Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Shutterstock
Dream - Sahabat Dream yang hobi memasak pasti ingin dapur yang nyaman ketika hendak mengolah masakan apapun. Kondisi dapur rapi, bersih, serta peralatan yang lengkap bagi sebagian orang akan menjaga mood memasak tetap positif dan bersemangat.
Apalagi sejak masa pandemi yang lalu banyak orang lebih banyak beraktivitas di dapur karena harus memasak selama di rumah saja.
Tingginya kebutuhan memasak di masa pandemi juga berdampak pada menjamurnya pembelian alat masak baru. Permintaan semakin tinggi untuk beberapa jenis alat dapur di Indonesia.

“ Dapur menjadi pusat ketika pandemi. Dan pembelian alat-alat dapur meningkat hingga 3 kali lipat,” jelas Anil Narula, Managing Director, Bosch Home Appliances di Indonesia pada Annual Press Conference Bosch, Jumat 17 Juni 2022.
Menurut Anil, ada beberapa alat dapur yang paling laris selama dua tahun pandemi ini di Indonesia.
“ Alat dapur yang paling tinggi adalah oven, pembeliannya mencapai 3 kali lipat,” jelas Anil.
Alat masak satu ini tentu sangat dibutuhkan selama pandemi. Semua mengutamakan higienitas pada saat maraknya penyebaran virus Covid-19. Jadi segala makanan yang biasa dibeli seperti roti ataupun kue pun dibuat sendiri di rumah.
Untuk membuat aneka kue tentunya dibutuhkan oven. Tak hanya itu, oven juga bisa untuk memanggang dan digunakan untuk beragam menu masakan.
Mesin cuci piring kini jadi primadona selama pandemi Covid-19. Hal ini karena higienitas menjadi prioritas, apalagi untuk peralatan makan dan memasak.

“ Banyak orang yang sulit membersihkan piring dengan maksimal, biasanya kalau nyuci dengan tangan masih sisa lemak atau sabun. Dengan mesin cuci piring jadi lebih bersih dan higienis karena disiram dengan air hangat,” tambah Anil.
Tingginya permintaan alat dapur dan peralatan rumah tangganya membuat Bosch mendekatkan diri kepada pelanggannya. Brand ini menyediakan produk Bosch di berbagai platform e-commerce dan toko elektronik besar agar lebih mudah dijangkau.

“ Sejalan dengan itu, kami juga berencana untuk meluncurkan gerai Bosch Home Appliances pertama di Indonesia,” tambah Anil.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya