Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
© MEN
Dream - Sarapan bagi anak-anak sebelum sekolah, adalah wajib. Jangan sampai perut anak kosong saat ke sekolah. Kondisi perut yang lapar membuat anak sulit berkonsentrasi saat belajar.
Sayangnya, di Indonesia, masih banyak anak-anak yang tak terbiasa sarapan. Bahkan menurut sebuah penelitian, sekitar 70 persen anak Indonesia tidak sarapan pagi.
" Salah satu cara pengembangan mutu anak adalah pemberian sarapan pagi, tapi 70 persen anak-anak nggak sarapan pagi," ungkap Bambang Hadi Waluyo, Kasubdit Kelembagaan dan Sarana Prasarana Kemdikbud dalam acara 'Program Edukasi Gizi Gerakan Nusantara 2019 Frisian Flag' di Kemendikbud RI, Jakarta Pusat Senin 16 September 2019.
Melalui hasil pre dan post test penyuluhan pada ratusan guru serta murid seputar sikap perilaku gizi, membuktikan bahwa sarapan bisa meningkatkan pengetahuan maupun sikap. Adapun sarapan pagi yang disarankan adalah gizi seimbang, terdiri dari berbagai kelompok makanan dan memenuhi 30 persen dari kebutuhan pangan harian.
© Dream
" Sesuai dengan isi piringku. Lebih lengkap lebih bagus. Kalau terlalu sederhana ya kurang. Minimal 3 warna di piring," kata Ahmad Syafiq, Pakar Gizi dari Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan Universitas Indonesia.
Ia pun menganjurkan sarapan tidak lebih dari jam 9 pagi agar tidak mengantuk dan lebih bersemangat sekolah.
" Anak tidur 8-10 jam tidak mengonsumsi apapun, jadi butuh energi untuk beraktivitas. Teorinya, sarapan membuat orang tidak mengantuk, justru sebaliknya. Kalau sudah sarapan dan masih ngantuk, khawatir terkena anemia," kata Ahmad.
© Dream
Dream - Memastikan anak-anak memulai hari dengan sarapan yang sehat, jadi hal yang tak mudah. Durasi yang pendek untuk menyiapkan makanan, ditambah si kecil belum semangat untuk makan, dan orangtua juga sibuk berkejaran dengan waktu.
Akhirnya, makanan instan tinggi lemak dan gula jadi pilihan utama. Kebiasaan sarapan tak sehat ini berkaitan erat dengan risiko penyakit diabetes, jantung dan penyakit lainnya di kemudian hari saat mereka dewasa.
Lalu apa menu sarapan praktis dan sehat untuk anak? Ahli gizi British Dietetic Association (BDA) dan ahli diet anak, Aisling Pigott, menyarankan tiga menu ini. Cepat disiapkan dan kaya gizi.
© Dream
Jika sereal adalah hal yang paling disukai anak, cari yang rendah gula dan kadar seratnya tinggi. Ada juga yang yang kadar gulanya rendah, untuk itu selalu baca informasi gizi dalam kemasan.
" Sereal terbaik adalah yang berbasis bahan gandum. Padukan dengan susu dan potongan buah segar, cukup jadi bahan bakar anak untuk memulai hari," ujar Pigot, seperti dikutip dari Huffington.
© Dream
Pigott mengatakan sarapan yang ideal terdiri dari karbohidrat, protein dan buah-buahan dan sayuran. " Sarapan seimbang yang sangat sehat adalah gandum (tanpa tambahan), susu dan buah di atasnya, seperti pisang atau buah beri," katanya.
Tidak harus rumit menyiapkannya. Menu tersebut merupakan pilihan bagus dan akan membuat anak tetap berenergi sampai siang.
© Dream
Jika mencari menu yang kaya protein, olahan telur adalah jawabannya. Bisa membuat omelet atau menjadikannya isian roti. Jika punya cukup banyak waktu, bisa membuat campuran tahu telur kukus sayuran. Asupan protein yang tinggi akan membuat si kecil kenyang lebih lama dan penting untuk 'makanan' otaknya.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya