Viral! Penjelasan Ilmiah Dokter Soal Asal Usul 'Pelakor'

Reporter :
Minggu, 26 November 2017 12:02
Viral! Penjelasan Ilmiah Dokter Soal Asal Usul 'Pelakor'
Banyak yang penasaran, mengapa pelakor ini bisa dengan mudahnya menghancurkan rumah tangga. Ternyata...

Dream - Kasus perselingkuhan dalam rumah tangga selalu saja berujung tak menyenangkan. Ada yang berakhir dengan kekerasan dalam rumah tangga, penelantaran anak, hingga perceraian.

Kini banyak juga pasangan yang mengumbar aib suami atau istri sendiri dan selingkuhannya di media sosial atas nama mengungkap fakta yang sebenarnya.

Seiring semakin seringnya isu perselingkuhan muncul, istilah 'pelakor' yang merupakan singkatan dari perebut laki orang jadi sangat populer. Banyak yang penasaran, mengapa pelakor ini bisa dengan mudahnya menghancurkan rumah tangga.

Bisa suami yang meninggalkan istri dan anak-anaknya begitu saja atau istri yang melupakan keluarga demi bersama dengan pria idaman lain. Dokter Yudhistya, spesialis Obstetri dan Ginekologi, yang praktik di RSUD Moewardi, Surakarta, Solo, punya penjelasan tersendiri soal fenomena " pelakor" ini.

" Saya awalnya awam dengan istilah ini. Tapi lama-lama jadi tahu. Pelakor ini sudah ada sejak zaman dahulu kala, tidak akan hilang sampai kapan pun. Pada intinya pertanyaannya adalah:
Kenapa manusia tidak bisa berpasangan hanya dengan satu orang saja? Kenapa manusia ga bisa monogami saja? Kenapa manusia harus selingkuh? Kenapa manusia butuh yang lain?," ungkap dr. Yudhis dalam status Facebooknya yang kemudian jadi viral.

Menurut dr Yudhis, perselingkuhan terjadi karena....

1 dari 2 halaman

4 Pemicu Datangnya Pelakor

Menurut dr. Yudhis, berdasarkan penelitian ilmiah berjudul " Perceptions of Primary and Secondary Relationships in Polyamory"  yang dipublikasi dari situs jurnal ilmiah journals.plos.org, ada empat kesimpulan yang bisa ditarik mengapa perselingkuhan bisa terjadi.

1. Ada orang yang memang tak bisa hidup dengan satu pasangan

Dari penelitian diketahui satu dari lima orang memang tak bisa bermonogami. Jadi memang pembawaannya tak bisa setia.

2. Bentuknya bermacam-macam

Perselingkuhan bentuknya bisa bermacam-macam, ada yang terbuka ada juga yang diam-diam.

3. 'Norma' tetap di pasangan pertama

Biasanya fokus keluarga, rumah dan keuangan tetap di pasangan yang pertama. Pasangan yang kedua dan berikutnya hanya unggul dalam hubungan seksual.

4. Perempuan dan laki-laki memilikikecenderungan selingkuh yang sama

Mereka yang polyamor (mencintai dua pasangan atau lebih) ternyata bisa keduanya: laki-laki dan perempuan. Berarti ada juga " pebinor" atau perebut bini orang.

 

2 dari 2 halaman

Cara Cegah Pelakor Tak Datang

" Nah, dari jurnal itu disebutkan motivasi laki-laki mencari perempuan lain, atau perempuan mencari laki-laki lain sebagai " serep" adalah seks. Seks lah motivasi utama,"  ungkap dr. Yudhis.

Ia pun mengingatkan baik suami atau istri untuk selalu menjaga kepuasan seksual pasangannya. Hal ini demi menangkal adanya perselingkuhan hanya gara-gara seks.

" Kalau untuk berumahtangga, berkeluarga, dsb, tetap dengan yang pertama. Jadi, mungkin, jika Anda tidak ingin pasangan Anda mendua: puaskanlah dia dalam hal hubungan seksual,"  pesannya.

 

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone