Tetangga Dekat Positif Covid-19? Beri Bantuan, Jangan Dikucilkan

Reporter : Mutia Nugraheni
Minggu, 18 Oktober 2020 16:45
Tetangga Dekat Positif Covid-19? Beri Bantuan, Jangan Dikucilkan
Jika ada petugas melakukan contact tracing, maka warga sekitar rumah harus memberikan informasi sejelas dan sejujur mungkin.

Dream - Siapa pun kini bisa tertular Covid-19 karena banyak kasus yang tanpa gejala. Hal ini membuat penderitanya tak menyadari kalau dirinya sudah terinfeksi dan menularkannya ke orang lain.

Pada beberapa kasus pasiennya diminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumah karena RS lebih diprioritaskan untuk mereka yang memiliki riwayat penyakit dan berisiko mengalami pemburukan. Nah, bagaimana jika ada tetangga yang positif Covid-16 dan harus isolasi di rumah?

Mendengar kabar tetangga dekat terkena Covid-19 mungkin akan sedikit menimbulkan kepanikan. Terutama jika Sahabat Dream pernah kontak dekat sebelumnya. Biasanya, jika di satu daerah terdapat pasien Covid-19 yang harus diisolasi, petugas Satgas Covid-19 akan memberitahu pengurus RT setempat.

Nantinya pihak RT akan memberi tahu warga lain untuk lebih waspada. Jika ada petugas melakukan contact tracing, maka warga sekitar rumah harus memberikan informasi sejelas dan sejujur mungkin demi mencegah penularan yang lebih luas.

 

1 dari 4 halaman

Wilayah perumahan juga sebaiknya segera dilakukan disinfektan. Terapkan juga protokol kesehatan yang lebih ketat, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Sikap waspada memang perlu tapi jangan sampai mereka tertular Covid-19 dikucilkan.

Akan sangat baik jika sesama tetangga saling memberi dukungan. Bisa mengirimkan makanan, minuman, jamu, masker, vitamin atau mungkin buku untuk dibaca pasien selama diisolasi di rumah selama 14 hari.

 

2 dari 4 halaman

Bantuan untuk pasien tentunya harus diberikan dengan menerapkan jaga jarak. Barang atau makanan yang akan diberikan bisa ditaruh di pagar atau teras. Hal ini mengingat pasien dan keluarga tak bisa keluar dengan bebas untuk berbelanja bahan makanan.

Lakukan juga video call untuk tetap menjalin komunikasi.Kehangatan tetangga dan dukungan dari banyak orang tentu akan berdampak positif bagi pasien. Pada gilirannya hal ini akan meningkatkan imunitas dan mempercepat proses pemulihan.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

3 dari 4 halaman

Perhatikan Hal Ini Saat Naik Taksi Online Demi Terhindar Covid-19

Dream - Transportasi online di situasi pandemi seperti sekarang tetap dicari dan dibutuhkan. Terutama bagi orang yang pekerjaannya memiliki mobilitas tinggi atau mereka yang memiliki keperluan untuk pergi ke suatu tempat.

© Dream

Sahabat Dream harus menggunakan taksi online di saat pandemi? Pastikan melakukan protokol kesehatan karena mobil digunakan banyak orang secara bergantian. Kita taidak tahu bagaimana kondisi penumpang sebelumnya.

Jangan sampai kita tertular Covid-19 karena lalai dalam melakukan protokol kesehatan. Hal yang pertama harus dilakukan saat naik transportasi online adalah siapkan masker, hand sanitizer dan disinfectant spray.

 

4 dari 4 halaman

Setelah tak terlalu beraroma menyengat baru masuk mobil. Usahakn duduk bersilangan dengan pengemudi, jangan di belakang. Tetap gunakan masker saat berbicara, jangan dilepas.

Buka sedikit jendela mobil, sekitar 7-8 cm agar udara bisa mengalir dan ventilasi tetap terjaga. Gunakan alat pembayaran non tunai, untuk meminimalisir kontak. Sesampainya di tujuan, cuci tangan dengan sabun.

Cuci Tangan Pakai Sabun Masih Sulit Dilakukan di Indonesia, Ini Sebabnya© MEN

Buka masker dan ganti dengan masker yang baru. Akan lebih baik segera mandi menggunakan dan ganti baju. Semprot juga tas dan barang bawaan dengan disinfektan spray.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar