Minggu, 18 Oktober 2026 Cari

Penanganan Awal Pada Kecelakaan yang Sering Menimpa Si Kecil

Reporter : Mutia Nugraheni
Senin, 3 Juli 2017 14:06
 Penanganan Awal Pada Kecelakaan yang Sering Menimpa Si Kecil
Kepanikan pasti muncul, tapi sebaiknya Anda tahu apa yang harus dilakukan untuk memberikan pertolongan pertama sebelum membawanya ke rumah sakit.

Dream - Anak-anak sangat aktif terutama balita yang sulit sekali menerima 'batasan'. Mereka tak akan berhenti berlarian atau memegang barang berbahaya jika belum mengalami sakit. Pengawasan kita sebagai orangtua pun kadang lengah.

Kecelakaan tak bisa dihindarkan. Mulai dari jatuh, kepala terbentur, reaksi alergi, hingga tergores dan berdarah. Kepanikan pasti muncul, tapi sebaiknya Anda tahu apa yang harus dilakukan untuk memberikan pertolongan pertama sebelum membawanya ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala terbentur
Saat bermain lompat-lompatan, sepada atau berlarian, anak jatuh dan kepalanya terbentur. Jika muncul kemerahan atau biru, segera kompres dengan es yang taruh dalam kain. Mungkin akan terasa sakit tapi akan meredakan bengkaknya. Namun jika anak kehilangan kesadaran, pusing, disertai muntah dan sulit berjalan, pastikan posisi tubuhnya tidak berubah. Segera telepon ambulans dan tim medis untuk menjemput. Bisa jadi ada luka di dalam kepala.

Reaksi alergi
Alergi bisa bermacam-macam dan mungkin tak Anda sadari. Bukan hanya gatal-gatal atau kemerahan, tapi juga batuk, sesak napas, diare hingga pingsan. Untuk itu jika anak memiliki riwayat alergi selalu sedia obat antialergi di rumah dan selalu hindari pencetus. Obat antihistamin biasanya cukup aman, tapi jika reaksi alergi yang muncul hingga membuat anak sesak napas, harus segera dibawa ke UGD.

Luka benda tajam
Kulit anak tergores benda tajam seperti kaca, pisau atau benda lainnya, darah akan banyak keluar. Jika tak terlalu dalam, tutup luka dengan kain bersih untuk menghambat pendarahan. Tekan lembut selama beberapa detik dan lepaskan. Jika luka ringan biasanya akan reda dengan sendirinya. Tapi jika cukup dalam dan darah tak berhenti mengalir segera periksakan ke dokter.

 

Beri Komentar