Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Foto: Shania Suha Marwan
Dream - Jerawat menjadi salah satu permasalahan kulit yang sangat umum. Biasanya muncul di awal masa pubertas, masalah bintik merah menyebalkan ini juga bisa dialami orang dewasa.
Kemunculan jerawat pada orang dewasa bisa dialami mereka yang sudah berusia di atas 25 tahun. Bagian tubuh yang diserang umumnya sekitar U-zone atau pipi, dagu dan leher.
Sebanyak 46 persen masyarakat di Indonesia memiliki masalah kulit berjerawat. Permasalahan satu ini dapat membuat ra percaya diri seseorang berkurang.
Dr. Fitria Agustina, SpKK, FINSDV, FAADV, Dermato Venereologist, dalam acara Konferensi Press La Roche Posay, Jakarta, 13 Juli 2022 menjelaskan bahwa jerawat dapat berpengaruh terhadap kualitas hidup seseorang.
Jerawat yang tidak ditangani dengan cara yang tepat dapat menyebabkan proses penyembuhan berlangsung lama dan lambat laun menyebabkan tingkat kepercayaan diri menurun.
Cara paling utama yang dapat kamu lakukan untuk mengatasi jerawat di wajah adalah menganalisa terlebih dahulu permasalahan yang dimiliki.
“ Langkah yang paling penting adalah analisa kulit yang akurat untuk diagnosis jerawat yang tepat sehingga dapat ditentukan tingkat keparahan jerawat dan terapi yang paling sesuai,” ungkap Dr. Fitria.
Masalah kuit yang biasanya muncul setelah permasalahan jerawat adalah bekas luka yang dalam dan sulit untuk dihilangkan. Masalah ini dapat diatasi dengan menjalani terapi jerawat dengan tepat dan cepat untuk mengurangi risiko terjadinya acne scar.
Diungkapkan Fitria, kendala lain yang dialami masyarakat Indonesia dalam mengatasi jerawat adalah sulitnya akses ke dermatolog. Alhasil banyak yang mencari jalan singkat dengan mencari jawaban dari internet yang sayangnya membuat risiko penanganan jerawat yang keliru bisa terjadi.
Kesulitan inilah yang coba diatasi La Roche Posay dengan memperkenalkan Effaclar Spotscan. Brand baru masuk pasar Indonesia tahun lalu ini ingin menunjukan komitmennya dengan menghadirkan teknologi berbasis advanced artificial intelligence yang dikembangkan dermatologi dunia agar memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi.
Teknologi Effaclar Spotscan ini membantu memberikan informasi dalam menganalisa tingkat keparahan jerawat yang dimiliki. Dengan menggunakan evaluasi GEA (Global Evaluation of Acne) yang merupakan skala evaluasi global untuk mengukur tingkat keparahan jerawat, pasien dapat memeriksa secara gratis jumlah jerawat, komedo, dan bekas jerawat yang dimilikinya.
Pasien juga akan diarahkan untuk melakukan konsultasi dengan dermatologis dan rekomendasi produk perawatan yang sesuai dengan kebutuhan kulit serta tips yang sesuai.
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes