Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
MUFFEST Surabaya 2021 Foto:Istimewa
Dream - Pandemi Covid-19 memberikan dampak pada banyak industri di Indonesia. Tak hanya kesehatan dan ekonomi, industri fashion juga terkena dampak pandemi yang sudah berlangsung lebih dari setahun ini.
Untuk membangkitkan kembali geliat industri fashion khususnya pada beberapa daerah di Indonesia, pagelaran Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2021 hadir kembali di Surabaya.
Ali Charisma, National Chairman Indonesian Fashion Chamber, mengungkapkan MUFFEST tahun ini ditargetkan untuk membangun industri fashion bukan hanya di ibukota Jakarta, tetapi juga daerah-daerah potensial lainnya.
" Kami sadar bahwa kami perlu bergandeng tangan, bergerak bersama dengan menyesuaikan perubahan kondisi sekarang sehingga industri fashion di Indonesia mulai menggeliat lagi," ujar Ali dalam konferensi Pers MUFFEST Surabaya, 2 April 2021.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, juga memberikan dukungan terhadap pameran serta fashion show busana Muslim yang diadakan di Surabaya tahun ini. Khofifah mengatakan kegiatan yang mendukung Usaha Kecil Menengah (UKM) sektor fashion Muslim ini sejalan dengan komitmen pemerintah Jawa Timur untuk memfasilitasi keberlangsungan UKM yang ada.
" Pemerintah Jatim sangat mendukung penyelenggaraan kegiatan ini dan berterima kasih kepada IFC dan Dyandra yang telah memprakarsai untuk memulai kembali menggerakkan ekonomi kreatif, khususnya bidang fashion," tutur Gubernur yang pernah menjabat sebagai Menteri Sosial ini dalam kesempatan yang sama.

Kehadiran MUFFEST di Surabaya disambut antusias oleh pelaku industri fashion muslim yang berbasis di Jawa Timur. Melalui acara ini, para pelaku kreatif dan usaha berharap dapat menggiatkan kembali pasar busana muslim di tanah air khususnya momen yang potensial menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.
" Menjelang Ramadan adalah waktu yang tepat, karena biasanya ini puncak bisnis Muslim fashion. Mudah-mudahan dengan MUFFEST datang ke daerah-daerah akan memudahkan pelaku usaha untuk berjualan dan konsumen untuk berbelanja," tambah desainer fashion, Yeti Topiah.
Tidak hanya menampilkan pameran fashion serta pagelaran fashion show, acara yang berlangsung dari tanggal 1 sampai 11 April 2021 di Pakuwon Mall Surabaya ini juga mengadakan seminar 'The New Beginning Trend Fashion 2021/2022" , serta talkshow inspiratif berjudul 'Zero Waste Fashion dan Hijab Creation'
Selain itu MUFFEST kali ini menampilkan bincang tentang Bisnis Kebaya dengan desainer Lenny Agustin, serta tips styling Sarung yang diadakan oleh IFC Community.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya