Studi: 1 dari 3 Pasien Covid-19 yang Sembuh Alami Masalah Psikis

Reporter : Mutia Nugraheni
Minggu, 11 April 2021 09:13
Studi: 1 dari 3 Pasien Covid-19 yang Sembuh Alami Masalah Psikis
Paling banyak mengeluhkan gangguan kecemasan.

Dream - Virus Covid-19 bukan hanya menyerang fisik, tapi juga psikologis. Sebuah penelitian mengungkap sekitar 1 dari 3 pasien Covid-19 yang telah sembuh mengalami masalah neurologis dan psikiatris 'jangka panjang', beberapa bulan setelah terinfeksi.

Temuan yang diterbitkan di jurnal The Lancet Psychiatry menunjukkan adanya hubungan antara Covid-19 dan risiko yang lebih tinggi untuk kesehatan mental dan gangguan neurologis di kemudian hari.

Analisis data dilakukan pada 236.000 penyintas Covid-19 dan berfokus pada 14 gangguan kesehatan saraf dan mental. Ditemukan bahwa 34% pasien didiagnosis dengan kelainan tersebut dalam enam bulan setelah terinfeksi virus corona baru.

Paling umum, gangguan ini berkisar dari gangguan kecemasan hingga gangguan penyalahgunaan zat, termasuk insomnia, pendarahan otak, stroke, dan demensia.

" Sayangnya, banyak gangguan yang diidentifikasi dalam penelitian ini cenderung kronis atau berulang, sehingga kami dapat mengantisipasi bahwa dampak Covid-19 bisa berlangsung selama bertahun-tahun," tulis Jonathan Rogers, dari University College London, salah satu peneliti, dikutip dari WebMD.

 

1 dari 1 halaman

Studi terbaru ini dipimpin oleh Paul Harrison dari Universitas Oxford di Inggris. Timnya melihat catatan kesehatan elektronik untuk melacak hasil 236.379 pasien Covid-19, sebagian besar dari Amerika Serikat.

Sekitar sepertiganya terus mengalami semacam masalah kesehatan neurologis atau mental dalam enam bulan setelah infeksi virus corona mereka. Kecemasan (17%), gangguan mood (14%), gangguan penyalahgunaan zat (7%) dan insomnia (5%) adalah gangguan yang paling sering didiagnosis.

Tingkat keseluruhan masalah neurologis jauh lebih rendah, termasuk 0,6% untuk perdarahan otak, 2,1% untuk stroke iskemik, dan 0,7% untuk demensia. Kondisi neurologis lebih sering terjadi pada pasien yang pernah sakit parah dengan Covid-19. Misalnya, di antara pasien yang dirawat di perawatan intensif, 7% mengalami stroke dan hampir 2% didiagnosis dengan demensia.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar