Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Ilustrasi
Dream - Kecemasan pada anak bisa dipicu banyak hal. Jika anak sudah bersekolah bisa jadi ada masalah di sekolah yang tak Anda ketahui. Bisa juga karena ada hal lain. Terkait kecemasan yang mereka alami sebenarnya bisa terlihat dari perubahan sikapnya.
Jika Anda melihat tanda-tanda ini pada buah hati, bisa jadi ia sedang menyimpan kepanikan dan kecemasan mendalam. Sebaiknya segera bantu dia mengatasi masalahnya.
Gejala fisik
Kecemasan bukan hanya berdampak kondisi psikologis tapi juga fisik. Pada beberapa kasus, ada juga masalah kesehatan yang dialaminya seperti sembelit, muntah tanpa sebab, tak nafsu makan. Ketika Anda membawanya ke dokter pemeriksaan menunjukkan tak ada masalah. Hal ini merupakan tanda yang jelas kalau anak sedang stres atau mengalami masalah yang sangat menyita pikirannya. Cobalah ajak dia bicara dalam suasana santai, agar anak mau 'berbagi' sedikit masalahnya.
Menolak untuk pergi ke sekolah
Biasanya anak suka sekali pergi ke sekolah, ia juga punya banyak teman. Tapi mendadak anak mogok sekolah, malas bangun atau cemberut saat harus berangkat. Ini bisa jadi tanda kalau anak sedang menghadapi masalah di sekolah. Mungkin Anda bisa mencari tahu seputar keadaan anak di sekolah melalui guru, orangtua murid lain atau bisa menanyakannya langsung pada buah hati.
Mudah marah
Kemarahan juga jadi tanda kalau anak sebenarnya menyimpan kecemasan. Ia bisa saja marah pada hal apapun. Kecemasan yang dialami akan sangat mudah memancing emosi. Jika anak sangat mudah marah, cobalah mengajaknya duduk tenang dan menarik napas dalam-dalam. Setelah ia tenang, baru ajak berbicara dan coba kenali emosi dan masalah yang dialaminya untuk sama-sama mencari solusi.
Sumber: Today's Mama
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari