Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Saat merias wajah dan melihat tren, mungkin kamu tidak memikirkan tentang sejarah di baliknya. Padahal, sejarah dan faktanya cukup unik.
Dari mulai kenapa harga makeup bisa menjadi sangat mahal, asal mula lipstik, sampai tren kulit gelap.
Nah seperti apa cerita-cerita di baliknya? Termasuk asal mula slogan Beauty is Pain.
Dilansir dari Makeup.com, berikut fakta menarik seputar dunia kecantikan yang menarik untuk diketahui.
“ Lex Oppia” merupakan hukum di era Romawi yang membatasi seluruh kekayaan dan harta wanita.
Ini berarti makeup mahal, parfum yang diimpor dari Cina maupun Jerman juga dilarang. Untungnya, hukum tersebut dihapus 20 tahun kemudian.

Cat kuku berwarna neon diklaim ilegal di US. Jadi kalau kamu memiliki cat kuku berwarna neon, kemungkinan besar diimpor atau tidak secara langsung dibuat dengan warna tersebut. Hal ini dikarenakan pewarna neon tidak terdaftar di FDA.

Konon wanita Mesopotamia menghancurkan perhiasan yang berharga dan memakainya di bibir.
Sejak itu, lipstik terbuat dari berbagai macam hal. Mulai dari kumbang merah hingga sisik ikan.

Kulit pucat merupakan hal yang diinginkan oleh wanita di abad ke-15. Jika tidak terlahir dengan kulit pucat, mereka akan melakukan segala cara.
Mulai dari memakai lintah hingga mengeluarkan darah, dimana mereka memakainya untuk mencegah penyakit.
Bahkan, beberapa wanita menggunakan sebuah produk yang menyebabkan kerontokan dan kematian pada beberapa kasus.
Pada tahun 20-an, kulit desainer Coco Chanel tidak sengaja terbakar akibat paparan sinar matahari ketika mengunjungi French Riviera.
Ketika pulang, ternyata kulitnya sudah menggelap. Fansnya mencoba untuk meniru dan berharap bisa hidup mewah seperti dirinya.

Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya