Sudah Divaksin Covid-19? Siap-siap Efek Sampingnya

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 25 Februari 2021 18:33
Sudah Divaksin Covid-19? Siap-siap Efek Sampingnya
Makan bergii dan istirahat cukup setelah mendapat vaksin.

Dream - Program vaksinasi Covid-19 di Indonesia terus berjalan. Saat ini vaksinasi massal memasuki tahap kedua. Kelompok prioritas yang mendapatkan vaksinasi ini adalah lansia, pedagang pasar, guru, TNI/ Polri serta wartawan.

Pemberian vaksin diharapkan bisa membentuk antibodi dalam tubuh untuk menangkal virus Covid-19 yang mematikan. Tubuh akan jadi lebih kuat, jika pun terkena virus kondisinya tidak menjadi parah.

Seperti yang kita tahu, pemberian vaksin memiliki beberapa efek samping. Bukan hanya vaksin Covid-19 tapi juga vaksin lain, apa saja efek yang mungkin muncul setelah vaksin?

- Rasa sakit atau pembengkakan pada lengan yang mendapat suntikan
- Demam
- Panas dingin
- Kelelahan
- Sakit kepala

Bagaimana cara mengatasinya?
Ketika mengalami rasa sakit atau tidak nyaman setelah mendapatkan vaksin bisa coba atasi dengan cara mengkonsumsi obat yang dijual bebas atas saran dokter, seperti ibuprofen, aspirin, atau parasetamol

Kamu bisa gunakan obat-obatan ini untuk meredakan efek samping pasca vaksinasi. Tetap perhatikan apakah kamu alergi atau ada alasan medis lain untuk tidak mengkonsumsinya. Tidak disarankan untuk meminum obat-obatan ini sebelum vaksinasi, karena akan sulit nantinya untuk mengetahui seberapa baik vaksin bekerja, dan bisa jadi obat-obat ini dapat mempengaruhi proses kerja vaksin.

Untuk mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan setelah di suntik, kompres handuk lembut yang dingin ke bekas suntikan. Perbanyak minum air putih dan istirahat setelah vaksinasi.

 

 

1 dari 6 halaman

Kapan harus menghubungi dokter?
1. Jika kemerahan atau nyeri pada tempat yang di suntik semakin meningkat setelah 24 jam
2. Jika efek samping dari kecemasan tak kunjung hilang setelah beberapa hari

Hal yang harus diingat, butuh waktu bagi tubuh untuk membangun perlindungan setelah vaksinasi apa pun. Vaksin Covid-19 yang membutuhkan 2 suntikan belum tentu akan melindungi kamu seutuhnya pada satu atau dua minggu setelah suntikan kedua. Untuk itu penting bagi semua orang untuk terus menerapkan protokol kesehatan.

Laporan: Yuni Puspita Dewi/ Sumber: CDC

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.



2 dari 6 halaman

Persiapan Penting Sebelum Vaksin Covid-19, Apa Saja?

Dream - Vaksinasi massal Covid-19 tahap kedua mulai dilakukan. Kelompok-kelompok yang diprioritaskan antara lain, lansia usia lebih dari 60 tahun, pedagang pasar, mereka yang bekerja di pelayanan publik, guru, dan TNI/ Polri serta jurnalis.

Saat ini proses pendataan sedang dilakukan dengan seksama agar pemberian vaksin bisa berjalan efektif. Tak perlu ragu dengan pemberian vaksin Covid-19 karena sudah melalui fase uji klinis yang memadai dan terbukti cukup efektif.

Persiapan Penting Sebelum Vaksin Covid-19, Apa Saja?© MEN

Lalu jika sudah dapat jadwal vaksin, apa yang harus dilakukan? Pertama, jangan panik. Mungkin muncul rasa takut dengan sakitnya jarum suntik, tapi tenang saja, seluruh petugas pemberi vaksinasi sudah diberikan pelatihan khusus dan terbiasa melakukan suntikan vaksin.

Rasa sakit yang muncul mungkin bisa diatasi dengan menarik napas panjang dan membayangkan dampak perlindungan yang lebih besar, dari kesakitan yang muncul dalam hitungan menit.

Allison Weinmann, M.D., seorang spesialis penyakit menular memberikan tips untuk meredakan kepanikan saat akan divaksin. Menurutnya, cobalah cari tahu informasi tentang vaksin yang banyak beredar.

 

3 dari 6 halaman

Sedikit informasi, vaksin Covid-19 yang mulai diberikan apapun mereknya aman dan 95% efektif. Tidak mengandung virus hidup tapi mengandung messenger RNA (mRNA) dari kode genetik protein Covid-19. Tubuh kita membuat protein ini, yang kemudian mendorong sistem kekebalan kita untuk membuat protein antibodi pelindung, melindungi kita dari infeksi Covid-19.

Ini 3 Tanda Vaksin Covid-19 Bekerja© MEN

Hal lain yang juga sangat penting adalah pastikan tidur dengan cukup pada malam sebelum vaksin. Jangan sampai kelelahan, dan jaga vitalitas tubuh dengan baik.

" Malam sebelum vaksin, pastikan untuk tidur malam dengan nyenyak. Ini akan membantu sistem kekebalan bekerja secara maksimal. Jika vaksin dilakukan sekitar waktu makan, akan lebih baik majukan jadwal makan. Jangan disuntik vaksin dalam keadaan lapar dan haus," kata Weinmann.

 

4 dari 6 halaman

Setelah vaksin diberikan, simpan kartu vaksinasi dengan baik. Pasalnya satu bulan kemudian akan diberikan dosis kedua agar vaksin bisa melindungi dengan optimal. Segera pulang dan istirahat, jangan sampai kelelahan terutama para lansia yang daya tahan tubuhnya tak sebaik mereka yang berusia muda.

Perhatikan juga efek samping yang mungkin muncul. Antara lain rasa nyeri di area suntikan, muncul kemerahan atau demam ringan.

" Anda mungkin mengalami efek samping seperti nyeri di tempat suntikan, nyeri tubuh, menggigil dan sakit kepala, tetapi akan hilang setelah 24 hingga 48 jam. Efek samping ini tidak berarti mengalami infeksi. Ini menunjukkan bahwa tubuh menciptakan tanggapan kekebalan dan vaksin itu bekerja," ujar Weinmann.

Sumber: Henryford


Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

5 dari 6 halaman

Catat! Antibodi Covid-19 Baru Terbentuk 28 Hari Usai Vaksinasi Dosis Kedua

Dream - Vaksinasi menjadi salah satu jalan untuk mengendalikan Covid-19 dan saat ini sedang digalakkan Pemerintah. Di masa-masa awal, Pemerintah menggunaan vaksin buatan Sinovac untuk memicu kekebalan tubuh.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan antibodi tidak bisa langsung terbentuk begitu tubuh disuntik dengan vaksin. Tubuh membutuhkan waktu agar imunitas baru dapat terbentuk secara optimal

" Imunitas baru yang akan terbentuk sebagai vaksinasi Covid-19 itu akan terbentuk setelah 28 hari penyuntikan dosis kedua," ujar Nadia, disiarkan channel YouTube Kementerian Kesehatan RI.

Vaksinasi harus dilakukan sebanyak dua kali penyuntikan. Menurut Nadia, suntikan pertama berfungsi sebagai pemicu respons kekebalan tubuh awal dan suntikan kedua menguatkan respons.

" Jadi memang membutuhkan waktu untuk tubuh kita membentuk antibodi yang optimal dengan dua kali penyuntikan dan rentang waktu 28 hari," kata Nadia.

 

 

6 dari 6 halaman

Vaksin Dapat Mencegah Kejadian Berat

Nadia juga menjelaskan meskipun sudah divaksin, risiko tertular Covid-19 masih ada. Namun demikian, vaksin yang masuk ke dalam tubuh dapat mencegah terjadinya kondisi berat.

" Sehingga penyakit dapat kita hindari dan kalaupun kita harus sakit, sakitnya ini bukan sakit yang dengan gejala berat ataupun parah," kata Nadia.

Lebih lanjut, Nadia mengingatkan vaksin bukan cara utama menghilangkan pandemi. Protokol kesehatan tetap harus dijalankan untuk memutus penularan Covid-19 dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar