Tren Steam Miss V Harus Dihindari, Ini Bahayanya

Reporter : Cynthia Amanda Male
Selasa, 5 Oktober 2021 12:12
Tren Steam Miss V Harus Dihindari, Ini Bahayanya
Berikut pendapat para ahli.

Dream – Sangat banyak perawatan wanita yang bisa dilakukan di salon maupun klinik kecantikan. Jumlah perawatan pun terus bertambah seiring dengan perkembangan teknologi.

Tidak hanya wajah, perawatan di klinik kecantikan juga dilakukan untuk area kewanitaan. Baru-baru ini, sejumlah selebritas memamerkan perawatan miss V terbaru, yaitu steam vagina. Dilansir Byrdie, V-steaming atau Yoni-steam merupakan perawatan spa kuno untuk vagina perempuan.

Meski telah dipopulerkan oleh sejumlah selebritas, perawatan ini belum memiliki latar belakang ilmiah. Sejumlah sumber membahas seputar bahaya steam vagina yang harus dihindari.

Untuk itu, dokter kandungan akan membahas bahaya fisik dan psikologis dari steam vagina serta bagaimana perawatan yang baik untuk dilakukan.

1 dari 4 halaman

Apa itu steam vagina?

Masalah Pada Miss V© Shutterstock

Isu mengenai kebersihan vagina bukanlah hal baru. Diskusi mengenai topik ini meningkat terlihat dari jenis produk yang ditujukan untuk kesehatan vagina semakin beragam.

Salah satu perawatan yang paling populer adalah spa untuk vagina atau yang dikenal sebagai steaming vagina. Perawatan tersebut ditujukan untuk mengompres permukaan vulva.

“ Biasanya air dan campuran minyak atsiri atau rempah-rempah dimasukkan ke dalam steamer. Seseorang duduk di atas uap dengan kaki terbuka, sehingga membiarkan uap mencapai daerah vulva atau miss V,” jelas Sara Twogood, dokter kandungan asal Los Angeles dan Co-Founder Female Health Education.

Kim Langdong, dokter kandungan di Ohio menambahkan, steam miss V melibatkan proses di mana air panas diuapkan yang mengandung berbagai herbal karena dianggap dapat meredakan kram dan masalah pencernaan serta membantu proses penyembuhan.

2 dari 4 halaman

Kenapa banyak yang melakukan perawatan tersebut?

Miss V merupakan organ yang bisa membersihkan dirinya sendiri. Sehingga, timbul pertanyaan mengapa orang melakukan perawatan tersebut?

“ Sebagian besar adalah marketing,” kata Twogood. Menurutnya, perawatan ini menjadi populer ketika Gwyneth Paltrow membahasnya.

Akan tetapi, tren ini juga memperbesar kekhawatiran orang tentang miss V. Kelly Culwell, dokter kandungan yang bekerja dengan WHO dan Planned Parenthood menambahkan, kekhawatiran tentang perawatan miss V pada dasarnya tidak terlalu bermasalah karena ini merupakan hal yang belum didasari oleh penelitian.

Ada banyak masalah kesehatan dihadapi wanita dengan organ reproduksinya seperti infeksi miss V, endometriosis atau kram parah saat menstruasi, yang tidak memiliki banyak diagnosis atau pilihan pengobatan.

“ Namun, banyak sekali merek atau selebriti yang memanfaatkan kondisi ini dan berusaha mencari solusi diluar pengobatan umum,” ujar Kelly.

Menurut Twogood, masalahnya adalah ketika praktik seperti perawatan ini dipasarkan sebagai cara non-medis untuk meningkatkan kesehatan miss V.

“ Saya pernah mendengar beberapa pasien saya melakukannya karena penasaran atau hanya karena ingin mencobanya,” katanya.

Sebagian pasiennya juga berjuang dengan apa yang mereka anggap sebagai keputihan tidak normal dan ingin mengetahui apakan steam miss V bisa mengatasi hal tersebut.

Sementara Culwell mengatakan steam miss V belum memiliki bukti keberhasilan dan tidak masuk akan secara anatomi logis.

Ia menambahkan, miss V merupakan ruang potensial yang berarti dinding tertutup satu sama lain kecuali ada sesuatu yang dimasukkan ke dalam.

Uap tidak dapat ‘membuka’ miss V, sehingga uap tidak akan masuk terlalu jauh ke dalam. Jika itu terjadi, serviks dirancang untuk menjaga hal-hal keluar dari rahim untuk mencegah infeksi.

Kesimpulannya, uap tidak dapat masuk ke dalam rahim. Twogood menambahkan, tidak ada dukungan medis untuk perawatan tersebut. “ Ini tidak dipelajari dengan cara yang kuat meskipun marketing menjanjikan lebih dari yang bisa diberikan oleh perspektif medis,” tegasnya.

3 dari 4 halaman

Bahaya vaginal steaming

Masalah Pada Miss V© Shutterstock

Selain tidak efektif, steam miss V juga membawa bahaya fisik dan psikologis. “ Uap ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan bakteri alami di dalam miss V yang menyebabkan iritasi atau vaginosis bakteri,” kata Culwell.

Steam miss V juga dapat menyebabkan luka bakar. “ Ada laporan iritasi kulit dan bahkan luka bakar pada kulit kelamin karena panas,” jelas Twogood.

Menurut Langdon, perawatan ini bisa membakar jaringan halus yang ada di dalam miss V atau biasa disebut mukosa. “ Ini jauh lebih tipis dari kulit dan juga mudah menyerap bahan kimia. Herbal adalah bahan kimia yang dapat mengiritasi jaringan ini dan membuat anda rentan terhadap jaringan,” ujarnya.

Masalah lain adalah infeksi. Panas menyebabkan infeksi jamur dan membuat bakteri berbahaya lainnya tumbuh serta mengatasi mikrobioma normal miss V. Selain itu, peralatan yang digunakan dalam semua prosedur dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.

Terdapat pula bahaya psikologis terkait dengan steam miss V yang digarisbawahi oleh praktiknya. “ Satu studi melihat pemasaran dan promosi steam miss V. Ditemukan bahwa itu cocok dengan tema umum pemasaran perawatan vulvovaginal lainnya bahwa alat kelamin wanita perlu diperbaiki, sehingga perlu dibantu dengan produk atau layanan ini,” ujar Twogood.

4 dari 4 halaman

Alternatif perawatan lain

Twogood mendorong para wanita untuk menjaga kebersihan miss V dengan melakukan cara sederhana yang bisa diterapkan sehari-hari. Jangan menggunakan produk wewangian pada miss V seperti sabun, tampon beraroma, atau pembalut, dan kenakan pakaian yang menyerap keringat.

Selain itu, gantilah pembalut setiap 4 jam sekali. Berendam dalam air bersuhu ringan selama 10 hingga 15 menit tiga kali sehari dapat membantu mengatasi masalah miss V.

“ Biarkan miss V. Tidak perlu dibersihkan. Hanya alat kelamin luar (vulva, labia, perineum) yang perlu dibersihkan dengan sabun dan air hangat, lalu bilas,” jelas Langdon.

Menurut Culwell, miss V merupakan organ luar biasa yang bisa membersihkan diri sendiri. Miss V memiliki keseimbangan bakteri yang menjaga pH dalam kisaran asam yang menangkal infeksi lain.

Keputihan juga membantu menjaga miss V tetap sehat dengan mengupas sel-sel tua dan lender. Hal terbaik untuk vulva adalah membersihkannya dengan air biasa atau sabun tanpa pewangi dan hanya pada bagian luar.

Dia juga menggarisbawahi pentingnya mengenakan pakaian dalam berbahan katun, mencuci mainan seks secara teratur, dan menghindari memasukkan apapun ke dalam anus atau vagina tanpa mencucinya terlebih dahulu.

Mengingat tidak ada manfaat dari steam miss V, Culwell merekomendasikan orang-orang untuk melakukan cara sederhana atau berbicara dengan dokter jika memiliki gejala yang mungkin bermasalah. Pasti ada pilihan yang lebih baik daripada steam miss V.

Laporan: Elyzabeth Yulivia

Beri Komentar