Pakaian Baru Wajib Cuci Sebelum Dipakai, Ini Penyebabnya

Reporter :
Jumat, 26 Juli 2019 08:12
Pakaian Baru Wajib Cuci Sebelum Dipakai, Ini Penyebabnya
Jangan biarkan kesehatan kulit jadi taruhannya.

Dream - Banyak orang cenderung malas mencuci pakaian baru karena menganggapnya bersih. Anggapannya baju baru pasti dalam keadaan bersih ternyata keliru. Justru baju yang baru dibeli wajib dicuci sebelum dipakai.

Jika masih membandel, kesehatan Sahabat Dream bakal jadi taruhannya.

Diketahui pewarna dispersi pada pakaian baru banyak mengandung zat yang memicu alergi. Kulit bisa jadi bermasalah, mengalami ruam parah.

" Pewarna dispersi kemungkinan ada di level yang lebih tinggi dalam pakaian baru yang tak dicuci. Ketika kontak dengan kulit bisa memicu dermatitis alergi," kata Susan Nedorost, profesor dermatologi dari Case Western Reserve University, seperti dikutip dari Time.

1 dari 6 halaman

Segera Cuci

Demi terhindar dari alergi kulit yang parah, Susan menyarankan untuk selalu mencuci pakaian baru.

Kita juga tidak tahu bagaimana proses pengemasan dan pengiriman. Bisa jadi pakaian tersebut terpapar zat lain yang bisa memicu gatal pada kulit.

 Cuci pakaian

" Dengan mencuci pakaian baru, kita mungkin menghilangkan sedikit risiko paparan pewarna," kata Nedorost.

2 dari 6 halaman

Picu kanker?

Sementara itu, Ulrika Nilsson, peneliti Stockholm University menyebutkan nitroanilin dan benzothialozes, dua senyawa kimia muncul dalam pakaian yang berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan, termasuk kanker.

 Cuci pakaian

Bahan kimia tersebut bisa saja masuk ke dalam kulit. Saat menyebar ke udara lalu terhirup dan kondisi ini lama-kelamaan bisa mengancam kesehatan secara jangka panjang.

Nilson mengatakan, untuk selalu mencuci pakaian baru sebelum dikenakan. Mencuci pakaian baru dapat mengurangi kandungan bahan kimia, terutama bahan kimia residu yang mungkin tersisa dari proses pembuatan pakaian.

(Sah, Laporan Komarudin/ Liputan6.com)

3 dari 6 halaman

Efek Membersihkan Alat Makeup dengan Sabun Cuci Piring

Dream - Mungkin kamu suka memakai make up setiap hari. Tapi, apakah kamu membersihkan kuas atau spons make up secara rutin? Membersihkan kuas atau spons make up menjadi rutinitas penting agar wajah tidak beruntusan.

 Sabun Cuci Piring Bisa Dimanfaatkan untuk Bersihkan Barang Ini

Spons dan kuas make up yang jarang dibersihkan secara rutin akan menjadi sarang bakteri maupun kuman akibat sisa make up. Maka dari itu, kamu perlu membersihkannya secara rutin. Paling tidak, seminggu sekali jika jarang memakai make up.

" Kalau aku pribadi, setiap orang harus memakai satu spons dan kuas. Jangan dipakai di berbagai orang. Tapi kalau dipakai sendiri, harus dicuci setiap kali dipakai. Jangan seminggu sekali, nanti jadi sarang bakteri," ujar Makeup Artist Selebriti, Dhirman Putra, di Goodrich Suites, Jakarta Selatan, pekan lalu.

4 dari 6 halaman

Bisa Hilangkan Minyak, Tapi...

Kamu bisa mencucinya menggunakan sabun bayi. Untuk mencuci spons make up, gunakan sabun bayi yang cair. Sedangkan untuk kuas makeup, gunakan sabun bayi batangan.

" Sebenarnya, pakai sabun cuci piring lebih bagus untuk mengangkat semua minyak. Tapi kalau keseringan, bulu kuasnya rontok dan kuasnya cepat rusak. Pori-pori sponsnya tiba-tiba jadi besar."

Saat darurat, kamu pun bisa menggunakan spray pembersih kuas makeup. Namun, kuas atau spons tidak akan bersih secara maksimal. Jadi, cucilah spons dan kuas make up setiap selesai memakai make up. " Kalau bisa, pakai sabun khusus untuk membersihkan kuas dan sponsnya," tutup Dhirman. 

5 dari 6 halaman

Bahaya Pakai Jeans Berkali-kali Tanpa Dicuci

Dream - Jeans jadi fashion item yang wajib dimiliki semua orang. Celana model ini mudah dipadukan dengan berbagai atasan dan bisa dipakai untuk suasana kasual maupun semi formal.

Banyak yang beranggapan, makin belel jeans maka tampilannya makin keren. Salah satu cara untuk membuatnya terlihat belel adalah dengan tidak mencucinya.

Sahabat Dream termasuk yang jarang sekali mencuci jeans? Memang, jeans tak boleh terlalu sering dicuci, tapi jangan sampai jeans tersebut malah menimbulkan masalah kesehatan di kemudian hari.

Bagi kamu yang memiliki kulit sensitif, sangat dianjurkan mencuci jins lebih sering. Terutama jika menggunakan di udara panas dan berkeringat. Jika jeans sangat kotor, akan dengan mudah memicu gatal.

 Bahaya Menakutkan Terlalu Lama Pakai Celana Jeans Ketat

Pertumbuhan bakteri dan jamur pun tak bisa dihindari. Hal yang paling 'mengerikan' adalah tumbuhnya infeksi di organ intim karena jeans yang kotor.

Menurut Adrienne Haughton, direktur dermatologi klinis dan kosmetik di Stony Brook Medicine, seseorang yang memiliki eksim, luka terbuka, hingga kulit kering, lebih rentan mengalami infeksi bakteri.

Selain itu, minyak di jeans bisa menyebabkan jerawat atau folikulitis. Menurut pakar kebersihan Jolie Kerr, direkomendasikan untuk mencuci celana jeans setelah lima sampai sepuluh kali pemakaian.

 Tips Memakai Celana Jins untuk Hijabers

Untuk cara tepat mencuci jins, cek dulu apakah jins sudah bau, terlihat kotor, atau kendur. Jika ada tanda-tanda seperti itu, tidak masalah mencucinya dengan mesin cuci.

6 dari 6 halaman

Bisa dicuci dengan tangan

Apabila ingin mempertahankan jins tetap awet, cuci dengan bagian dalam di luar dan gunakan tangan untuk membersihkannya.

" Orang-orang yang tidak pernah mencuci, mengatakan bahwa mencuci akan menghancurkan denim dan menyebabkan warna memudar, tapi yang mereka tinggalkan seperti penumpukan kotoran, kulit, minyak tubuh alami, dan kotoran lingkungan, juga menyebabkan bahan rusak," kata Kerr seperti dikutip dari Esquire.

Laporan Giovani Dio/ Sumber: Liputan6.com

Beri Komentar
Intip Harga dan Spesifikasi Mobil Dinas Baru Jajaran Menteri Jokowi