Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Ilustrasi (Sumber: Abcnews.go.com)
Dream - Berlibur seharusnya menjadi sarana bagi seseorang agar menjadi lebih rileks. Tapi pada kenyataannya, banyak orang yang justru merasakan stres dan cemas luar biasa selama dalam perjalanan.
Berbagai masalah kadang timbul tanpa diduga-duga. Penundaan penerbangan, kehilangan tas di bagasi bahkan kemacetan lalu lintas di daerah kita berlibur dapat memicu keresahan berkepanjangan.
Tanpa berpikir panjang, banyak travek berusaha meredakan situasi ini dengan mengonsumsi obat penenang. Harapannya, agar kecemasan menghilang sedikit menenangkan diri selama masa stres.
Ternyata, keputusan ini menjadi bumerang bagi kesehatan Anda. Dalam beberapa kasus, obat penenang benzodiazepin seperti ativan, klonopin dan xanax memang dapat membantu mengurangi kecemasan. Namun obat-obatan ini menjadi berbahaya apabila dikonsumsi tanpa resep dokter yang tepat.
Bagi orang-orang yang suka mengonsumsi pil ini selama dalam penerbangan atau saat liburan dapat menyebabkan efek samping seperti zat adiktif.
Selain itu, obat ini juga membuat orang menjadi sangat ngantuk. Serta jantung berdebar setelah turun dari pesawat. Jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, pemakainya dapat merasakan kecanduan setelah liburan berakhir.
Kemudian, apabila konsumsi obat-obatan akan dihentikan dapat menimbulkan masalah baru seperti insomnia, kejang otot, masalah lambung dan depresi pasca liburan.
Secara garis besar, obat ini dapat menyebabkan efek samping seperti rasa lelah yang berlebihan, kehilangan memori dan penurunan konsentrasi. Jadi, sebaiknya Anda mulai lebih waspada dalam merencanakan liburan ke tempat yang jauh agar kelak tidak memicu masalah
(Sumber: Foxnews.com)
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?