8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Bayi Prematur
Dream - Bayi dengan berat lahir rendah (BBLR) tentunya menimbulkan kekhawatiran para orangtua. Saat hamil kenaikan berat janin tak signifikan, lalu saat lahir termasuk BBLR dan berat badannya harus 'dikejar' agar tumbuh kembangnya optimal.
Bayi dikatakan lahir dengan berat badan rendah jika beratnya antara 1.500 gram sampai dengan 2.500 gram. Jika lahir dengan berat badan tersebut dokter biasanya akan menyarankan untuk menyusui secara maksimal atau memberi susu formula tambahan agar berat badan bayi naik dan bisa tumbuh dengan baik.
Lalu apa pemicu bayi lahir dengan berat badan rendah?
Prematur
Bayi yang lahir kurang dari usia kehamilan 37 minggu, berat badannya cenderung rendah. Bayi-bayi yang lahir prematur memang harus mendapat perawatan dan perhatian khusus. Bukan
hanya untuk mengejar berat badannya dalam level normal tapi juga fungsi organ-organ vitalnya. Pemicu kelahiran prematur ini juga harus dicari tahu untuk mencegah terjadi kelahiran
prematur pada persalinan selanjutnya.
Malnutrisi
Penting bagi ibu untuk memperhatikan asupan nutrisi saat hamil. Jangan sampai kurangi mengonsumsi protein dan lemak omega 3. Seperti telur, daging, dan kacang-kacangan. Protein dan lemak ini sangat penting untuk meningkatkan berat badan bayi dan pertumbuhan syaraf janin.
Darah tinggi
Pada ibu yang memiliki kecenderungan darah tinggi atau tekanan darahnya meningkat saat hamil maka risiko suplai nutrisi dan oksigen pada bayi akan terhambat. Kondisi ini biasa disebut dengan preeklampsia yang berdampak buruk pada fungsi plasenta penyuplai nutrisi. Berat janin pun jadi rendah karena nutrisi yang masuk melalui plasenta tak bisa maksimal.
Sumber: Momjunction
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO