Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Seaplane Mulai Beroperasi Di Indonesia (Foto: Facebook/Kemenpar)
Dream - Kabar baik datang dari Bandara Hang Nadim Batam, Minggu 28 Januari 2018, kemarin. Setelah menunggu 1,5 tahun, Seaplane yang nantinya akan mengangkut wisatawan mancanegara itu dipastikan mulai beroperasi dari Batam menuju salah satu destinasi pariwisata tersohor, Pulau Bawah Resort di Provinsi Kepulauan Riau.
Kepastian tersebut diungkapkan oleh Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Indroyono Soesilo. Seaplane Pesawat Amphibi jenis Viking Twin Otter-400 dengan kode pesawat DHC-400 sudah " nangkring" dan akan segera membawa wisatawan ke Pulau Bawah Resort dari Bandara Hang Nadim, Batam.
" Kami sangat bersyukur. Seaplane akhirnya beroperasi. Seaplane ini baru beroperasi bukan karena pesawat tidak siap, bukan juga karena pilotnya tidak mampu, bukan juga karena wismannya tidak ada, namun karena masalah perizinan. Dan akhirnya, Seaplane pertama kali untuk berwisata sudah lahir di awal Januari 2018 ini. Alhamdulillah," kata Indroyono, dikutip dari keterangan pers tertulis, Senin 29 Januari 2018.

Lebih lanjut ia mengatakan, karena ini pertama kalinya Seaplane untuk pariwisata di Indonesia maka penerbangan tersebut harus ada sertifikat pesawat khusus dan harus terregistrasi PK (Indonesia). " Bukan itu saja, pesawat ini bisa terbang juga karena pilotnya harus memilki izin khusus mendarat di darat dan di air. Lalu bandara di air juga harus memenuhi persyaratan dan izin pihak-pihak yang kompeten dan terkait," bebernya.
Mulai terbangnya Seaplane ini juga merupakan bagian sejarah. Pasalnya, imbuh Indroyono, Seaplane tersebut merupakan pengalaman pertama untuk semua kementerian karena menyangkut berbagai lini termasuk asuransi wisatawan dan sebagainya.

" Goalnya dari pariwisata adalah, bahwa Resort Pulau Bawah Kepulauan Riau ini kini sudah bisa didatangi wisatawan High-End tourists dari Eropa dan Rusia menuju Pulau Bawah Resort untuk 3 malam, termasuk penerbangan Singapura menuju Batam-Pulau Bawah pulang pergi. Ini kabar gembira bagi pariwisata Indonesia," katanya.
Indroyono juga menyampaikan permohonan dukungannya untuk kelancaran Seaplane project berikutnya yang akan menyasar pembangunan resort di Pulau Widi, Maluku Utara, dengan secepat-cepatnya.
" Semua perizinannya tinggal replikasi saja. Sebagai negara kepulauan, Indonesia perlu meniru Maldives dalam penggunaan Seaplanes. Dirut PT Dirgantara Indonesia, Elfien Goentoro juga menyatakan bahwa modifikasi pesawat N-219 Nurtanio buatan PT DI menjadi Seaplanes akan dimulai tahun ini. Semoga semua bisa berjalan dengan baik," ujarnya.

(Sumber: Kementerian Pariwisata)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya