Tata Cara Mandi Junub Usai Jimak, Haid dan Nifas Sesuai Tuntunan Agama Islam

Reporter : Sugiono
Rabu, 28 Agustus 2019 11:31
Tata Cara Mandi Junub Usai Jimak, Haid dan Nifas Sesuai Tuntunan Agama Islam
Tata cara mandi junub usai berjimak, haid dan nifas dengan benar sesuai tuntunan agama Islam merupakan bagian dari thaharah agar tubuh kembali suci untuk beribadah.

Dream - Setiap manusia dewasa, terutama kaum wanita, sering mengalami apa yang disebut dengan junub.

Dalam keadaan junub, umat Muslim baik pria dan wanita, dilarang untuk mengerjakan ibadah atau amalan tertentu.

Umat Muslim yang dalam keadaan junub tidak boleh sholat, duduk di dalam masjid, bertawaf, maupun menyentuh Alquran.

Nah, sekarang sebagian Sahabat Dream mungkin bertanya tentang junub tersebut.

Apa Itu Junub?

Junub adalah kondisi saat terdapat hadas besar pada tubuh karena jimak (hubungan badan) maupun setelah haid dan nifas.

Akibat tubuh mengandung hadas besar, umat Muslim diwajibkan untuk menjalankan mandi junub. Karena bersifat wajib, maka mandi junub ini juga bisa disebut dengan istilah mandi wajib.

Tujuan mandi junub atau mandi wajib ini adalah menghilangkan hadas besar agar tubuh kembali suci untuk beribadah.

Hukum Mandi Junub

Mandi junub merupakan proses membersihkan fisik yang sifatnya wajib bagi seorang Muslim yang junub.

Karena sifatnya yang wajib, maka seorang Muslim harus tahu tata cara mandi junub dengan benar sesuai tuntunan agama Islam.

Tidak ada manusia yang terbebas dari hadas besar, karena itu pengetahuan tata cara mandi junub dengan benar sangat penting.

Hukum mandi junub ini sudah diperintahkan oleh Allah SWT dalam Alquran yaitu Surat Al Maidah dan An-Nisa'.

Allah SWT berfirman, " Dan jika kamu junub, maka mandilah." (QS. Al Maidah: 6). Dalam surat lainnya, Allah SWT juga menyuruh umat Muslim mandi junub jika dalam keadaan junub.

" Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu salat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri masjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekadar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun." (QS. An-Nisa': 43).

Tata Cara Mandi Junub Usai Berjimak, Haid dan Nifas dengan Benar Sesuai Tuntunan Agama Islam

Perlu diketahui bahwa mandi junub usai berjimak, haid dan nifas ini merupakan bagian dari thaharah agar tubuh kembali suci untuk beribadah.

Tata cara mandi junub usai berjimak, haid dan nifas ini sebenarnya tidak banyak berbeda dengan mandi biasa.

Yang membedakan tata cara mandi junub usai berjimak dengan mandi biasa adalah adanya kewajiban membersihkan kemaluan dan berwudhu sebelum mandi.

Begitu pula dengan tata cara mandi junub usai haid dan nifas bagi perempuan. Bagi muslimah yang mengalami haid dan nifas, harus mandi junub setelahnya.

Jadi, tata cara mandi junub usai berjimak, haid dan nifas ini sama dengan mandi biasa dengan sedikit perbedaan seperti yang dijelaskan sebelumnya.

1 dari 3 halaman

Niat Mandi Junub Usai Berjimak, Haid dan Nifas

Salah satu amalan wajib bagi umat Islam usai berjimak atau berhubungan intim dengan pasangan sahnya adalah mandi junub.

Dalam tata cara mandi junub usai berjimak, sebaiknya membaca niat mandi junub. Berikut ini niat mandi junub usai berjimak yang sebaiknya dibaca.

" BISMILLAHIRAHMANIRAHIM NAWAITUL GHUSLA LIRAF'IL HADATSIL AKBAR MINAL JANABATI FARDLON LILLAHI TA'ALA."

Artinya: " Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari jinabah, fardlu karena Allah Ta'ala."

Niat Mandi Junub Usai Haid

Sementara bagi kaum perempuan, sebaiknya membaca dan menghafalkan niat mandi junub usai haid sebagai berikut:

" BISMILLAHI RAHMANI RAHIM NAWAITUL GHUSLA LIRAF'IL HADATSIL AKBAR MINAL HAIDI FARDLON LILLAHI TA'ALA."

