Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Foto: Ilustrasi/Shutterstock
Dream - Seiring menurunnya kasus COVID-19 dan pelonggaran kebijakan pemerintah tiap negara terhadap perjalanan dan wisata, membuat masyarakat bisa kembali traveling.
Termasuk masyarakat Indonesia yang telah lalu-lalang bandara lokal maupun internasional untuk menghabiskan momen liburan bareng sahabat dan keluarga.
Bahkan kenaikan wisawatan Indonesia untuk pergi ke luar negeri naik 10 kali lipat dibandingkan tahun lalu. Nilai ini didapatkan setelah Traveloka menggelar Epic Sale beberapa waktu lalu.
Ada tiga negara tetangga yang paling banyak dikunjungi masyarakat Indonesia dalam kurang waktu satu tahun ini, di antaranya Singapura, Malaysia dan Thailand.

Foto: Shutterstock
" Ini menunjukkan semakin tumbuhnya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan di tengah semakin terkendalinya situasi dan pelonggaran kebijakan pemerintah," kata Albert, Co-Founder, Traveloka.
© Foto: Ilustrasi/Shutterstock
Ketiga negara itu menjadi destinasi favorit masyarakat Indonesia karena tidak lagi memberlakukan tes PCR (Real Time Polymerase Chain Reaction) dan karantina untuk keluar masuk negara tersebut.
Selain itu juga, jarak tempuh yang hanya memakan beberapa jam jadi alasan pelancong memilih untuk mencoba traveling ke luar negeri dengan mendatangi tiga negara tetangga.
Singapura menjadi negara yang favorit masyarakat Indonesia karena di sana banyak tempat-tempat shopping dan tempat wisata keluarga yang menarik.

Foto: Shutterstock
Tak beda jauh dari Singapura, Malaysia dan Thailand juga banyak dikunjungi sebagai tempat untuk shopping karena harga barang yang ditawarkan lebih murah dibanding di Indonesia.
© Foto: Ilustrasi/Shutterstock
Selain tiga negara itu yang banyak dikunjungi, ternyata dari Traveloka Epic Sale itu menunjukan data masyarakat Indonesia tetap memilih staycation sebagai salah satu pilihan berlibur.

Foto: Shutterstock
Bahkan saat libur sekolah di Juni hingga Juli sudah banyak hotel-hotel yang dibooking dengan menggunakan Pay Later.
" Traveloka juga mencatat penggunaan PayLater tertinggi selama periode Epic Sale untuk transaksi hotel sepanjang semester pertama 2022," ucapnya.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya