Waspada Keputihan, Bisa Jadi Penyakit Kewanitaan

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Kamis, 14 Maret 2019 15:45
Waspada Keputihan, Bisa Jadi Penyakit Kewanitaan
Meski terbilang wajar, keputihan bisa menjadi tanda penyakit kewanitaan. Hal ini dipicu karena...

Dream - Keputihan sangat wajar dialami wanita. Data Jurnal Skala Husada menunjukkan 75 persen wanita Indonesia pernah mengalami keputihan minimal sekali dalam hidupnya.

Meski terbilang wajar, keputihan tak lantas bisa disepelekan. Dalam beberapa kasus, keputihan bisa menjadi tanda penyakit kewanitaan. Hal ini dipicu karena faktor higienitas yang minim.

 Andalan Feminine Care© Annisa Mutiara Asharini/Dream

" Sewajarnya wanita punya cairan vagina yang berfungsi sebagai pembersih alami. Namun jika sudah berwarna, bau dan menyebabkan gatal itu disebut keputihan," papar Dinda Derdameisya, Dokter Spesialis Aesthetic Gynaecologyst di Jakarta, Rabu 13 Maret 2019.

Keputihan disebabkan oleh infeksi jamur atau bakteri di area intim. Ada juga faktor internal seperti hormon yang kerap dialami remaja dan ibu hamil. Jika dibiarkan, infeksi dapat menyerang saluran kemih wanita.

1 dari 1 halaman

Waspada Jika Keputihan Sampai 3 Hari

Keputihan yang tak kunjung reda selama 3 hari patut diwaspadai. Apabila masih terbilang normal, wanita dapat mengatasinya dengan feminine hygine atau sabun khusus area intim.

 Andalan Feminine Care© Annisa Mutiara Asharini/Dream

" Masih banyak wanita yang memakai sabun biasa yang mengandung basa, padahal vagina butuh pH agar terlindung dari bakteri. Sabun khusus juga mengandung sirih yang berfungsi sebagai antiseptik," kata Maharani Anindita, Brand Manager Andalan Feminine Care.

Andalan Feminine Care Intimate Wash merupakan pembersih area kewanitaan bersertifikasi halal dengan bahan alami chamomile, lidah buaya, sirih dan ekstrak susu.

Rangkaiannya terdiri dari 3 varian dengan khasiat berbeda-beda, Fresh untuk antibakteri, Natural White untuk mencerahkan dan Revitalize untuk meremajakan area kewanitaan.(Sah)

Beri Komentar