Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Festival Lampion Di Borobudur (Foto: Agoda)
Dream - Pelepasan lampion kertas ke udara di area sekitar Candi Borobudur menjadi tradisi yang paling ditunggu dalam perayaan Waisak. Festival lampion memang selalu menyedot perhatian wisatawan, bukan hanya karena keindahannya namun juga suasananya yang menyatukan semua orang dalam sebuah kedamaian yang khusyuk.
Selain di Indonesia, sejumlah negara di Asia juga memiliki festival lampion yang tak kalah indahnya. Agoda merekomendasikan beberapa destinasi populer Asia yang wajib dikunjungi para traveler, khususnya saat festival lampion berlangsung.
1. Festival Hoi An, Vietnam
Festival lampion di Vietnam diadakan setiap bulan saat bulan purnama. Saat festival berlangsung, listrik di seluruh kota tua Hoi An dipadamkan dan lampu lalu lintas dialihkan, sehingga jalanan menjadi milik masyarakat pada hari tersebut. Selain lampion, ada juga tradisi melepas lilin pada kertas warna-warni berbentuk perahu. Untuk melengkapi pengalaman berkunjung ke Hoi An, Cashew Tree Bungalow adalah pilihan akomodasi unik berkonsep asri.

(Cashew Tree Bungalow/Foto: Agoda)
2. Festival Lampion Kue Bulan, Singapura
Festival kue bulan dalam perhitungan bulan ke-8 kalender China adalah untuk merayakan hasil panen berlimpah. Dirayakan saat puncak bulan purnama, festival ini cukup bermakna dengan acara berkumpulnya keluarga sambil makan kue bulan dan minum teh bersama. Hiasan lampion yang digantung di setiap rumah dan sudut jalan di semua kota pun menambah hangat suasana.
Tak perlu jauh-jauh ke negeri Tirai Bambu untuk ikut menikmati kemeriahannya, karena festival ini dirayakan di hampir seluruh area Pecinan di dunia. Yang terdekat adalah Singapura. Untuk bisa menikmati festival lampion ini, The Scarlet Singapore yang berlokasi di area Pecinan merupakan pilihan tepat.

(Chinatown Singapura/Foto: Agoda)
3. Perayaan Diwali, India
Diwali, yang dirayakan umat Hindu di India, menandai kemenangan kebaikan atas kejahatan. Pada perayaan ini, akan ada cahaya Diyas (lampu bumi) dan Pooja (ritual pemujaan) untuk mengundang kebaikan, kekayaan dan kesehatan dalam kehidupan. Saat malam hari, gemerlap cahaya lampion Diwali bisa dilihat menghiasi jendela setiap rumah. Sementara suara letupan petasan menambah meriah suasana.
Tempat terbaik untuk menikmati Diwali adalah kota Jaipur di Rajasthan. Umaid Bhawan yang menampilkan arsitektur khas Rajput adalah salah satu pilihan akomodasi cantik dengan harga terjangkau.

(Umaid Bhawan/Foto: Agoda)
4. Seoul Lantern Festival, Korea Selatan
Ratusan lampion raksasa kreasi seniman lokal bergantungan di sepanjang jalan distrik Cheonggyecheon di jantung ibukota Seoul pada piawai tahunan yang digelar tiap Jumat pertama hingga Minggu ketiga November. Pengunjung bisa ikut menuliskan harapan di lampion kertas yang akan dilepas ke angkasa. Pilihan akomodasi ideal adalah hotel butik trendi L7 Myeongdong di distrik Cheonggyecheon.
5. Festival Loy Krathong, Thailand
Loy Krathong (Festival Cahaya) di Thailand identik dengan upacara sesaji di danau atau sungai, serta melepas lampion. Pelepasan krathong (lampion) ke sungai menyimbolkan pembersihan diri dari segala hal buruk dan berharap kebaikan serta keberuntungan di masa depan. Pusat keramaian ada dermaga Phra Athit tepi sungai Chao Praya, kota Bangkok. Agoda merekomendasikan Navalai River Resort bagi yang ingin menyaksikan festival ini dari dekat.
6. Festival Lampion Nagasaki, Jepang
Awalnya diperingati sebagai perayaan tahun baru Cina, festival ini menjelma menjadi Festival Nagasaki di tahun ‘90-an dan digelar 15 hari pertama setelah pergantian tahun baru. Pusatnya di area Pecinan kota Nagasaki, dimana terdapat lebih dari 15.000 lampion kertas warna warni. Warga juga dapat menikmati kembang api, tarian naga, upacara tradisional dan beragam seni acrobat Cina. Agoda merekomendasikan Nagasaki Koyotei Hotel agar suasana kental Jepang terasa saat Anda berkunjung.

(Hotel Nagasaki/Foto: Agoda)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya