6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Rumah Batak Terapung (Foto: Facebook/Kementerian Pariwisata)
Dream - Berwisata mengelilingi Danau Toba dan Pulau Samosir kini semakin mudah dengan hadirnya kapal wisata Samosir. Kapal wisata yang berkonsep Rumah Batak Terapung dan mampu menampung 62 penumpang ini mulai berlayar perdana di kawasan Parapat pada 31 Desember 2017 lalu dengan membawa wisatawan menikmati keindahan Danau Toba.
Kapal yang resmi diluncurkan oleh Bupati Samosir, Rapidin Simbolon ini memiliki 62 tempat duduk portable, dengan 2 unit toilet. Tak hanya itu, kapal ini juga memiliki sound system canggih, ruang meeting dengan dilengkapi LCD, genset power supply, alat navigasi GPS, pelampung, minibar dan balkon foto.

Menurut Rapidin Simbolon kapal ini nantinya akan semakin meningkatkan wisatawan mancanegara. " Ini menjadi aset kami untuk semakin meningkatkan kunjungan wisatawan ke Danau Toba. Dengan adanya kapal wisata ini, wisatawan akan semakin mudah berkeliling Danau Toba dan Pulau Samosir," ujar Rapidin, dikutip dari keterangan pers tertulis, Kamis 11 Januari 2018.
Menurutnya, kapal ini menghabiskan biaya Rp2,3 miliar dan dibuat dari kayu ingul, meranti, dan jior. Memiliki panjang 21,5 meter, lebar 7,5 meter, dan tinggi 9 meter.

Dinas Pariwisata Samosir mendapatkan ide kapal ini dengan mengadopsi hal yang sama dari objek wisata di China. Diharapkan, dengan adanya kapal ini bisa mempertahankan budaya, sekaligus menarik wisatawan lebih banyak lagi.
Sumatera Utara memang menjadi salah satu provinsi yang banyak menawarkan pesona wisata maupun kulinernya. Tak hanya terkenal dengan duriannya yang menggugah selera, Sumatera Utara juga terkenal akan kecantikan Danau Toba yang mempesona.
Danau yang terbentuk akibat letusan gunung itu memiliki panjang sekitar 100 km, dengan lebar 30 km dan kedalaman hingga 505 meter. Di tengah danau, kita bisa menemukan sebuah pulau vuklanik yang dikenal dengan Pulau Samosir.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik adanya kapal wisata dengan konsep Rumah Batak Terapung ini. Selain bentuk kapalnya yang unik menggambarkan kekhasan daerah setempat, kapal ini juga akan menjadi daya tarik wisatawan mancanegara.
" Ide ini sangat cemerlang dengan menampilkan kapal unik dengan khas budaya setempat. Ini tentu akan menarik perhatian wisatawan mancanegara. Kini tinggal bagaimana mempromosikannya," kata Arief Yahya.
Ditambahkannya, setiap daerah memiliki kekhasan seni budaya, termasuk tempat tinggal. Masing-masing memiliki keunikan yang bisa menjadi promosi wisata. " Indonesia itu kaya akan budaya, dan ini menjadi modal kita dalam mengembangkan industri pariwisata," tandas Menpar.

(Sumber: Kementerian Pariwisata)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
