Terungkap, Kelompok yang Berisiko Alami Kondisi 'Long Covid'

Reporter : Mutia Nugraheni
Senin, 26 Oktober 2020 15:39
Terungkap, Kelompok yang Berisiko Alami Kondisi 'Long Covid'
Pasien Covid-19 akan merasakan gejala lebih dari 4 minggu, bahkan setelah hasil PCR/ swab test menunjukkan tanda negatif.

Dream - Pasien yang mengalami gejala Covid-19 berat selama lebih dari empat minggu, dikenal dengan istilah 'long covid'. Penelitian di Inggris mengungkap fenomena 'long covid' dialami sekitar 5% dari pasien Covid-19.

Mereka akan terus mengalami gejala selama delapan minggu atau lebih, bahkan setelah hasil swab test/ PCR sudah negatif. Para peneliti mengidentifikasi dua kelompok penderita 'long covid'.

Ada kelompok yang mengalami gejala pernapasan, seperti batuk dan sesak napas, ditambah kelelahan dan sakit kepala. Kelompok lain mengalami gejala di banyak bagian tubuh, seperti jantung berdebar-debar, masalah usus, kesemutan atau mati rasa, dan brain fog.

" Penting bagi kami untuk menggunakan pengetahuan yang kami peroleh dari gelombang pertama pandemi untuk mengurangi dampak jangka panjang gelombang kedua. Ini akan membuka jalan bagi uji coba intervensi awal untuk mengurangi efek jangka panjang," ujar Dr. Claire Steves, tim peneliti COvid-19 di King's College London, dikutip dari WebMD

 

1 dari 4 halaman

Penderita 'long covid' memiliki kemungkinan dua kali lebih besar untuk kambuh setelah mereka pulih, dibandingkan dengan mereka yang tidak mengalami 'long covid'. Rupanya dari penelitian terungkap sekitar 22% pasien Covid-19 yang berusia lebih dari 70 tahun lebih berisiko mengalami Long covid, dibandingkan dengan pasien yang berusia 18 hingga 49 tahun.

Terkuak 4 Alasan Orang Suka Pakai Masker© MEN

Pasien perempuan juga lebih mungkin menderita long covid daripada pria - 15% berbanding 10%. Pada beberapa kondisi Covid-19 bisa sembuh dengan cepat, meskipun gejalanya masih dirasakan.

Lebih baik mencegah daripada mengobati. Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

2 dari 4 halaman

Seberapa Efektif Jaga Jarak Kurangi Risiko Tertular Covid-19? Yuk Simak

Dream - Salah satu protokol kesehatan yang selalu digaungkan demi mencegah penularan Covid-19 saat berada di ruang publik adalah selalu menjaga jarak atau social distancing. Jarak yang dianjurkan antara 1 hingga 2 meter.

Social distancing harus dilakukan bersamaan dengan mengenakan masker dan mencuci tangan pakai sabun selama 20 detik. Mungkin Sahabat Dream bertanya-tanya, seberapa efektifkah jaga jarak mencegah penularan Covid-19?

Seberapa Efektif Jaga Jarak Kurangi Risiko Tertular Covid-19? Yuk Simak© MEN

Penting diketahui kalau Covid-19 menyebar terutama di antara orang-orang yang melakukan kontak dekat untuk waktu yang lama. Penyebaran terjadi ketika orang yang terinfeksi virus tersebut batuk, bersin, atau berbicara.

Percikan (droplet) baik dari mulut atau hidung terbang ke udara dan mendarat di mulut atau hidung orang di sekitarnya. Tetesan juga bisa dihirup ke paru-paru. Dikutip dari CDC (Centers for Disease Control and Prevention/ Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit) Amerika Serikat, studi terbaru menunjukkan bahwa orang yang terinfeksi tetapi tidak memiliki gejala kemungkinan besar juga berperan dalam penyebaran COVID-19.

 

 

3 dari 4 halaman

Hal itu membuat orang terinfeksi dan tak ada keluhan dapat menyebarkan virus sebelum mereka tahu bahwa mereka sakit. Untuk itu sangat penting untuk menjaga jarak setidaknya 1,5 meter.

INFOGRAFIS: Jaga Jarak Aman, Jangan Sampai Bersentuhan!© MEN

Jaga jarak juga harus diterapkan pada orang yang dikenal dekat dan tampak sehat. Pasalnya, kita tak bisa mengetahui kondisi orang positif Covid-19 secara kasat mata. Pencegahan adalah yang utama.

 

4 dari 4 halaman

Jarak sosial juga membantu meminimalisir risiko untuk bersentuhan dengan permukaan yang terkontaminasi dan orang yang terinfeksi di luar rumah. Paling aman, hindari kerumunan atau tempat ramai.

Bila terpaksa ke area yang ramai, usahakan untuk menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain setiap saat, dan kenakan masker. Masker sangat penting pada saat jarak fisik sulit dilakukan.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID-19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

 

Beri Komentar