Ternyata Ini Penyebab Virus Covid-19 Strain Baru Lebih Menular

Reporter : Mutia Nugraheni
Rabu, 3 Februari 2021 09:14
Ternyata Ini Penyebab Virus Covid-19 Strain Baru Lebih Menular
Ada perubahan pada protein struktural virus.

Dream - Penanganan Covid-19 di berbagai negara belum terkendali, tapi kabar buruk kembali datang. Virus Covid-19 dengan strain baru, B.1.1.7 melanda Eropa dan Inggris dan lebih menular.

Anthony Fauci, MD, Ketua National Institute of Allergy and Infectious Diseases, Amerika Serikat mengatakan kemungkinan strain B.1.1.7 telah menyebar di Amerika Serikat. Sementara virus strain 501.V2 juga telah ditemukan di Inggris, Prancis, Finlandia, Zambia, Swiss, Jepang, dan Korea Selatan.

Saat ini, para ahli percaya virus strain baru tersebut lebih mudah menular. Tentunya hal ini menimbulkan kepanikan. Lalu mengapa strain baru ini lebih menular?

" Pertama, perlu diingat bahwa mikroorganisme apa pun (seperti virus atau bakteri) dapat bermutasi, dan tidak ada replikasi (penggandaan) tanpa kemungkinan terjadinya hal seperti itu," Charles Bailey, MD, Direktur Pencegahan Infeksi di Providence St. Joseph Hospital and Providence Mission Hospital di Orange County, California.

Semakin banyak virus mereplikasi, maka semakin banyak virus itu bermutasi. Mutasi merupakan perubahan pada RNA virus, yang dapat menyebabkan perubahan pada protein struktural virus.

 

1 dari 7 halaman

" Virus bermutasi karena dibawa oleh sel inang yang berbeda. Terpapar vaksin juga memberi tekanan pada virus untuk beradaptasi agar dapat bertahan hidup. Pada dasarnya, virus mencoba untuk tetap selangkah lebih maju dari upaya kita untuk mematikannya. Tetapi tidak semua proses mutasi berbahaya," kata Supriya Narasimhan, MD, Kepala Divisi Penyakit Menular di Santa Clara Valley Medical Center di San Jose, California, dikutip dari Parents.com

Strain B.1.1.7 dapat memasuki sel inang lebih mudah dan menyebabkan infeksi. Kadang, mutasi muncul dan memberi virus 'kekuatan' dibandingkan versi aslinya. Seperti kemampuan untuk lolos dari deteksi, infektivitas yang lebih besar, atau kerentanan yang lebih kecil terhadap vaksin.

B.1.1.7 termasuk dalam kategori tersebut. Varian ini memiliki 17 mutasi dalam genomnya, beberapa di antaranya ada di protein Spike, yang digunakan virus untuk mengikat reseptor di sel manusia.

" Mutasi protein spike secara teoritis memungkinkan strain baru lebih mudah memasuki sel inang, sehingga memicu infeksi. Dari beberapa perkiraan telah dihitung sekitar 50% peningkatan infeksi," kata dr. Bailey.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

2 dari 7 halaman

Daftar 5 Varian Baru Virus Corona dan Cara Penyebarannya

Dream - Virus selalu bermutasi dan membentuk format baru. Virus Sar-CoV2 yang memicu penyakit Covid-19 juta telah bermutasi menjadi banyak varian dan telah diidentifikasi para ilmuwan. T

Dari beberapa varian virus Covid-19, ada beberapa yang menjadi perhatian banyak ahli kesehatannya karena daya tularnya yang diklaim sangat cepat. Beberapa varian virus tersebut terdeteksi hadir di Inggris, Afrika Selatan, dan Brasil.

Dengan kemampuan infeksi yang meningkat. tTindakan perlindungan dengan menerapkan pola 3M -menjaga jarak sosial, memakai masker dan mencuci tangan- harus semakin disiplin dijalankan untuk menghadapi varian yang lebih menular ini.

Seperti apa lima varian baru virus ini?

 

3 dari 7 halaman

Varian Brasil (P.1)

- Kapan dan di mana ditemukan?

Penelitian pengurutan genetik menemukan varian ini di Brasil, utamanya Rio de Janeiro, pada awal July. Para peneliti di Jepang menemukannya di para pelancong dari Brasil bulan ini.

- Di mana varian P.1 menyebar saat ini?

Varian ini terkonfirmasi di Brasil, Peru, Jerman, Korea Selatan, dan Jepang, di antara sejumlah tempat lainnya. Pada Senin, pejabat kesehatan
Minnesota mengonfirmasi kasus pertama varian Brasil pada seorang penduduk yang memiliki riwayat bepergian ke Brasil baru-baru ini.

- Apa perbedaannya?

Varian ini memiliki puluhan perubahan, beberapa di antaranya ditemukan pada protein lonjakan virus, yang mengikat virus ke sel. Karena itu, para peneliti berpikir varian tersebut mungkin lebih menular. Ada juga beberapa bukti awal antibodi kemungkinan tidak mengenali varian P.1, yang dapat menyebabkan infeksi ulang.

- Apakah vaksin ampuh?

Tidak ada bukti kuat saat ini yang menunjukkan bahwa vaksin tidak akan ampuh melawan varian Brasil. Namun, para ilmuwan meningkatkan kemungkinan bahwa varian ini dapat menghindari antibodi, yang akan mempengaruhi keefektifan vaksin saat ini.

4 dari 7 halaman

Varian Inggris (B.1.1.7)

- Kapan dan di mana ditemukan?

Varian ini pertama kali ditemukan di Inggris, khususnya di London dan dekat Kent, pada September 2020. Kadang-kadang disebut varian " Kent" . Varian ini menyebar dengan cepat di Inggris, Denmark, dan Irlandia sejak Desember.

- Menyebar ke mana?

Puluhan negara termasuk AS menemukan infeksi virus varian ini. Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) merilis model prakiraan pada awal Januari yang mengindikasikan varian ini bisa menjadi varian dominan di AS pada Maret.

- Apa perbedaannya?

Varian Inggris tampak lebih menular daripada varian yang biasa. Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson juga mengatakan varian ini mungkin lebih mematikan dari mutasi sebelumnya.

- Apakah vaksin ampuh?

Konsensus ilmiah menyebut vaksin akan tetap efektif melawan mutasi ini karena inokulasi tersebut memicu serangkaian antibodi penetral dan respons sistem kekebalan lainnya. Perusahaan bioteknologi Pfizer dan Moderna mengatakan vaksin mereka tampaknya bekerja melawan varian ini.

5 dari 7 halaman

Varian Afrika Selatan

- Kapan dan di mana ditemukan?

Mutasi ini, yang dikenal sebagai B1.351, ditemukan di Afrika Selatan pada awal Oktober dan diumumkan pada Desember, ketika menteri kesehatan negara tersebut mengatakan varian ini tampak lebih banyak menginfeksi anak muda dibandingkan varian sebelumnya. Varian ini mungkin menyumbang lonjakan kasus infeksi dan angka rawat inap di seluruh Afrika Selatan.

- Menyebar di mana saja?

Mutasi ini diidentifikasi di puluhan negara, di antaranya Kanada, Australia, dan Israel.

- Apa perbedaannya?

Mutasi ini memiliki beberapa kesamaan dengan varian Inggris, dan seperti varian itu, tampaknya varian ini lebih mudah ditularkan. Namun tak ada bukti varian ini lebih mematikan. Mantan Direktur Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA), Scott Gottlieb menyatakan varian ini mungkin lebih resisten terhadap terapi antibodi.

- Apakah vaksin ampuh?

Pakar penyakit menular ternama AS, Dr Anthony Fauci mengatakan vaksin mungkin memiliki dampak yang berkurang terhadap varian ini, tetapi mungkin masih akan efektif. Moderna mengatakan vaksinnya ampuh melawan varian Afrika Selatan, dengan peringatan penting: Antibodi yang ditimbulkan oleh vaksin juga kurang efektif dalam menetralkan mutasi ini saat diteliti di laboratorium.

Profesor mikrobiologi klinis Universitas Cambridge, Ravindra Gupta menemukan dalam sebuah penelitian terhadap orang dewasa yang lebih tua bahwa respons imun yang dipicu oleh vaksin Pfizer kurang efektif terhadap varian Inggris. Fauci mengatakan, vaksin juga mungkin kurang efektif melawan varian Afrika Selatan.

6 dari 7 halaman

Varian Denmark (L452R)

- Kapan dan di mana ditemukan?

Varian ini terdeteksi di Denmark pada Maret.

- Telah menyebar ke mana?

Mutasi ini menyebar di California Utara dan dihubungkan dengan wabah di panti jompo, lapas, dan sebuah rumah sakit di wilayah San Jose. Varian ini juga terkonfirmasi di California Selatan dan belasan negara bagian.

- Apa perbedaannya?

Belum jelas apakah varian ini lebih menular atau mematikan daripada mutasi virus yang dominan.

- Apakah vaksin bakal efektif?

Beberapa ilmuwan berpendapat varian ini mungkin lebih resisten terhadap vaksin karena mutasinya ada pada protein lonjakan, yang memungkinkan virus menempel pada sel. Tetapi para ilmuwan juga mengatakan diperlukan lebih banyak penelitian sebelum mereka dapat menarik kesimpulan.

 

7 dari 7 halaman

Varian asli (D614G)

- Di mana dan kapan ditemukan?

Mutasi ini, dikenal para ilmuwan sebagai " G" , ditemukan di China pada Januari 2020. Varian G menyebar cepat melalui New York City dan Eropa.

- Telah menyebar ke mana saja?

Mutasi “ G” telah menyebar di mana-mana. Pada Juli, sekitar 70 persen dari 50.000 genom virus corona yang diunggah oleh para peneliti di seluruh dunia ke basis data bersama membawa varian tersebut.

- Apa perbedaannya?

Menurut beberapa ilmuwan, mutasi ini secara signifikan lebih mudah ditularkan daripada jenis virus yang asli. Itu karena varian ini memiliki paku (ujung tajam) empat hingga lima kali lebih banyak di permukaannya. Paku tersebut memungkinkan virus untuk menempel dan menginfeksi sel. Tetapi ilmuwan lain masih menentang transmisi yang lebih besar.

- Akankah vaksin ampuh?

Varian G merupakan varian dominan saat uji coba vaksin dilakukan pada 2020. Vaksin Pfizer dan Moderna menunjukkan keampuhan 95 persen dalam uji coba.

 

Beri Komentar