Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
Bayi Menggunakan Neck Ring.
Dream - Membawa bayi ke baby spa, alasan para orangtua tentu ingin membuat si bayi jadi lebih rileks dan senang. Bayi akan diberi pijatan selama sekitar 30 menit dengan terapis terlatih. Setelah itu diajak bermain dalam air.
Air yang digunakan juga bukan air berkaporit seperti di kolam renang. Tapi air yang selalu diganti dan bersuhu hangat. Ritual ini diklaim bisa membuat bayi lebih tenang dan rileks, serta
memperkenalkan bayi dengan kolam agar ia tak takut air.
Saat bermain dalam kolam, bayi menggunakan neck ring untuk membuatnya tetap mengapung. Penggunaan neck ring ini sebenarnya harus diwaspadai. Birthlight, sebuah badan nirlaba di Inggris yang fokus pada keselamatan keluarga, mengungkap kalau penggunaan neck ring menyimpan risiko yang besar terhadap keselamatan bayi.
" Awalnya bayi merasa terisolasi, ia mengapung sendirian tanpa kontak dengan orang terdekatnya. Lalu lehernya hanya disangga oleh plastik berudara yang bisa membuatnya tegang dan kaku. Ketika ia bergerak, risiko terjungkal ke depan sangat tinggi. Bayi juga bisa kesulitan bernapas," ujar Francoise Freedman, dari Birthlight, seperti dikutip dari Pop Sugar.
Dalam laporannya, Birthlight dan Swimming Teachers' Association (STA) mengungkap kalau penggunaan neck ring secara terus menerus bisa menimbukan risiko gangguan fisik, saraf dan psikologis pada bayi. Penggunaan neck ring ini menurut STA tak dianjurkan terutama untuk bayi di bawah 5 bulan.
Jika memang ingin mengenalkan bayi pada air sebaiknya di bathub atau kolam plastik di rumah dan berendam bersama orangtua dan dalam pengawasan yang maksimal. Untuk ritual baby spa ini STA menganjurkan lebih baik memilih pijatan saja, lalu cukup bilas dengan air hangat.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa