Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Masalah Kulit
Dream - Kondisi pandemi corona Covid-19 tak terasa sudah hampir lebih dari dua bulan. Sahabat Dream pastinya jadi lebih banyak di rumah.
Selama kondisi ini berlangsung, kita juga lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan. Berbagai perubahan pola hidup pun ikut terjadi di kalangan masyarakat dunia. Seperti mulai berolahraga di dalam rumah, dan melakukan perawatan kulit alami.
Meski di rumah saja dan tidak langsung terpapar sinar matahari di luar ruangan, ternyata kulit kita tetap tidak terlepas dari efek berbahaya lho, Sahabat Dream. Melansir dari Boldsky, berikut beberapa bahaya yang bisa terjadi pada kulit saat berada di dalam rumah. Wajib diwaspadai nih.

1. Efek Blue Light
Bahaya yang bisa timbul meski kita tetap di rumah saja adalah efek blue light. Blue Light dipancarkan oleh layar gadget yang sering digunakan seperti laptop, ponsel, TV dan tablet. Paparan yang berkepanjangan dapat berkontribusi pada melemahnya penghalang pada kulit, terjadinya hiperpigmentasi, dan penuaan dini pada kulit. Dalam kasus ekstrim, kondisi ini juga dapat menyebabkan kanker kulit.
Karena kondisi pandemi yang mengharuskan kita lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, penggunaan gadget pun jadi lebih meningkat. Untuk mengurangi efek blue light, sebaiknya kita mengistirahatkan diri dari gadget. Jika terpaksa akibat kondisi pekerjaan, kamu bisa menggunakan filter blue light untuk meminimalkan dampak buruknya pada kulit.
2. Sinar Matahari
Seperti yang kita ketahui, paparan sinar matahari juga berkontribusi besar merusak kulit. Meski di dalam ruangan, ternyata bahaya ini tetap mengancam. Kita tetap memerlukan perlindungan matahari untuk menjaga kulit. Sinar matahari memiliki banyak cara untuk menjangkau dan merusak kulit, bahkan sinar matahari dapat meresap melalui jendela kaca.
Untuk mencegah bahaya terpapar sinar matahari, kamu tetap perlu menggunakan pelindung tabir surya minimal SPF 30 di dalam rumah.

3. Malas Merawat Kulit
Ketika di rumah saja, banyak orang menjadi lebih rajin melakukan perawatan kulit. Namun beberapa orang lain malah menjadi malas dan kurang merawat kulit dengan baik. Ketika malas melakukan rutinitas perawatan kulit, kulit akan terlihat kusam dan lelah. Oleh karena itu, penting untuk membersihkan dan memanjakan kulit secara teratur untuk mencegah penumpukan sel kulit mati yang akan menyumbat pori-pori kulit.
Jika kamu merasa kulit menjadi lebih kusam dan kering belakangan ini, bisa jadi itu akibat paparan pendingin udara. Pendingin udara memberi kita banyak kenyamanan tetapi membuat kulit kita juga sangat kering.

Berada di ruangan ber-AC untuk waktu yang lama dapat menghambat keseimbangan kelembapan kulit sehingga menyebabkan berbagai gangguan kulit seperti gatal-gatal dan kemerahan pada kulit. Paparan pendingin ruangan juga bisa memperburuk kondisi jerawat. Oleh karena itu, jika kamu memiliki AC di rumah, aturlah waktu penggunaan AC untuk menyelamatkan kulit dari kemungkinan kerusakan.
Keadaan yang mewajibkan kita berada di rumah saja, membuat banyak artikel yang merilis DIY masker dan perawatan kulit lainnya. Meski menggunakan alami, ada baiknya kamu juga harus memperhatikan kandungan bahan-bahan perawatan. Jika keliru, bukannya mendapatkan kulit yang mulus, sebaliknya kulit bisa iritasi dan menyebabkan kerusakan permanen.
Untuk itu, lakukan penelitian menyeluruh sebelum mempraktikkan berbagai perawatan alami pada wajah. Kamu juga perlu membatasi berapa kali menggunakan DIY pada wajah. Kulit kita perlu istirahat untuk meremajakan dirinya sendiri dan jika kamu mengoleskannya setiap hari, hal itu akan menyebabkan masalah pada kulit. (mut)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya