5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Ilustrasi
Dream - Ada sikap dan perlakuan yang sering dilakukan pada anak-anak sehingga jadi kebiasaan dan dianggap bukan masalah. Tapi dampaknya justru sebaliknya, terutama pada anak balita yang masih belum bisa mengekspresikan emosi dan keinginannya dengan baik.
Bagi Anda para orangtua sebaiknya mengajarkan anak batasan dan latih anak mengungkapkan perasaannya ketika mereka tidak suka. Terutama ketika disentuh atau dipeluk orang lain yang tak dikenal dekat dengannya.
Memaksa pelukan
Jangan pernah memaksa anak untuk memeluk atau mencium orang lain. Jika memang anak melakukannya dengan senang hati, maka ia akan melakukannya. Memaksa anak hanya akan membuatnya merasa tertekan dan ia jadi bingung batasan pribadi atau privasi.
Tugas anak bukan memenuhi kebutuhan afeksi orang dewasa. Jadi jika ada yang memaksa anak Anda untuk memeluk atau mencium, segera gendong si kecil dan pindahkan ke tempat lain yang lebih 'aman
Gender stereotipe
Tak dipungkiri, lingkungan sekitar sering membedakan anak berdasarkan gender. Padahal, insting anak-anak akan mencoba hal apapun yang dilihat dan dirasa menarik baginya. Biarkan putra Anda bermain masak-masakan dengan sepupu atau temannya.
Jangan larang juga putri Anda ikut bermain bola atau memanjat pohon. Pengalaman main yang didapatkannya akan jauh lebih berharga dibandingkan sekedar menutupi rasa khawatir orangtua.
Mencela kondisi tubuh
'Aduh kamu sudah gendut, jangan minum susu lagi', atau 'Ini kok hidungnya si adik masuk, gak seperti kakaknya'. Ucapan tersebut bagi orang dewasa mungkin dianggap hanya candaan ringan, tapi bagi anak bisa membuatnya jadi tak percaya diri.
Anak bisa menarik diri dan merasa tak secantik atau setampan teman atau saudaranya. Jangan pernah mencela kondisi tubuh anak apapun alasannya.
Sumber: Huffingtonpost
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman