Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi (Foto: Freepik.com)
Dream – Teknologi semakin maju yang dibuktikan dengan digitalisasi di segala lini, termasuk pendidikan. Perkembangan teknologi ibarat dua mata pisau bagi anak-anak.
Pembelajaran makin efektif dengan pemanfataan teknologi digital. Namun di sisi lain era digital ini juga membawa dampak buruk bagi anak-anak, seperti cyberbullying, pedofilia, pornografi, bahkan kekerasan dan kriminalitas.
Tentu saja peran orangtua dalam mengawasi anak sangat diperlukan. Orangtua setidaknya memiliki pemahaman dan ilmu yang cukup untuk mendidk anak-anak emreka di era digital seperti sekarang ini.
Lantas bagaimana cara mendidik anak di era digital? Berikut 5 cara mendidik anak di era digital untuk mengantisipasi bahaya-bahaya online yang mengancam masa depan anak.
© Ilustrasi (Foto: freepik.com)
Sebagai orangtua, Sahabat Dream perlu mengawasi segala tindakan anak-anak ketika menggunakan gadget untuk berselancar di dunia maya.
Saat berselancar itulah banyak konten negatif bermunculan yang memancing keingintahuan anak. Maka dari itu, sebaiknya kamu menggunakan aplikasi ramah anak sebagai cara mendidik anak di era digital. Banyak pengembang perangkat lunak yang memungkinkan orangtua memasang aplikasi ramah anak melalui parental control.
Aplikasi ramah anak yang bisa kamu pilih sebagai parental control adalah Kaspersky Safe Kids dan Net Nanny. Sedangkan khusus untuk mesin pencari, terdapat aplikasi Kiddle, Kidney dan Wackysafe yang ramah anak dengan tampilan menarik.
Pasang aplikasi tersebut di ponsel pintar yang digunakan khusus untuk anak-anak. Namun kamu perlu menjelaskan kepada anak-anak terkait aplikasi tersebut. Jangan memasang aplikasi secara sembunyi-sembunyi untuk memata-matai anak agar mereka merasa privasinya dihargai oleh orang tua.
Selain itu, ada juga aplikasi ramah anak yang difungsikan untuk belajar tumbuh kembang anak. Contohnya, aplikasi Duolingo dapat digunakan untuk belajar Bahasa, Quick Maths untuk belajar berhitung, PBS Kids Video berisi animasi pembelajaran aktivitas sehari-hari.
© Ilustrasi (Foto: freepik.com)
Cara mendidik anak di era digital adalah dengan menjadi contoh yang baik bagi anak-anak. Sebab, satu tindakan mengalahkan seribu kata-kata. Contoh nyata dari orang tua dalam penggunaan gawai bisa menjadi cara mendidik anak yang efektif di era digital.
Saat menggunakan gawai, bertindaklah yang sopan dan bijak di media sosial karena anak-anak akan meniru kebiasaan orang tua. Tetap batasi penggunaan gawai pada saat di rumah bersama anak-anak.
© Ilustrasi (Foto: freepik.com)
Sebagai pembelajaran di era digital, maka orangtua perlu menyediakan zona bebas teknologi atau penggunaan barang elektronik di rumah. Jadwalkan secara rinci kapan harus makan bersama, ngobrol bersama, menonton televisi, dan berselancar di dunia maya.
Cara mendidik anak di era digital, khususnya dalam pencegahan anak ketagihan smartphone sejak kecil, batasi penggunaan gawai tidak lebih dari dua jam per hari. Temani anak-anak bermain permainankoncensional yang dapat memicu kreativitas anak.
Dengan berbagai kebiasaan tersebut, dapat mendorong jalinan ikatan kuat antara orang tua dan anak.
© Ilustrasi (Foto: freepik.com)
Anak-anak sudah sangat pandai berselancar sendiri di dunia maya. Maka orangtua perlu memberi peringatan agar anak tidak sembarangan menyebarkan hal-hal yang berbau privasi di dunia online.
Beri tahu anak untuk menghindari dan menolak jika ada orang tak dikenal yang meminta foto, video, atau bahkan mengajak bertemu langsung. Karena, dunia online yang tidak digunakan secara bijak sangat rawan penipuan.
© Ilustrasi (Foto: freepik.com)
Ketika anak sudah mulai beranjak remaja, buatlah sebuah kesepakatan penggunaan smartphone. Diskusikan secara baik-baik dengan anak-anak terkait kontrak yang akan ditulis sebagai pegangan dalam penggunaan gadget.
Masukkan ketentuan, larangan, dan sanksi yang akan diterima apabila melanggar ketentuan penggunaan smartphone. Kesepakatan yang dibuat secara tertulis akan menuntun anak untuk bersikap serius. Selain itu mereka juga akan belajar tanggungjawab terhadap kesepakatan bersama.
Itulah 5 cara mendidik anak di era digital yang wajib diketahui oleh para orangtua. Perkembangan teknologi dan digitalisasi sangat mustahil untuk dihindari. Sehingga yang diperlukan adalah kiat-kiat untuk memanfaatkan teknologi secara tepat dan bijak.
Penerapan cara mendidik anak di era digital tersebut di atas dapat mendorong pengetahuan dan pengembangan potensi anak sekaligus sebagai antisipasi dari bahaya online yang semakin marak. (mut)
Sumber: SehatQ
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam