Waspada, Ini Cara Bedakan Benjolan Kanker di Tubuh

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Kamis, 30 Januari 2020 17:12
Waspada, Ini Cara Bedakan Benjolan Kanker di Tubuh
Benjolan pada kanker disebabkan oleh tumor, jaringan abnormal yang muncul akibat sel yang membelah diri secara berlebihan.

Dream - Benjolan pada tubuh kerap menjadi gejala dari suatu penyakit. Termasuk pada jenis kanker tertentu seperti limfoma dan kanker payudara. Namun tidak semua benjolan pada tubuh bersifat kanker.

Benjolan pada kanker disebabkan oleh tumor, jaringan abnormal yang muncul akibat sel yang membelah diri secara berlebihan. Tumor yang berpotensi pada kanker merupakan jenis tumor ganas.

" Tumor ada yang jinak dan ganas, nah yang ganas itu namanya kanker. Kenapa disebut ganas karena dia punya sifat menyebar. Makanya setiap tumor harus dikelola dengan baik," ujar Dr. dr. Ikhwan Rinaldi, Sp.PD-KHOM, Ahli Hematologi Onkologi Medik RSCM, di acara 20 Tahun Eugenia Communications, Jakarta, Kamis 30 Januari 2020.

Selain tumor, benjolan pada tubuh juga bisa disebabkan oleh kista. Jika tumor berbentuk seperti jaringan lunak, kista merupakan kantung berisi cairan dan umumnya bersifat tidak ganas.

1 dari 1 halaman

Ciri-ciri Benjolan Kanker

Benjolan yang mengarah pada kanker punya ciri khas. Pergerakan bisa menjadi salah satu pertimbangan. Benjolan yang berbahaya cenderung tidak bergerak dan menetap di bawah kulit.

 Benjolan© shutterstock.com

Pada tahap perabaan, benjolan juga terasa keras karena berisi jaringan tumor padat. " Ketika diraba biasanya tidak nyeri, kecuali sudah besar dan mendesak jaringan di sekitarnya," kata dr. Ikhwan.

Jika menemukan benjolan asing pada tubuh, pasien sebaiknya langsung pergi ke dokter untuk melakukan biopsi. Pasalnya, tak semua benjolan merupakan kanker. Benjolan harus ditinjau untuk memastikan potensi dan jenis kanker atau hanya tumor jinak.

" Tanpa mngetahui hasjl biopsi, dokter tidak bisa bertindak. Prosedurnya harus seperti itu, tidak bisa ditentukan kanker atau bukan hanya berdasarkan gambaran (imaging) saja, seperti CT Scan, PET Scan atau pun MRI," tegasnya.

Beri Komentar