Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Aromaterapi (Foto: Shutterstock)
Dream - Minyak esensial atau aromaterapi kini sedang naik daun, terutama di kalangan ibu hamil. Biasanya digunakan untuk mengatasi keluhan kesehatan ringan dan dipercaya lebih alami dan efektif dibanding obat-obatan.
Apalagi ibu hamil tak boleh sembarangan minum obat karena khawatir bisa berdampak negatif pada janin. Untuk penggunaan minyak esensial pada ibu hamil memang diperbolehkan, selama
tidak berlebihan dan membahayakan janin.
Jika Sahabat Dream saat ini sedang hamil dan ingin menggunakan minyak esensial, bisa berkonsultasi dulu dengan dokter. Terutama jika kehamilan termasuk berisiko tinggi. Selain itu, ikuti panduan berikut:
- Lihat reaksi kulit
Jangan langsung mengoleskan ke kulit, tes dulu reaksinya. Teteskan sedikit di punggung tangan lalu diamkan selama beberapa jam. Jika muncul kemerahan, gatal atau panas, berarti ada efek alergi. Tentunya pemakaian harus dihentikan. Saat hamil memang kulit jadi lebih sensitif, jadi harus hati-hati.
- Batasi jika menggunakan alat penguap
Ada minyak esensial yang dibakar atau menggunakan alat tertentu dan menimbulkan uap. Uap tersebut dihirup dan bisa menimbulkan efek rileks. Bagi ibu hamil ini juga harus hati-hati. Jangan terlalu lama, tak lebih dari 15 menit dan pastikan ruangan tak tertutup rapat tapi menyebar.
Dalam memilih aromaterapi juga harus lebih selektif. Ada aromaterapi yang aman digunakan untuk ibu hamil, yaitu neroli, roman chamomile, lavender, ylang-ylang, rose, jasmine dan tangerine. Ketahui juga aromaterapi yang harus dihindari saat hamil yaitu rosemary, basil, sage, juniper, thyme, pennyroyal, oregano dan peppermint.
Laporan Ferra Ferdiana
Sumber: What to Expect
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?