Warga Jakarta, Ini Lokasi Vaksin Covid-19 Gratis 24-25 Juni

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 24 Juni 2021 10:48
Warga Jakarta, Ini Lokasi Vaksin Covid-19 Gratis 24-25 Juni
Cari tahu syarat dan cara pendaftarannya.

Dream - Lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia saat ini naik drastis. Pada 23 Juni 2021, kembali membuat rekor dengan 15.308 penambahan kasus dalam sehari. Vaksinasi adalah langkah penting untuk melindungi diri dari Covid-19.

Memang, tidak 100 persen melindungi, tapi setidaknya jika pun terpapar gejalanya tidak berat. Bagi warga DKI Jakarta yang belum mendapat vaksin, bisa mendatangi banyak lokasi untuk mendapat vaksin gratis.

Khususnya bagi warga Jakarta Timur bisa datang ke SD Fransiskus 3, Kayu Putih, Kec. Pulo Gadung, Jakarta Timur pada 24 Juni - 25 Juni, lalu pada 28 Juni 2021. PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) mengadakan Sentra Vaksinasi COVID-19 untuk masyarakat secara gratis bekerja sama dengan Dinas Kesehatan serta SD Fransiskus III.
umum.

Pelaksanaan Program Vaksinasi ini dapat dilakukan dengan pendaftaran melalui KlikDokter. Akses link http://bit.ly/kd-vaksin-pulogadung, kemudian memilih tanggal vaksinasi, mengisi alamat email, mengisi data diri, memilih jam kedatangan untuk vaksinasi, lalu submit.

 

1 dari 5 halaman

Setelah data di submit, maka KlikDokter akan mengkonfirmasi peserta, menginfokan tanggal kedatangan peserta dan mengkonfirmasi kedatangan peserta vaksin melalui email atau whatsapp. Setelah tahap vaksinasi pertama selesai, KlikDokter tetap akan mengingatkan untuk vaksin kedua melalui whatsapp dan push notifikasi lewat aplikasi KlikDokter.

Bagi masyarakat yang memiliki KTP non DKI akan tetapi domisili Jakarta bisa mengikuti program vaksinasi ini dengan membawa surat keterangan domisili dari pihak pengurus warga setempat yaitu RT dan RW atau surat keterangan kerja yang menyatakan bahwa peserta tersebut benar berdomisili di wilayah/alamat yang ditempati saat ini.
Pada surat domisili dapat dilengkapi dengan cap basah resmi dengan masa surat yang masih berlaku. Adapun peserta vaksin yang bisa mengikuti Program Vaksinasi COVID-19 yang diselenggarakan KlikDokter harus memenuhi syarat sebagai berikut:
- Usia 18 -59 tahun.
- Membawa KTP/Surat Keterangan Kerja/Domisili di Jakarta (bagi pemilik KTP non Jakarta)
- Dalam kondisi sehat, tidak batuk / pilek / demam / sesak nafas dalam tujuh hari terakhir
- Jika Calon penerima merupakan penyintas COVID-19, diperbolehkan mengikuti vaksinasi minimal 3 bulan setelah dinyatakan negatif
- Calon penerima tidak sedang menderita penyakit jantung / liver / ginjal kronis atau melakukan prosedur cuci darah
- Tidak dalam proses pengobatan kanker / gangguan pembekuan darah / pengobatan defisiensi imun / sedang transfusi darah
- Calon penerima berkondisi atau punya riwayat penyakit epilepsi / diabetes melitus/ HIV / penyakit paru (asma, PPOK) dalam keadaan terkontrol
- Tidak menerima vaksinasi lain dalam kurun waktu sebulan terakhir
- Pemeriksaan kesehatan final akan dilakukan di lokasi vaksinasi oleh tenaga kesehatan.

Vaksin Kalbe© Vaksin Kalbe

" Pemerintah tidak dapat bekerja sendirian, pihak swasta perlu membantu secara penuh agar program vaksinasi pemerintah dapat mencapai target 1 juta vaksin per hari sehingga dapat memunculkan herd immunity di masyarakat," kata Mulia Lie, Direktur PT Kalbe Farma Tbk dalam keterangan resminya.

 

 

 

 

2 dari 5 halaman

Vaksin Covid-19 yang Ada Bisa Tangkal Varian Delta India? Ini Kata Ahli

Dream - Varian baru virus corona baik Alpha (Inggris) maupun Delta (India) menjadi perhatian di tengah lonjakan kasus baru di tiga kota Indonesia, termasuk Jakarta. Varian ini disebut memiliki daya penularan tinggi dibandingkan virus Corona di awal masa pandemi.

Profesor Zubairi Djoerban, anggota Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memberikan penjelasan melalui akun Twitter pribadinya @ProfesorZubairi perihal vaksinasi Covid-19.

" Vaksin melindungi kita dari varian ini? Kabar baiknya iya. Studi di Inggris terhadap belasan ribu orang yang terinfeksi Delta mengungkap itu," kata Zubairi dalam cuitannya, Rabu 16 Juni 2021.

3 dari 5 halaman

Gejala Berbeda dari Varian Lama

Dalam cuitannya, ia membeberkan data mengenai penemuan pertama varian Delta yakni di Jakarta dan Jawa Tengah dengan total kasus 104. Sedangkan untuk gejala yang dirasakan pasien, berbeda dengan varian Corona pertama.

" Ada bukti studi yang menunjukkan kalau gejala varian ini beda dengan varian jadul, seperti demam, batuk, dan kehilangan penciuman. Varian Delta atau yang baru, gejalanya lebih banyak sakit kepala, tenggorokan dan pilek. Seperti kena flu berat.," tulisnya.

Zubairi pun menerangkan, varian Delta lebih cepat menularan lantaran memiliki mutasi yang membantu penyebaran sekaligus bisa menghindari sistem imunitas tubuh mausia secara parsial.

4 dari 5 halaman

Vaksinasi Ampuh Tangkal Covid-19

Menjamurnya varian Delta ini memunculkan pertanyaan tentang efektivitas vaksinasi Covid-19 yang selama ini disuntikkan kepada masyarakat. Terkait kekhawatiran itu, Zubairi memastikan hasil studi di Inggris terhadap belasan ribu orang yang terinfeksi varian tersebut.

" Pfizer-BioNTech memberikan 96 persen perlindungan, sementara AstraZeneca memberikan 92 persen.," jelasnya.

Ia pun menghimbau agar pemerintah dan masyarakat tetap patuh terhadap protokol kesehatan. Tak hanya itu, monitoring dan evaluasi secara berkala juga menjadi kunci penting penanggulangan pandemi.

 

5 dari 5 halaman

Varian Delta

Varian Delta dari virus Covid-19 pertama kali diidentifikasi di India. Varian ini telah terdeteksi di 74 negara dan terus menyebar dengan cepat di tengah kekhawatiran bahwa virus tersebut akan menjadi dominan di seluruh dunia.

Wabah varian Delta telah dikonfirmasi di Cina, AS, Afrika, Skandinavia, dan negara-negara lingkar Pasifik, termasuk di Indonesia. Para ilmuwan melaporkan bahwa virus varian ini lebih menular serta menyebabkan penyakit yang lebih serius.

Beri Komentar