Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Lantai Basalt (Foto: Shutterstock)
Dream - Keramik jadi pilihan banyak orang untuk lantai. Variasi yang beragam, harga terjangkau serta mudah didapat jadi alasannya. Keramik tapi kadang bernuansa membosankan, dingin dan kaku jika tidak dipadukan dengan dekorasi yang seru.
Ada alternatif lain yang bisa jadi pertimbangan saat memilih jenis material untuk lantai, yaitu basalt. Berwarna gelap, bernuansa alam, cocok bagi Sahabat Dream yang suka dengan gaya rumah natural.
Basalt juga dikenal sebagai sebagai batu lava dan merupakan batuan alami. Berasal dari lava yang merembes di atas permukaan bumi dan dengan cepat mendingin. Hasilnya berupa bebatuan yang keras dan padat.
© Matthew Millman via House Beautiful
Material yang dihasilkan umumnya berwarna abu-abu gelap hingga hitam. Ada yang bertekstur atau pun halus, tergantung pada kondisi apa batu tersebut terbentuk.
Catherine Kwong, seorang konsultan interior, merekomendasikan material ini untuk rumah-rumah di Asia.
" Tampilan visualnya sangat menarik, membuat kesan dramatis. Bisa juga memadukannya dengan material lantai yang lain," ungkapnya, seperti dikutip dari House Beautiful.
© Matthew Millman via House Beautiful
Basalt juga sangat tahan lama, dan bisa digunakan baik di dalam maupun di luar ruangan. Material ini cukup tahan terhadap matahari dan hujan yang ekstrem.
" Kelebihan lainnya, lantai tetap sejuk di kondisi panas khas negara tropis," kata Kwong.
Tampaknya basalt layak dipertimbangkan untuk material lantai di rumah, Sahabat Dream!
Sumber: House Beautiful
© shutterstock.com
Dream - Penggunaan lantai teraso kini kembali banyak diminati. Terutama di rumah yang memiliki sentuhan desain retro modern dan hangat. Apalagi kini motifnya sudah banyak pilihan dan kekinian.
Bagi Sahabat Dream yang sedang ingin mengganti lantai rumah, mencari permukaan yang lebih hangat daripada marmer dan lebih menarik daripada ubin keramik, teraso merupakan pilihan tepat. Teraso sempat kalah populer dibandingkan ubin keramik.
Keramik dianggap bisa menonjolkan kesan mewah dan bersih dalam rumah, namun justru membuat rumah berkesan dingin. Sementara teraso justru menonjolkan kesan hangat dalam rumah. Sangat cocok untuk lantai dan ubin di kamar mandi, serta dapur.
Pertimbangkanlah teraso untuk dipasang di rumah. Ada tiga alasan mengapa teraso harus selalu jadi pilihan.
Ramah lingkungan
Teraso dianggap sebagai salah satu material yang paling berkelanjutan dan ramah lingkungan. Ini biasanya terbuat dari campuran kaca daur ulang dan agregat alami seperti marmer, granit dan kuarsa, yang memberikan tampilan berbintik-bintik yang unik.
Campurannya kemudin disatukan oleh resin atau dasar beton. Setelah itu diasah, atau di-blaster tergantung pada hasil akhir.
© shutterstock.com
Teraso sangat tahan lama dan lebih tahan dari material lantai lainnya. Memang, tidak semua teraso dibuat sama. Teraso yang murah dan diproduksi secara massal biasanya lebih rapuh, memiliki banyak rongga dan mudah berubah warna. Untuk itu cari teraso yang berkualitas dan sesuai dengan kondisi serta cuaca sekitar tempat tinggal.
© shutterstock.com
Selain daya tahannya, ubin teraso juga tahan air dan panas serta mudah dipotong sehingga mudah digunakan. Bukan hanya sebagai lantai tapi juga berbagai sudut di rumah, seperti backsplash di dapur, kamar mandi atau di luar ruangan.
Sumber: Homes to Love
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya