Sering Nonton Kartun di Ponsel, Balita Ini Sudah Rabun Dekat

Reporter : Sugiono
Selasa, 12 November 2019 17:39
Sering Nonton Kartun di Ponsel, Balita Ini Sudah Rabun Dekat
Orangtuanya sering memberikan ponsel untuk mainan agar balita ini tenang. Yang terjadi malah berbahaya.

Dream - Ponsel pintar sudah jadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya orang dewasa, ponsel pintar juga jadi benda dinilai penting oleh generasi muda bahkan anak-anak.

Coba perhatikan lingkungan sekitar kita. Anak-anak terlihat sudah biasa menggenggam ponsel bahkan memainkannya.

Sebagian orangtua bahkan menjadikan ponsel sebagai sarana hiburan bagi anak-anak. Memang, cara tersebut cukup mujarab untuk membuat anak-anak diam dan duduk manis saat menonton berbagai hiburan di ponsel.

Tetapi, tahukah Sahabat Dream, membiarkan anak-anak menonton film kartun berjam-jam di ponsel bisa memberi dampak buruk bagi kesehatan mereka?

1 dari 4 halaman

Suka Menonton Kartun dari Ponsel

Dikutip dari Setn, bayi perempuan usia tiga tahun dari China mengalami masalah penglihatan setelah tinggal bersama kakek-neneknya. Balita itu terbiasa memakai ponsel kakek-neneknya untuk menonton film kartun kesukaan.

Jika kakekneneknya melarang dia menonton film kartun di ponsel, anak itu akan menangis. Karena itulah, kakek neneknya terpaksa memberikan ponsel kepada sang cucu dan memutarkan film kartun untuk membuatnya diam.

Ponsel kakek neneknya seolah menjadi baby sitter baru bagi bocah yang masih belum paham bahaya tersebut.

2 dari 4 halaman

Kaget Penglihatan Sang Cucu Bermasalah

Pasangan kakek nenek itu terkejut saat mereka memeriksakan cucunya ke dokter mata sebelum dia masuk ke taman kanak-kanak. Ternyata ketajaman visual cucu mereka sekarang hanya tinggal 0,2.

Dokter juga mengatakan balita itu harus memakai kacamata agar penglihatannya tidak semakin memburuk. Angka tersebut memberikan pertanda cucu mereka mengalami rabun dekat yang sangat parah hingga 200 derajat.

Sebenarnya, anak seusia balita tersebut tidak seharusnya memiliki masalah penglihatan jarak jauh maupun dekat.

3 dari 4 halaman

Makin Banyak Anak Alami Masalah Penglihatan

Dokter mata mengingatkan orangtua harus memperhatikan kesehatan mata anak-anak sedari kecil. Jika tidak, mereka bisa mengalami miopia parah ketika tumbuh dewasa.

Selain, saat ini semakin banyak anak yang mengalami masalah penglihatan di usianya yang masih sangat belia akibat penggunaan ponsel yang tak terkendali.

Perlu diketahui, sebagian besar bayi yang lahir sebenarnya mengalami hyperopia atau rabun dekat. Cacat bawaan ini akan sembuh sendiri saat mata mulai berkembang dan anak mencapai usia remaja.

Oleh karena itu, sangat penting untuk memantau perkembangan anak-anak saat mereka tumbuh, termasuk masalah kesehatan matanya.

4 dari 4 halaman

Bola Mata Berubah Bentuk

Salah satu dokter mengatakan hyperopia tidak bisa dianggap enteng. Jika kondisi mata anak memburuk, maka mereka akan mengalami miopia dini. Tidak hanya itu, bola mata berubah bentuk saat mereka tumbuh.

Untuk gadis kecil itu, dia sekarang harus memakai kacamata korektif untuk memulihkan penglihatannya.

Tapi jika masih dibiarkan menonton film kartun lama-lama di ponsel, dia bisa mengalami masalah penglihatan serius di masa depan. Seperti glaukoma atau kebutaan.

(Sumber: World of Buzz)

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone