jarang seseorang akan melakukan hal-hal manipulatif dan berbohong kepada pasangannya. Hal in dilakukan untuk menghindari perselisihan dengan pasangan. Padahal sikap posesif ini justru rentan menghancurkan sebuah hubungan.

Apakah kamu saat ini tengah menjalin hubungan dengan pasangan posesif? Jika kamu merasa tidak nyaman, yuk kita kenali apa itu posesif dan penyebabnya serta cara menghadapi sifat posesif pada diri sendiri maupun pasangan kita.

1 dari 5 halaman

Posesif Adalah Sifat yang Beda Dari Cemburu

Ilustrasi© Pexels

Melansir dari SehatQ, posesif adalah hal yang jauh berbeda dari rasa cemburu dan protektif. Posesif ini juga berarti cemburu yang berlebihan dengan dibarengi rasa insecure yang berlebihan juga. Jika pasangan kamu sering melarang bertemu dengan teman, sahabat, bahkan kerabat, maka bisa jadi pasanganmu memiliki sifat posesif.

Pasangan yang sering memeriksa percakapan pesan di ponsel juga merupakan indikasi bahwa pasanganmu mengidap posesif. Karena pasangan yang posesif akan sangat berlebihan dalam mengatur kehidupan kita. Sehingga posesif disebut juga sebagai controlling behaviour, atau perilaku suka mengatur yang berlebihan.

Perliaku posesif biasanya dibungkus dengan cara menunjukkan kasih sayang atau peduli terhadap pasangan. Itu tidaklah benar ya, Sahabat Dream. Kamu harus tahu, perilaku posesif bukanlah berakar dari rasa sayang, tapi dari rasa takut dan rendah kepercayaan diri.

Nah, pasangan yang posesif ini melimpahkan rasa takut dan ketidakpercayaan dirina ke orang lain dengan alasan kasih sayang. Dengan begitu, ia tidak sendiri menghadapi perasaan-perasaan negative tersebut.

2 dari 5 halaman

Tanda-tanda Pasangan yang Posesif

Ilustrasi© Pexels

Jika pasanganmu sudah menunjukkan tanda-tanda posesif, berarti toxic relationship telah ada di depan mata. Namun kamu juga perlu mengetahui tanda-tanda posesif, supaya kamu bisa berusaha menghadapinya tanpa harus memutuskan hubungan dengan pasangan. Berikut 8 Tanda-tanda pasangan yang punya sifat posesif.

Menjauhkan Kamu dari Sahabat dan Kerabat

Pasangan yang posesif selalu menyampaikan bahwa semua yang dilakukannya karena wujud perhatian dan kepedulian. Ia mungkin akan mengeluh ketika kamu menghabiskan waktu lama dengan keluarga maupun sahabat-sahabatmu. Bahkan di alain kesempatan, ia akan mengatakan bahwa ia tidak suka dengan sahabat kamu tersebut.

Seringkali tindakan ini akan meningkat ke level larangan, bahwa kamu dilarang menghabiskan banyak waktu dengan orang lain selain dirinya. Bahkan ia akan berupaya keras menjauhkan kamu dari orang-orang terdekatmu.

Usaha seperti itu ia lakukan dengan tujuan membuatmu menjadi lebih lemah dan tidak lagi memiliki pegangan saat pasanganmu mungkin melakukan hal-hal yang merugikanmu. Ia hanya ingin menunjukkan bahwa hanya dialah satu-satunya orang yang peduli padamu.

Suka Mengkritik Hal Kecil

Pasangan yang posesif akan sering melakukan kritikan terhadap hal-hal kecil dalam hidup kamu. Kritikan kecil namun konstan itu bisa membuat seseorang merasa tidak dihargai. Pasangan posesif merasa dirinya berhak mengatur pasangannya dimulai dari hal-hal yang kecil sekalipun, seperti cara bicara dan cara makan. Orang posesif ini menganggap pasangannya sebagai objek, bukan dalam posisi yang setara dengannya.

3 dari 5 halaman

Tanda-tanda Pasangan yang Posesif

Ilustrasi© Pexels

Memberikan Pujian yang Bersyarat

Keahlian orang posesif adalah memberikan pujian yang bersyarat. Biasanya ia akan memuji kamu dengan mengeluarkan kata-kata manis yang ujungnya meminta tuntutan dan syarat yang harus dipenuhi.

Contoh pujian pasangan yang posesif seperti ini, “ aku akan semakin sayang sama kamu kalau kamu bisa turunkan berat badan,” atau “ kamu cantik kalau rambutmu Panjang.” Nah, kata-kata itu bisa menjadi indikasi bahwa pasanganmu memang bersifat posesif.

Disaat ia mengeluarkan kata-kata semacam itu berarti ia sedang berusaha mengatur kamu untuk memenuhi standar tidak masuk akal yang dibuatnya sendiri. Jika kamu memiliki hubungan yang sehat, kamu tidak akan ragu menjadi diri kamu sendiri. Bahkan pasangan pun akan memberi pujian tanpa syarat apapun.

Selalu Ingin Tahu Segala Hal Tetang Kamu

Pasangan yang posesif selalu merasa berhak untuk mengetahui segala hal yang berhubungan denganmu. Dalam hubungan yang sehat, tentu setiap individu akan menghargai privasi masing-masing. Namun hal ini tidak berlaku bagi pasangan yang posesif.

Ia akan melakukan segala cara untuk mengetahui semua informasi tentang kamu. Bahkan ia tidak akan segan membaca pesan singkat di ponsel kamu secara diam-diam. Bahkan ia juga akan memeriksa email dan riwayat pencarian gadget kamu.

Menggunakan Rasa Bersalah Kamu Sebagai Senjata Utama

Pasangan yang posesif ini juga sangat pandai memanipulasi pasangannya, karena ia sangat lihai sekali membuat diri kamu merasa bersalah dari semua permasalahan yang terjadi dalam hubungan kalian.

4 dari 5 halaman

Tanda-tanda Lainnya

Ilustrasi© Pexels

Membuat Seolah-Olah Kamu Memiliki Hutang

Ia akan memberikan banyak barang mahal saat awal-awal hubungan. Ia akan sangat romantic dan menyenangkan. Tetapi pasangan yang posesif akan mengharapkan balasan dari apa yang sudah ia berikan.

Secara tidak langsung ia akan membuat kamu merasa punya hutang kepadanya. Ia juga akan membuat kamu merasa bahwa dia telah memberikan segalanya kepadamu, sehingga kamu harus menuruti kemauan yang ia minta. Mengerikan bukan?

Cemburu Yang Terlalu Berlebihan

Di dalam sebuah hubungan dengan lawan jenis, merasa cemburu adalah hal yang wajar. Akan tetapi jika pasangan kamu menunjukkan cemburu yang terlampau berlebihan itu pertanda bahwa ia sedang posesif.

Karena bagi pasangan yang posesif, cemburu ini bisa menjelma menjadi sesuatu yang mengerikan. Ia bisa jadi mengancam kamu dan orang-orang yang dicemburuinya. Bahkan tak segan ia menyalahkan kamu jika ada orang lain yang peduli dengan masalah kalian berdua.

Sering Merendahkan Kamu

Selain cemburu yang berlebihan dan suka menyalahkan, pasangan yang posesif juga kerap merendahkan pendapat kamu. Di saat kamu memiliki pasangan yang berbeda pendapat dan pandangan dalam hal apapun, pasangan yang psoesif tidak akan menerima ini dan cenderung merendahkan kamu.

Padahal jika berbeda pandangan, justru malah bisa memantik diskusi yang sehat dan positif. Namun jika memiliki pasangan posesif, ia akan mengunggulkan pendapatnya, dan merendahkan pendapatmu. Dan ia akan membuatmu semakin merasa keliru dan bersalah. Over controlling inilah yang membuat hubungan kamu dengan pasangan menjadi tidak sehat.

5 dari 5 halaman

Cara Menghadapi Sifat Posesif Pada Pasangan

Ilustrasi© Pexels

Menghadapi pasangan yang posesif tidak semudah membalikkan telapak tangan. Jika kamu mengalami tanda-tanda di atas pada pasangan kamu, maka kamu harus cerdas dalam menghadapinya.

Pertama, jika memungkinkan, bicaralah pada pasangan kamu mengenai sifat posesif yang mengganggu tersebut. Bicarakan baik-baik tentang kegelisahan kamu selama menjalin hubungan.

Jika langkah tersebut tidak memberi efek apapun, maka singkirkan keraguan dan rasa bersalah yang anda rasakan. Jika hubungan kamu sudah tidak sehat, maka sebaiknya kamu tinggalkan saja hubungan semacam itu.

Meninggalkan pasangan bukanlah sesuatu yang mudah, karena mungkin kamu sudah memperjuangkannya selama ini. namun, jika diteruskan, justru malah tidak baik untuk kehidupan kamu. Jangan terlalu menyalahkan diri kamu sendiri jika harus meninggalkan pasangan yang posesif tersebut.

Sebaiknya, segera hubungi orang-orang terdekat untuk meminta bantuan. Persiapkan hal-hal untuk melindungi diri kamu sendiri jika pasanganmu mengancam akan melakukan suatu hal yang buruk pada dirimu.

Beri Komentar