Sabtu, 17 Oktober 2026 Cari

7 Stimulasi Penting Agar Si Kecil Lancar Bicara

Reporter : Mutia Nugraheni
Selasa, 14 Maret 2017 10:04
7 Stimulasi Penting Agar Si Kecil Lancar Bicara
Anak akan banyak belajar mengucapkan kata-kata yang benar dan mendapatkan kosakata baru dari orang-orang di sekitarnya.

Dream - Mungkin buah hati sudah mengatakan kata-kata pertamanya seperti " mama" atau " papa" . Tapi sebagai orangtua, Anda pastinya ingin membantu anak agar berbicaranya semakin lancar dan jelas.

Stimulasi memang penting dilakukan setiap hari. Anak akan banyak belajar mengucapkan kata-kata yang benar dan mendapatkan kosakata baru dari orang-orang di sekitarnya. Terutama di
lingkungan rumah. Untuk itu lakukan stimulasi berikut secara terus-menerus pada si kecil yang sedang belajar bicara.

Berbaring di lantai
Berbaringlah sehingga Anda sejajar dengan anak Anda ketika berbicara. Saat berbicara, usahakan agar pelan-pelan dan dengan tenang.

Ikuti kesukaan anak
Apakah anak Anda suka hewan, warna atau buah-buahan? Cobalah berbicara " mooo" pada anak jika mencoba mengajarkannya suara sapi. Jika dia menyukai Elmo, bicarakanlah tentang
Elmo.

Variasikan intonasi
Anda tidak perlu bersuara aneh, tapi variasikan suara dan nada. Hal ini untuk membantu anak memahami perbedaan kata, frasa, dan makna. Ucapkan dengan kata yang jelas tak perlu
dibuat cadel.

Interpretasikan
" Ini" dan " itu" mungkin sudah biasa ketika kita berbicara dengan orang dewasa, tapi untuk anak kecil harus lebih spesifik. Ketika ia menunjuk pensil, katakan " Adik ingin pensil?" ketimbang
" Sini nanti mama berikan" .

Berbicara sesuai umurnya
Mungkin Anda pernah berbicara dengan anak menggunakan narasi tentang apa yang sedang Anda lakukan seperti " Mama sedang sangat lelah seharian di kantor sekarang lagi duduk
istirahat di sofa dan minum segelas anggur" , lebih baik Anda menyingkatnya seperti " sedang ingin duduk" jika ingin si kecil mengerti dan meniru Anda.

Meniru
Jika anak Anda mengatakan sesuatu yang salah misalnya " pencil," perbaiki dengan pelan dan tepat " iya, pensil."

Hindari pertanyaan dengan jawaban ya/tidak
Ketika bertanya, hindari pertanyaan yang memiliki satu jawaban seperti " Kamu mau apel?" . Tapi berikan pertanyaan yang memberikan banyak pilihan, " Kamu mau apel atau pisang?" Lalu
tunggu si kecil menjawab pertanyaan Anda.

 

Laporan Gemma Fitri Purbaya


Sumber: Pure Wow

 

 

Beri Komentar