Anak Belajar Puasa, Waspada Dehidrasi

Reporter : Kusmiyati
Selasa, 17 Juni 2014 10:43
Anak Belajar Puasa, Waspada Dehidrasi
Mengajarkana anak berpuasa menurut dr. Tirta sebaiknya bertahap dan perlu perhatian lebih. Masalah dehidrasi pada anak jangan disepelekan yah bunda, karena berisiko kehilangan kesadaran.

Dream - Tak sedikit orangtua yang mengajarkan buah hatinya untuk berpuasa sejak usia dini. Hal itu dinilai boleh-boleh saja tetapi para orangtua perlu lebih waspada soal dehidrasi.

" Untuk anak sebaiknya ajarkan secara bertahap dahulu. Ada hal yang paling penting untuk diperhatikan yaitu dehidrasi pada anak," kata Ketua Yayasan Gerakan Masyarakat Sadar Gizi, Tirta Prawitasari dalam perbincangan dengan Dream.co.id.

Mengapa pelajaran dehidrasi begitu penting? Karena dapat mengakibatkan kehilangan kesadaran bahkan berisiko koma.

Dehidrasi pada anak merupakan hal yang paling dikhawatirkan ketika memaksaakan untuk berpuasa selama 12 jam. Anak yang baru memasuki tahap belajar berpuasa terkadang sungkan mengatakan tidak kuat menjalaninya. Untuk itu orangtua perlu peka dan mengawasi agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

" Kadang anak malu dan tidak enak untuk mengatakan tidak kuat puasa kepada orangtuanya, maka itu perlu perhatian ekstra. Dewasa dan anak-anak kan berbeda saat sahur orang dewasa mengerti asupan apa yang dibutuhkan sedangkan anak-anak tidak," ujarnya.

Menahan haus selama beberapa jam membuat anak mudah dehidrasi akibat gerak geriknya yang masih aktif. " Anak-anak yang perilakunya masih aktif lari sana-sini membuat tubuhnya mudah dehidrasi, terlebih saat sahur malas makan banyak dialami anak-anak," lanjutnya.

Orangtua harus cermat mengenali sifat dan sikap anak ketika memang tidak kuat melanjutkan berpuasa.

Jika anak sudah memperlihatkan gejala-gejala dehidrasi seperti bibir kering, susah buang air kecil dan muka pucat maka sebaiknya tidak memaksakan anak meneruskan berpuasa. (Ism)

Beri Komentar
Kenangan Reza Rahadian Makan Siang Terakhir dengan BJ Habibie