Masjid Di Ukraina (www.beautifulmosque.com)
Dream - Gubernur Dnepropetrovsk, Ukraina, Igor Kolomoisky, berjanji membuka masjid di Kota Dnepropetrovsk. Masjid itu sebelumnya ditutup selama kekuasaan Uni Soviet dan dijadikan sebagai Sekolah Olahraga untuk Olimpiade.
" Igor Kolomoisky, gubernur wilayah, akan mengembalikan masjid itu ke komunitas muslim sesegera mungkin," tutur Wakil Gubernur Boris Filatof, dikutip Dream.co.id dari World Buletin, Sabtu 19 Juli 2014.
Masjid itu dibangun sekitar tahun 1900-an. Namun, pada tahun 1926, penguasa Uni Soviet menyita masjid tersebut dan menjadikannya sekolah olahraga. Dan niat Kolomoisky, yang merupakan seorang Yahudi, untuk mengembalikan masjid itu menjadi pembicaraan hangat di wilayahnya.

Masjid di Kota Dnepropetrovsk
Sumber foto: World Buletin
Di Kota Dnepropetrovsk terdapat sekitar 80 ribu muslim, yang mayoritas etnis Tatar. Komunitas itu telah melakukan lobi untuk membebaskan bangunan itu sejak tahun 2000.
Komunitas muslim di Kota Dnepropetrovsk sangat membutuhkan masjid itu. Sebab, selama ini mereka hanya memiliki satu tempat ibadah, itu pun dalam bentuk rumah warga yang hanya berkapasitas 250 orang.

Masjid Kota Dnepropetrovsk tahun 1900
Sumber: World Buletin
Dua tahun silam, diperkirakan jumlah muslim di Ukraina mencapai 500 ribu jiwa, 300 ribu di antaranya adalah suku Tatar Crimea. Sisanya adalah muslim Volga Tatar, Azeri, Uzbekistan, Turki, Arab, dan Kazakhstan.
Muslim di Ukraina setidaknya memiliki 445 komunitas, 433 menteri, dan 160 masjid di penjuru Ukraina. Kebanyakan masjid saat ini masih dalam proses pembangunan. (Ism)