WHO Rapat Darurat Bahas Virus Corona, Jumlah Korban Sudah Melebihi Wabah SARS!

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 30 Januari 2020 12:35
WHO Rapat Darurat Bahas Virus Corona, Jumlah Korban Sudah Melebihi Wabah SARS!
WHO mengkaji kemungkinan penetapan status darurat internasional terkait penyebaran virus corona yang sangat cepat.

Dream - Penyebaran cepat virus corona baru, 2019-NCoV- memaksa organisasi kesehatan dunia (WHO) menggelar pertemuan darurat pada hari ini, Kamis, 30 Januari 2020 waktu setempat.

WHO akan mengkaji kemungkinan penetapan wabah corona dalam status darurat internasional setelah jumlah orang terinfeksi virus Corona melebihi SARS yang jadi epidemi pada 2002-2003 lalu.

Para ahli mengutip laman washingtonpost, Kamis, 30 Januari 2020 menilai pengembangan vaksin untuk mencegah virus corona kemungkinan masih akan memakan waktu lama.

Saat ini sejumlah sekolah di Beijing telah diliburkan dan warga asing dievakuasi dari Wuhan, pusat penyebaran wabah corona.

Sejumlah negara di dunia juga telah melarang penerbangan ke China. Di Amerika, maskapai dilarang terbang selama Februari-Maret 2020.

Mengutip data terbaru Wuhan Coronavirus Global Cases buatan John Hopkins University per 29 Januari 2020 jam 09.00 malam, sebagaimana diakses pada 30 Januari 2020 pukul 10.36 WIB, mencatat total infeksi terkonfirmasi sebanyak 7.783 kasus.

(Baca: Update Wabah Virus Corona: 7.783 Terinfeksi, 170 Meninggal, 133 Sembuh)

Kasus terbanyak masih berada di Provinsi Hubei, China, dengan jumlah 4.586. Jumlah kematian tercatat mencapai 170 jiwa. Tetapi, kasus pasien sembuh dilaporkan juga meningkat sebanyak 133 jiwa.

Hingga saat ini, China masih menjadi negara dengan jumlah infeksi corona terbanyak, mencapai 7.678 kasus. Negara berikutnya dengan kasus infeksi cukup banyak yaitu Thailand mencapai 14 kasus, Jepang 11 kasus, Hong Kong dan Singapura masing-masing 10 kasus.

Di Taiwan terdapat delapan kasus infeksi corona. Australia dan Malaysia melaporkan ada 7 kasus pasien terinfeksi corona.

1 dari 3 halaman

Rumah Sakit Khusus Pasien Virus Corona di China Berdiri Kurang Dari 48 Jam

Dream - China bergerak cepat menangani para pasien yang terjangkit wabah virus corona Wuhan. Salah satunya dengan mendirikan rumah sakit khusus.

Menariknya, rumah sakit tersebut berdiri dalam waktu kurang dari 48 jam. Saat ini, rumah sakit yang terletak di dekat Kota Wuhan, Provinsi Hubei ini telah beroperasi.

Rumah sakit itu awalnya merupakan bangunan kosong. Gedung itu lantas disulap menjadi fasilitas perawatan darurat dengan kapasitan 1.000 tempat tidur.

Sejumlah pasien terjangkiti virus corona pun telah dipindahkan ke rumah sakit yang kini dikenal sebagai Pusat Medis Regional Gunung Dabie itu. Kloter pertama dipindahkan pada Selasa, 28 Januari 2020 pukul 10:30 malam waktu China.

2 dari 3 halaman

Sangat Cepat

Melansir World Of Buzz, proses konstruksi sendiri dilakukan sangat cepat dan seefisien mungkin melalui kerja sama beberapa perusahaan kontruksi, utilitas, dan petugas kepolisian.

Wuhan© dream.co.id

Lebih dari 500 pekerja dan lusinan kendaraan berat bekerja tanpa lelah selama dua hari dua malam untuk menyelesaikan pembangunan rumah sakit tepat waktu.

Wuhan© dream.co.id

Pemerintah setempat diketahui membuat program pembangunan rumah sakit itu pada hari Jumat lalu. Pekerjaan konstruksi baru dimulai pada hari berikutnya.

Sedangkan pada Senin kemarin, seluruh bagian rumah sakit mulai dari bangunan, tempat tidur, pasokan air, listrik dan internet yang stabil sudah tersedia dan siap digunakan.

 

3 dari 3 halaman

China Kekurangan Rumah Sakit

Dalam video dari China's Cover News terlihat bagaimana staf medis berlatih guna membiasakan diri sebelum pasien pertama datang.

Wuhan© dream.co.id

Dengan lebih dari 132 korban yang meninggal dan lebih dari 6000 kasus orang yang terinfeksi hingga saat ini, menyebabkan rumah sakit di seluruh China mengalami kekurangan pasokan tenaga medis.

Rumah sakit tidak hanya dipenuhi pasien virus corona yang terus bertambah setiap harinya. Tetapi juga para praktisi medis sendiri yang ikut terjangkit hingga tak sadarkan diri akibat kelelahan.

Beri Komentar