Artinya: " Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari haid, fardlu karena Allah Ta'ala."

Niat Mandi Junub Usai Nifas

Untuk tata cara mandi junub setelah nifas sama dengan ketika mandi junub usai haid. Bedanya terletak pada doa niat mandi junub yang harus dibaca.

Berikut adalah doa niat mandi junub setelah nifas bagi kaum perempuan:

" BISMILLAHI RAHMANI RAHIM NAWAITU GHUSLA LIRAF'IL HADATSIL AKBAR MINAN NIFASI FARDLON LILLAHI TA'ALA."

Artinya: " Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari nifas, fardlu karena Allah Ta'ala."

2 dari 3 halaman

Tata Cara Mandi Junub Usai Berjimak, Haid dan Nifas

Tata cara mandi junub usai berjimak bagi laki-laki, serta haid dan nias untuk perempuan pada dasarnya sama saja.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah garis besar tata cara mandi junub usai berjimak, haid dan nifas sesuai tuntunan agama Islam.

  1. Membaca doa niat mandi junub. Membaca doa niat mandi junub hukumnya wajib. Doa niat mandi junub inilah yang membedakannya dari mandi biasa. Cara membaca doa niat mandi junub ini bisa dalam hati atau bersuara.

  2. Mencuci tangan sampai 3 kali. Hal ini bertujuan agar tangan bersih dan terhindar dari najis.

  3. Membersihkan bagian tubuh yang dianggap kotor dan tersembunyi menggunakan tangan kiri. Bagian tubuh yang biasanya kotor dan tersembunyi tersebut adalah bagian kemaluan, dubur, bawah ketiak, pusar dan lain–lain.

  4. Mengulangi mencuci kedua tangan. Setelah membersihkan bagian tubuh yang kotor dan tersembunyi, tangan perlu dicuci ulang. Caranya mengusap-usapkan tangan ke tanah/tembok kemudian dibilas air langsung atau dicuci dengan sabun baru disiram air.

  5. Berwudhu. Setelah itu berwudhu seperti tata cara wudhu saat akan melakukan sholat.

  6. Menyela pangkal rambut dengan jari-jari yang sudah dicelup ke air sampai menyentuh bagian kulit kepala.

  7. Membasahi kepala dengan mengguyurnya tiga kali hingga seluruh permukaan pada kulit dan rambut basah oleh air.

  8. Membasahi tubuh secara merata dengan mengguyurnya dari ujung rambut hingga ujung kaki, dimulai dari bagian kanan terlebih dahulu kemudian bagian kiri.

  9. Saat melakukan rangkaian tata cara mandi junub, pastikan juga lipatan kulit atau area mana saja dari tubuh yang tersembunyi ikut dibersihkan.

Tata cara mandi nujub usai berjimak, haid dan nifas itu sebenarnya sama saja. Perbedaannya hanya pada doa niat mandi junub yang harus dibaca.

Selain itu, kaum wanita tidak perlu menyela pangkal rambut. Wanita bahkan tidak perlu membuka jalinan atau ikatan rambutnya.

Demikianlah tata cara mandi junub usai berjimak, haid dan nifas yang benar sesuai tuntunan agama Islam.

3 dari 3 halaman

Ancaman Meninggalkan Mandi Junub Usai Berjimak, Haid dan Nifas

Mempelajari tata cara mandi junub ini sangat penting bagi seorang Muslim. Karena, mereka yang menganggap enteng tata cara mandi junub ini diancam akan dimasukkan neraka oleh Allah SWT.

Tentang ancaman neraka bagi yang menganggap enteng tata cara mandi junub ini diriwayatkan dalam hadis oleh HR. Abu Dawud.

Artinya: " Dari Ali bin Abi Thalib, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa aalihi wasallam telah bersabda, barangsiapa yang meninggalkan bagian tubuh yang harus dialiri air dalam mandi janabat walaupun satu rambut tidak dibasuh dengan air mandi itu, maka akan diperlakukan kepadanya demikian dan demikian dari api neraka."

Semoga kita dimasukkan dalam golongan orang-orang yang senantiasa mengikuti ajaran Rasulullah dalam menjalankan segala aktivitas di dunia.

Dirangkum dari berbagai sumber. (ism)

Beri Komentar
Yenny Wahid Rilis Produk Kecantikan Halal