5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Ilustrasi SIM Di Malaysia. (Foto: World Of Buzz)
Dream – Bagi seseorang yang ingin mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM), harus mengikuti tes mengemudi. Tak semua orang lolos. Namun bagi yang tak mau ribet, ada pula yang melalui 'jalan belakang'.
Kalau memiliki SIM dengan nembak, tak jarang orang akan meragukan kemampuan seseorang dalam mengemudi dan memahami rambu-rambu lalu lintas.
“ Fenomena” ini tak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di Malaysia. Di negeri tetangga itu, ada juga pengendara yang mengurus SIM dengan cara 'tembak'.
Dikutip dari World of Buzz, Sabtu 15 September 2018, Menteri Perhubungan Malaysia, Anthony Loke, mengatakan bahwa ada 14 ribu SIM ilegal. Loke mengatakan belasan ribu SIM “ tembak” ini melibatkan “ orang dalam” di Departemen Transportasi Darat.
Ada 12 petugas yang dicekal oleh Komisi Anti Korupsi Malaysia, termasuk wakil direktur dan asisten penegak hukum di Departemen Perhubungan Darat di Perlis, Perak, Negeri Sembilan, Sabah, dan Sarawak.
Loke mengatakan, kasus ini merupakan pelanggaran berat dan meminta komisi antirasuah Malaysia untuk memproses 12 pejabat ini.
“ Saya serahkan pada kebijakan petugas antikorupsi untuk menyelidiki kasus ini dan membawa pelaku ke pengadilan,” kata dia.
SIM ilegal ini, kata Loke, diperoleh dengan membayar sejumlah uang tanpa harus melalui tes tulis dan praktik. Dengan cara ini, seseorang tinggal duduk manis dan menunggu SIM jadi.
“ Itu lebih berbahaya dan lebih buruk dari SIM ‘duit kopi’,” kata dia.
Menurut Loke, sindikat ini berani menawarkan jasa ilegal kepada masyarakat. Jika ingin melalui “ jalur belakang”, seseorang yang ingin memiliki SIM harus membayar 2.500-3 ribu ringgit (Rp8,9 juta—Rp10,72 juta).
Komplotan ini akan meminta kontak orang itu di kantor Departemen Perhubungan Darat untuk memproses SIM dengan biaya tertentu.
Dia berkata, para pemegang SIM ilegal ini adalah orang Malaysia dan orang Tiongkok. Mereka diminta untuk menyerahkan SIM ilegal kepada Unit Integritas Departemen Perhubungan Darat.
Para pemegang SIM tembak ini diberikan waktu sebulan. Jika menyanggupi, Loke berjanji tidak akan menuntutnya. “ Jika tidak, kami akan mencari mereka dan akan mengambil tindakan hukum,” kata dia.
Dream – Untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) seseorang harus melewati serangkaian ujian, mulai tes tertulis hingga praktik berkendara. Mau tidak mau tahapan itu harus dilalui sebelum dinyatakan lulus dan mendapat lisensi berkendara tersebut.
Tapi ada pula, lo, orang yang enggak mau ribet. Mereka menempuh jalur ilegal dengan memanfaatkan jasa calo. Risikonya, harus merogoh kocek dalam-dalam. Untuk mendapat SIM A lewat calo ada yang harus membayar Rp800 ribu. Ada juga yang sampai Rp1 juta-Rp1,5 juta.
Sementara, untuk SIM C, biaya yang dikeluarkan via calo sebesar Rp500 ribu—Rp800 ribu. Untung-untung mereka tidak tertangkap oleh polisi karena mengurus SIM melalui jalur yang tidak sesuai peraturan.
Padahal, kalau mengurus sendiri, uang yang dikeluarkan juga lebih sedikit. Enggak percaya?
Dilansir dari setkab.go.id, Rabu 5 September 2018, biaya penerbitan SIM baru telah diatur di Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Biayanya sangat terjangkau, bahkan bisa seperlima dari biaya penerbitan SIM C via calo.
Karena terbit setiap lima tahun sekali, otomatis perpanjangannya juga lima tahun sekali. Biayanya juga terjangkau.
Ini rinciannya:
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?