Tren Makser Miss V, Amankah?

Reporter : Putu Monik Arindasari
Rabu, 5 Mei 2021 09:11
Tren Makser Miss V, Amankah?
Bukan hanya perawatan wajah, perawatan organ intim perempuan seperti vagina pun tak luput dari pengaruh tren ini.

Dream - Industri kecantikan yang berkembang pesat membuat banyak tren perawatan untuk menjaga kecantikan bermunculan. Bukan hanya perawatan wajah, perawatan organ intim perempuan seperti vagina pun tak luput dari pengaruh tren ini.

Masker vagina mennjadi salah satu perawatan yang booming akhir-akhir ini. Prosedur masker vagina atau vulva diklaim mampu mencerahkan serta melembapkan area sekitar vagina.

Terdengar unik, produk masker vagina yang biasa disebut vulva mask ini memiliki beragam variasi dan merek. Sekilas, masker vagina sama seperti sheet mask yang biasanya dipakai untuk perawatan wajah.

Masker vagina diklaim memiliki empat tahapan yaitu tahap menenangkan, membuang racun, mencerahkan, serta melembapkan vulva. Prosedur masker ini menargetkan vulva yang menjadi bagian paling luar dari vagina.

Dengan teknologi inframerah yang menghasilkan arang aktif, masker unik ini dianggap dapat menghilangkan kusam pada kulit serta mengatasi warna kulit yang tidak merata.

1 dari 2 halaman

Perlukah Menggunakan Makser Vagina?

Masker pada Vagina© Shutterstock

Vagina sejatinya adalah organ tubuh dengan mekanisme self cleaning machine yang mampu membersihkan dirinya sendiri. Mekanisme ini membuat organ intim tersebut tak perlu dibersihkan dengan sabun pembersih kewanitaan maupun masker vagina.

Vagina dan vulva memang tidak memerlukan tambahan zat atau alat tertentu untuk merawatnya, namun apabila muncul gejala infeksi seperti keluarnya cairan vagina yang abnormal, terasa gatal, timbul jerawat hingga masalah lain kamu harus segera berkonsultasi dengan dokter. Menempelkan masker dengan banyak zat kimia di dalamnya bukan solusit yang tepat.

2 dari 2 halaman

Bersiko Menimbulkan Alergi

Vagina termasuk bagian tubuh yang sensitif. Penggunaan sabun, deterjen, lubrikan, hingga panty liners saja bisa memicu alergi. Pengaplikasian masker yang perlu didiamkan selama beberapa menit, tentu lebih rentan memicu alergi.

Masker pada Vagina© Shutterstock

Walapun terbuat dari bahan alami, masker vagina berpotensi menyebabkan reaksi alergi. Gejala alergi ditandai dengan munculnya rasa gatal, terbakar serta kulit yang tampak kemerahan.

(Sumber: sehatq.com)

Beri Komentar