Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sejumlah Pengendara Motor Saat Tengah Mengisi Bahan Bakar Di Salah Satu SPBU Di Kuningan, Jakarta, Senin (19/1/2015). (Liputan6.com/Miftahul Hayat)
Dream – Tak hanya pengendara mobil, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) juga berpengaruh terhadap pengendara sepeda motor. Apalagi jika kedaraan roda dua itu setia menemani aktivitas setiap hari.
Meski tangki BBM motor lebih kecil dari mobil, kenaikan harga BBM tentu membuat pengeluaran bertambah.
Menyiasati kenaikan itu, para pemotor yang terbiasa mengonsumsi Pertamax, mungkin akan balik ke jenis BBM yang oktannya lebih rendah. Bisa Pertalite atau Premium.
Mereka yang punya motor boros BBM, bisa jadi mengandangkan motornya atau yang lebih ekstrem mengganti kuda besinya.
Selama ini memang ada anggapan jika motor skuter matik (skutik) lebih boros dibandingkan motor bebek atau motor laki.
Tapi benarkah anggapan tersebut?
Dikutip Dream dari Liputan6.com, Senin 15 Oktober 2018, ternyata alasan motor matic lebih boros tak sepenuhnya karena mesin atau alasan teknis dari kuda besi tanpa persneling itu.
Sebuah motor matic bisa menjadi boros justru sangat dipengaruhi dengan cara kita merawat motor matic kesayangan.
Pertama, terlalu lama memanaskan mesin
Pengendara skutik harus memanaskan motor agar oli mesin merata pada keseluruhan mesin. Tapi, memanaskan mesin yang terlalu lama juga akan menjadikan motor lebih boros bensin.
Kedua, jarang ganti oli
Mengganti oli dalam waktu tertentu memang wajib dilakukan. Jika terlambat mengganti oli, kerja mesin akan berat sehingga lebih banyak bahan bakar yang terpakai untuk membuat mesin tetap bekerja.
Ketiga, filter udara kotor
Terdengar remeh, tapi filter udara ini membuat aliran udara ke ruang bakar menjadi tidak lancar. Efeknya, proses pembakaran tak sempurna. Hasilnya, boros BBM.
Keempat, sering gas pol
Kesalahan banyak orang adalah main gaspol untuk mendapatkan percepatan instan. Ini mempengaruhi konsumsi BBM. Sebisa mungkin putar gas dengan perlahan, jangan dadakan langsung gas kencang.
Nah dengan menghindari kebiasaan buruk itu konsumsi BBM mesin matic kamu diharapkan lebih irit.
(Sumber: Liputan6.com/Herdi Muhardi)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun