Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Voice Over Talent Bimo Kusumo Dan Putri Saud (Foto: Instagram @putri.saud)
Dream - Jika mendengar suara Voice Over Talent atau pengisi suara di beberapa iklan, dokumenter maupun konten lainnya, rasanya sangat indah dan jernih. Menjadi Voice Over Talent pun bukanlah hal mudah.
Butuh teknik khusus untuk menjadi Voice Over Talent. Banyak juga mengira bahwa hanya orang yang memiliki karakter suara tertentu yang bisa menjalani profesi tersebut.
Padahal, menurut Voice Over Talent, Putri Saud, berbagai karakter suara dapat menjalaninya.
“ Suara bagus tuh, bukan jadi hal terpenting. Sebenarnya, kemauan untuk belajar tekniknya (yang penting). Kalau suara, bisa dilatih,” kata Putir dalam acara Ngobras (Ngobrol Santai Siang-siang) di via Instagram Live @dreamcoid di Jakarta, Selasa kemarin.
Video Putri Saud sempat viral karena menirukan suara awak kabin maskapai Garuda Indonesia. Bagi Putri ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menjadi pengisi suara.

Sangat banyak teknik yang bisa dipelajari. Mulai dari intonasi, pemenggalan serta penekanan kata, artikulasi dan masih banyak lagi. Intonasi tiap bahasa pun bisa berbeda-beda.
“ Kalau bahasa Indonesia lebih bisa diutak-atik. Sedangkan, bahasa Inggris lebih flat gitu, intonasinya”. Putri mengungkapkan bahwa profesi tersebut sama saja dengan akting. Hanya saja, yang direkam cuma suara.
“ Kalau disuruh enerjik, kita harus enerjik. It’s voice acting. Benar-benar acting, tapi yang direkam hanya suaranya saja,” jelasnya. Sebagian orang memiliki aksen ketika berbicara. Aksen tersebut seringkali terbawa ketika berbicara dengan bahasa lain.
Untuk mengatasi hal ini, Putri menyarankan agar memberikan ‘transisi’ bahasa. Terutama, ketika ingin beralih dari aksen bahasa daerah ke bahasa asing.
“ Harus sering latihan. Misalnya, ngomong dalam bahasa Indonesia, tapi aksennya netral saja dulu. Kalau dari aksen Jawa langsung ke Inggris langkahnya besar banget. Jadi menurutku, harus dinetralisir dulu aksen Jawanya,” tuturnya.
Stamina juga sangat penting untuk menjalani profesi ini. Suara akan mudah berubah ketika sedang flu atau kelelahan. Ketika memulai berkarir dan membutuhkan portofolio, kamu memerlukan alat yang cukup memadai.
Menurut mahasiswi lulusan LSPR Jakarta ini, tidak perlu modal yang besar untuk membeli peralatan bagi pemula.
“ Kalau pemula, nggak usah beli yang mahal. Kan, ada alat rekam yang murah. Semakin berpengalaman, pasti ngikutin tuh, alat-alatnya,” ujarnya.
Beberapa alat yang harus dibeli di antaranya adalah microphone, soundcard serta aplikasi untuk menyunting rekaman suaramu. Jika berhasil mendapatkan klien yang meminta untuk menjadi Voice Over Talent, kamu bisa mulai mencari tahu seputar rate card.
Biasanya, permintaan voice over berbahasa Inggris akan lebih mahal dibandingkan Indonesia. “ Karena, kalau bahasa Indonesia, banyak di sini yang bisa dan jauh lebih bagus. Tekniknya lebih oke”.
Beberapa konten yang ditawarkan pun bisa dihitung per menit. “ Misalnya, untuk isi dokumenter dibayarnya 15 menit dikali Rp1 juta. Ya sudah, Rp15 juta (totalnya),” tutupnya.
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam