Sabtu, 17 Oktober 2026 Cari

Aman Berkendara Bersama Buah Hati

Reporter : Mutia Nugraheni
Senin, 13 Maret 2017 20:02
Aman Berkendara Bersama Buah Hati
Aspek keamanan adalah yang utama, karena nyawa jadi taruhannya.

Dream - Berdua saja dengan si kecil dalam mobil sementara ibu atau ayah menyetir bagi sebagian orangtua adalah hal biasa. Tapi ada juga masih takut untuk membawa anak berdua saja dalam mobil tanpa ada yang mendampingi.

Kepraktisan dan lebih efisien serta hemat waktu jadi alasan orangtua untuk berkendara bersama anak berdua saja. Sebenarnya tak perlu ada yang dikhwatirkan jika sudah terbiasa dengan anak. Aspek keamanan tentu jadi yang utama.

SafeKids Indonesia, komunitas yang peduli dengan keselamatan anak-anak baik di rumah maupun saat berkendara, mengungkap hal-hal apa saja yang harus diperhatikan ketika berkendara bersama anak. Tentunya hal ini demi keselamatan anak dan dan pengemudi.

Tempat duduk aman dan nyaman
Sebelum berkendara, pastikan anak anda mendapatkan tempat duduk yang aman dengan seatbelt yang terpasang. Jika anak masih di bawah umur atau tingginya belum mencapai 150cm, sediakan car seat. Jika rem mendadak, belokan terlalu tajam atau hal lain, anak bisa terlindungi dengan busa dan pelindung di car seat.

 

" Mungkin masih banyak yang belum menyadarinya ya, carseat itu penting banget untuk melindungi anak selama perjalanan," ujar Zaneth dari Safekids Indonesia, beberapa waktu lalu.

Tidak boleh membuka ponsel ketika menyetir
Mengendarai mobil sambil melihat ponsel lebih berbahaya dari mengendarai mobil dalam pengaruh minuman beralkohol. Ketika ingin menjawab panggilan telepon yang penting, berhentilah sebentar di tepi jalan.

Fokus pengemudi akan hilang jika melihat ponsel. Hilang fokus sedetik saja, nyawa adalah taruhannya.

Jangan biarkan anak tidur di mobil dengan kasur
Mungkin beberapa orang tua ingin anaknya merasa nyaman, apalagi jika perjalanan jauh yang memakan waktu hingga berjam-jam. Namun, harus tetap di perhatikan keselamatan anak. Biarkan anak tidur di tempat duduknya dengan seatbelt yang masih terpasang.

" Harus tetep terlindungi ya. Kalaupun tidur di tempat duduk juga harus tetap dipakai (seatbelt), kan tempat duduk di desain untuk duduk bukan untuk tidur" kata Zaneth.


Laporan Awalendi Ema Pajarini

 

Beri Komentar